Sinopsis Film Lift Siap, Hadirkan Teror Psikologis Intens di Ruang Sempit

Tim Teaterdotco - Minggu, 11 Januari 2026 08:27 WIB
Sinopsis Film Lift Siap, Hadirkan Teror Psikologis Intens di Ruang Sempit

Film thriller psikologis berjudul Lift siap meramaikan layar bioskop Indonesia pada 26 Februari 2026. Karya debut sutradara Randy Chans ini menawarkan pengalaman menonton yang berbeda dengan mengandalkan ruang terbatas sebagai sumber utama ketegangan. Diproduksi oleh Trois Films bersama Maxima Pictures, Lift menempatkan penonton dalam situasi mencekam yang nyaris tanpa jalan keluar, baik secara fisik maupun emosional.

Teror Psikologis di Balik Pintu Lift

Cerita Lift berangkat dari tragedi kecelakaan lift di gedung milik PT Jamsa Land yang terjadi enam tahun silam dan menewaskan banyak orang. Teror kembali muncul ketika Linda, staf humas perusahaan tersebut, mendadak terjebak sendirian di dalam lift kantor yang berhenti beroperasi tanpa sebab jelas. Kondisi semakin menegangkan saat Linda menerima komunikasi dari sosok misterius melalui interkom.

Ancaman demi ancaman dilontarkan, termasuk kabar bahwa anak Linda berada dalam bahaya. Dalam situasi terdesak, Linda dipaksa mengikuti serangkaian perintah berisiko tinggi yang perlahan menyeretnya pada rahasia kelam di balik tragedi masa lalu. Sekitar 70 persen alur cerita film ini berlangsung di dalam lift, menjadikannya ruang permainan hidup dan mati yang menekan psikologis penonton.

Shareefa Daanish dan Atmosfer Horor Psikologis

Salah satu daya tarik utama Lift adalah kehadiran Shareefa Daanish sebagai Doris, karakter yang menjadi sumber tekanan psikologis utama. Meski kemunculannya tidak selalu dominan, potongan adegan singkat yang menampilkan sosoknya efektif membangun rasa tidak aman dan paranoia. Pendekatan ini menegaskan bahwa Lift tidak mengandalkan kejutan visual semata, melainkan permainan emosi dan rasa cemas yang terus dipupuk.

Produser Ario Sagantoro menyebut film ini dirancang agar penonton ikut merasakan sensasi terjebak. Dengan ruang gerak yang sangat terbatas, kengerian dibangun dari dialog, ekspresi, dan konflik batin para karakter, bukan dari adegan horor konvensional.

Tantangan Akting di Ruang Sempit

Ismi Melinda yang memerankan Linda mengakui bahwa sebagian besar adegan di dalam lift menjadi tantangan tersendiri. Ia harus mengeksplorasi emosi secara intens agar penonton tetap terhubung dengan cerita meski latar sangat terbatas. Karakter Linda digambarkan sebagai sosok profesional yang harus menjaga citra perusahaan, sekaligus ibu tunggal yang berjuang melindungi anaknya.

Max Metino, yang berperan sebagai Anton, juga merasakan tekanan serupa. Karakternya sebagai influencer penuh intrik menjadi salah satu pemicu konflik di dalam lift. Untuk membangun chemistry dan ketegangan yang diinginkan, para pemain menjalani proses reading dan workshop hingga sebulan, bahkan dilakukan langsung di dalam lift.

Film Lift Raih 4 Nominasi Los Angeles Fantasy Fest 2025

Sebelum tayang di Indonesia, Lift telah masuk Official Selection Dubai City Film Festival 2025 dan meraih empat nominasi di Los Angeles Fantasy Fest 2025, termasuk kategori Best Feature Film. Prestasi ini memperkuat posisi Lift sebagai film lokal dengan pendekatan naratif yang berani.

Selain Ismi Melinda dan Shareefa Daanish, film ini dibintangi Verdi Solaiman, Alfie Alfandy, Max Metino, T. Rifnu Wikana, Tegar Satrya, Berliana Lovell, dan Luthi Saputra. Dengan konsep minimalis namun intens, Lift hadir sebagai pilihan tontonan yang menawarkan tekanan emosional dan drama psikologis yang menguras perasaan penonton.