Rilis Trailer, Dwayne Johnson Jadi Maui di Moana Live-Action
Tim Teaterdotco - Kamis, 26 Maret 2026 07:49 WIB
Film Moana kembali menjadi sorotan setelah Disney merilis trailer terbaru versi live-action yang dijadwalkan tayang pada 10 Juli 2026. Adaptasi dari film animasi sukses tahun 2016 ini langsung memicu antusiasme sekaligus perdebatan di kalangan penggemar.
Versi terbaru Moana menghadirkan aktris muda Catherine Lagaʻaia sebagai tokoh utama, ditemani oleh Dwayne Johnson yang kembali memerankan Maui. Meski visual film dipuji karena tetap setia pada nuansa aslinya, sejumlah perubahan justru menjadi bahan diskusi hangat di media sosial.
Penampilan Maui Jadi Sorotan Utama
Salah satu aspek yang paling banyak dibicarakan adalah penampilan Maui dalam versi live-action. Karakter demigod yang ikonik ini kini tampil dengan rambut keriting tebal, berbeda dari ciri khas kepala plontos yang identik dengan Dwayne Johnson.
Banyak penggemar menilai tampilan tersebut terasa “tidak pas”, meski secara desain berusaha mendekati versi animasi. Kritik pun beragam, mulai dari penggunaan wig yang dianggap kurang natural hingga perdebatan soal usia aktor yang dinilai tidak lagi merepresentasikan sosok Maui yang terlihat lebih muda dalam animasi.
Meski begitu, tidak sedikit pula yang tetap mengapresiasi usaha Disney menghadirkan karakter legendaris Polinesia ini ke dalam dunia nyata.
Perbedaan Signifikan dari Versi Animasi
Trailer Moana live-action juga menegaskan adanya sejumlah perbedaan mencolok dibandingkan versi animasinya. Selain Maui, karakter Moana sendiri mengalami perubahan visual, termasuk tekstur rambut dan ekspresi wajah yang tentu berbeda karena peralihan dari animasi ke manusia nyata.
Tak hanya itu, karakter hewan seperti Pua dan Heihei hingga makhluk seperti Tamatoa juga tampil dengan pendekatan yang lebih realistis. Bahkan, beberapa penggemar menilai versi live-action justru membuat elemen tertentu terasa lebih “serius” dan menegangkan dibandingkan versi animasi yang cenderung ringan.
Perubahan ini dinilai sebagai pedang bermata dua. Di satu sisi bisa mengecewakan penggemar lama, namun di sisi lain memberi alasan baru bagi penonton untuk kembali menyaksikan kisah Moana dengan pengalaman berbeda.
Cerita Tetap Ikonik, Petualangan Lebih Nyata
Secara garis besar, alur cerita Moana masih mengikuti kisah aslinya. Moana digambarkan sebagai gadis pemberani yang dipilih oleh lautan untuk menjalankan misi menyelamatkan pulau Motunui.
Dalam trailer, terlihat momen emosional antara Moana dan neneknya, Gramma Tala, yang mengungkap ancaman kegelapan di luar terumbu karang. Moana kemudian diminta menemukan Maui dan mengembalikan jantung Te Fiti demi menyelamatkan kaumnya.
Petualangan mereka di lautan tetap menjadi inti cerita, namun kini dikemas dengan visual yang lebih realistis dan intens, termasuk adegan badai serta aksi spektakuler Maui.
Alasan Disney Menghidupkan Kembali Moana
Sutradara Thomas Kail mengungkap bahwa remake Moana bukan sekadar proyek komersial. Ia ingin membawa budaya Kepulauan Pasifik ke audiens yang lebih luas melalui pendekatan live-action.
Menurutnya, versi ini juga memberikan nuansa berbeda, terutama dalam menghadirkan rasa bahaya dan petualangan yang lebih nyata saat diperankan oleh aktor manusia.
Keputusan ini juga didukung oleh kesuksesan besar franchise Moana, di mana film pertamanya meraih lebih dari 643 juta dolar secara global, sementara sekuelnya bahkan menembus angka miliaran dolar.
Antusiasme Tinggi, Nasib Masih Tanda Tanya
Meski trailer Moana sukses menarik perhatian, respons yang terbelah menunjukkan bahwa film ini masih menjadi tanda tanya besar. Perubahan desain karakter dan pendekatan visual bisa menjadi kekuatan sekaligus kelemahan.
Pada akhirnya, apakah Moana versi live-action mampu menyamai atau bahkan melampaui kesuksesan versi animasinya, akan terjawab saat film ini resmi tayang di bioskop.
Yang jelas, Moana kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu kisah Disney paling ikonik yang terus relevan dan menarik untuk dihidupkan kembali dalam berbagai bentuk.