Salmokji: Whispering Water Tembus 139 Ribu Penonton di Hari Pertama, Kalahkan Debut Korea
Tim Teaterdotco - Minggu, 3 Mei 2026 10:30 WIB
Film horor Korea Salmokji: Whispering Water resmi debut di bioskop Indonesia pada Jumat, 1 Mei 2026. Tanpa butuh waktu lama, film ini langsung mencuri perhatian publik dan mencatatkan angka penonton yang impresif. Bahkan, capaian hari pertamanya di Indonesia berhasil melampaui performa saat film ini pertama kali dirilis di negara asalnya, Korea Selatan.
Momentum libur nasional Hari Buruh atau May Day tampaknya menjadi faktor penting dalam kesuksesan awal film ini. Banyak masyarakat memanfaatkan waktu luang untuk menonton di bioskop, dan Salmokji menjadi salah satu pilihan utama, terutama bagi pecinta film horor.
Raih Lebih dari 139 Ribu Penonton di Hari Pertama
Berdasarkan data dari Cinepoint yang diakses pada Sabtu, 2 Mei 2026, Salmokji berhasil mengumpulkan 139.601 penonton hanya dalam satu hari. Angka tersebut berasal dari total 4.082 jadwal penayangan di seluruh Indonesia.
Pencapaian ini tergolong sangat tinggi, terutama untuk film horor impor yang baru saja masuk ke pasar Indonesia. Antusiasme penonton terlihat merata di berbagai kota, menunjukkan bahwa daya tarik film ini tidak terbatas pada wilayah tertentu saja.
Sebagai perbandingan, saat tayang perdana di Korea Selatan pada 8 April 2026, Salmokji hanya mengumpulkan sekitar 89.912 penonton di hari pertama. Bahkan jika digabungkan dengan penayangan awal (pre-screening), totalnya mencapai 116.825 penonton, masih di bawah capaian di Indonesia.
Hal ini menegaskan bahwa pasar Indonesia memiliki respons yang sangat positif terhadap film tersebut.
Masuk Tiga Besar Box Office Harian
Pada hari perdananya, Salmokji langsung menempati posisi ketiga dalam daftar film terlaris harian di Indonesia. Film ini berada di bawah Ghost in the Cell dan Dilan ITB 1997, yang sebelumnya sudah lebih dulu tayang dan memiliki basis penonton kuat.
Meski berada di posisi ketiga, pencapaian ini tetap dianggap luar biasa mengingat statusnya sebagai pendatang baru. Dengan tren positif ini, bukan tidak mungkin Salmokji akan terus merangkak naik dalam beberapa hari ke depan.
Bukti Kuatnya Daya Tarik Horor Korea
Kesuksesan Salmokji juga memperkuat tren bahwa film horor Korea masih memiliki tempat spesial di hati penonton Indonesia. Genre ini dikenal mampu menghadirkan suasana mencekam dengan pendekatan cerita yang unik dan atmosfer yang kuat.
Ditambah lagi dengan momen libur panjang, minat masyarakat untuk menonton film di bioskop meningkat signifikan. Kombinasi ini menjadi formula yang tepat bagi Salmokji untuk meraih hasil maksimal di awal penayangannya.
Sinopsis Singkat: Teror di Waduk Terpencil
Salmokji mengangkat cerita tentang sekelompok kru film yang melakukan pengambilan gambar ulang di sebuah waduk terpencil. Mereka dikirim ke lokasi tersebut setelah rekaman sebelumnya dianggap rusak akibat distorsi visual misterius.
Dipimpin oleh karakter Soo-in, yang diperankan oleh Kim Hye-yoon, tim ini mulai mendokumentasikan ulang area sekitar. Namun, saat meninjau hasil rekaman, mereka menemukan sosok-sosok asing yang tidak seharusnya ada.
Penemuan tersebut menjadi awal dari rangkaian kejadian aneh dan mencekam yang mengancam keselamatan mereka.
Tayang di Indonesia dengan Rating D17+
Film ini hadir dengan klasifikasi usia D17+, yang berarti hanya diperuntukkan bagi penonton berusia 17 tahun ke atas. Sejak tayang pada 1 Mei 2026, Salmokji sudah dapat disaksikan di berbagai jaringan bioskop di Indonesia.
Dengan awal yang begitu kuat, film ini diprediksi masih akan terus menarik perhatian dalam beberapa hari ke depan. Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin Salmokji akan menjadi salah satu film horor Korea tersukses di Indonesia tahun ini.