Sebelum Dijemput Nenek
Comedy, Horror
Sinopsis Film Sebelum Dijemput Nenek
NENEK WAFAT DI HARI KERAMAT!
Setelah kepergiannya, Hestu dan Akbar sering didatangi arwah sang Nenek. Ternyata, nenek ingin ditemani salah satu dari mereka ke alam baka!
Menurut perhitungan Ki Mangun si dukun kocak yang teledor, mereka hanya punya waktu 7 hari mencari orang pengganti untuk nemenin nenek ke alam baka.
Dengan bantuan dari Kotrek pemuda emosian berprinsip pukul dulu tanya belakangan, dan Nisa seorang kembang desa yang “lugu”. Apakah Hestu dan Akbar bisa mendapatkan pengganti untuk menemani Nenek?
----
Hestu (Angga Yunanda) dan Akbar (Dodit Mulyanto) adalah saudara kembar. Hestu merantau ke kota, sementara Akbar tinggal di kampung bersama Nenek. Hubungan Hestu dengan keluarganya retak hingga ia bersumpah hanya akan pulang jika Nenek meninggal.
Ucapan jadi kenyataan. Nenek wafat tepat pada hari keramat, Sabtu Wage bulan 6 tanggal 6, jam 6.. Konon, siapa pun yang meninggal di hari itu akan gentayangan sampai ada yang menemaninya ke alam baka. Sejak saat itu, arwah Nenek memburu Hestu dan Akbar untuk ikut bersamanya.
Teror semakin menjadi-jadi, memaksa dua bersaudara ini mencari cara menghentikannya termasuk membuat kekacauan di desa demi mencari “pendamping” bagi Nenek di alam baka.
Mampukah mereka selamat dari jeratan arwah Nenek?
Pemeran Film Sebelum Dijemput Nenek
Film Sebelum Dijemput Nenek dibintang diantaranya Angga Yunanda, Dodit Mulyanto, Nopek Novian, Oki Rengga, Wavi Zihan.
Kapan Film Sebelum Dijemput Nenek Mulai Tayang?
Kapan Film Sebelum Dijemput Nenek mulai tayang di bioskop Indonesia? Film Sebelum Dijemput Nenek dijadwalkan akan tayang di bioskop-bioskop Indonesia pada 22 Januari 2026. Jadwal tayang film Sebelum Dijemput Nenek dapat berubah sewaktu waktu tanpa pemberitahuan.
Jadwal Tayang Film Sebelum Dijemput Nenek
Jadwal film Sebelum Dijemput Nenek di berbagai kota di Indonesia.
- Ambon
- Bali
- Balikpapan
- Bandung
- Bangka Belitung
- Banjar
- Banjarbaru
- Banjarmasin
- Banjarnegara
- Banyuwangi
- Batam
- Baubau
- Bekasi
- Bengkulu
- Blitar
- Bogor
- Bojonegoro
- Bondowoso
- Bone
- Bontang
- Cepu
- Ciamis
- Cianjur
- Cikarang
- Cilacap
- Cilegon
- Cirebon
- Demak
- Denpasar
- Depok
- Duri
- Garut
- Genteng
- Gorontalo
- Gresik
- Jajag
- Jakarta
- Jambi
- Jayapura
- Jember
- Jepara
- Jombang
- Karawang
- Kediri
- Kendal
- Kendari
- Kepanjen
- Ketapang
- Kisaran
- Kotabaru
- Kuala Kapuas
- Kudus
- Lamongan
- Lampung
- Lubuklinggau
- Lumajang
- Madiun
- Madura
- Makassar
- Malang
- Manado
- Mangkang
- Manokwari
- Mataram
- Medan
- Meirobie
- Mojokerto
- Nganjuk
- Ngawi
- Padang
- Palangkaraya
- Palembang
- Pangkal Pinang
- Pasuruan
- Pati
- Pekalongan
- Pekanbaru
- Pemalang
- Pematang Siantar
- Ponorogo
- Poso
- Prabumulih
- Purbalingga
- Purwakarta
- Purwodadi
- Purworejo
- Rangkasbitung
- Rantau Prapat
- Rembang
- Rokan Hilir
- Salatiga
- Samarinda
- Sampit
- Semarang
- Serang
- Sidoarjo
- Singkawang
- Solo
- Subang
- Sumedang
- Sumenep
- Surabaya
- Tabalong
- Tangerang
- Tanjung Pinang
- Tasikmalaya
- Tegal
- Temanggung
- Ternate
- Trenggalek
- Tuban
- Tulungagung
- Wajo
- Wonosari
- Wonosobo
- Yogyakarta
| IMDB | - |
|---|---|
| Sutradara | Fajar Martha Santosa |
| Penulis | Sandi Paputungan, Fajar Martha Santosa |
| Produksi | Rapi Films |
| Produser | Gope T. Samtani |