Salmokji: Whispering Water Masih Kuasai Box Office Korea Selatan
Tim Teaterdotco - 3 jam yang lalu
Film horor Salmokji: Whispering Water kembali membuktikan daya tariknya di pasar domestik. Pada akhir pekan 24–26 April 2026, film ini masih bertahan di posisi puncak box office Korea Selatan, mengungguli deretan film baru maupun rilisan internasional.
Data dari Korean Film Council (KOFIC) melalui sistem KOBIS mencatat, “Salmokji: Whispering Water” meraih pendapatan sekitar 2,4 juta dolar AS dari lebih dari 343 ribu penonton selama tiga hari. Film ini menguasai hampir 40 persen pangsa pasar, angka yang cukup besar untuk ukuran persaingan saat ini.
Disutradarai oleh Lee Sang-min, film ini pertama kali tayang pada 8 April lalu. Hingga kini, total pendapatannya telah mencapai 13,9 juta dolar AS dengan jumlah penonton mendekati 2 juta orang. Ceritanya mengikuti kru kamera yang merekam kondisi jalan di sebuah waduk terpencil, namun justru terjebak dalam serangkaian kejadian supranatural yang mencekam.
Film Hollywood Masih Bertahan
Di posisi kedua, film fiksi ilmiah Project Hail Mary tetap menunjukkan performa stabil. Film yang dibintangi Ryan Gosling ini menambah pendapatan sekitar 1 juta dolar AS selama akhir pekan.
Secara total, film tersebut telah mengumpulkan 19,1 juta dolar AS dan hampir menyentuh angka 2,5 juta penonton di Korea Selatan.
Film Baru Mulai Mencuri Perhatian
Salah satu pendatang baru, Audition 109, langsung masuk tiga besar. Film drama remaja ini meraih 752 ribu dolar AS dari lebih dari 111 ribu penonton.
Film ini menjadi debut penyutradaraan bagi Jung Woo, yang juga ikut berperan bersama Jung Soo-jung dan Shin Seung-ho. Ceritanya cukup dekat dengan realitas, tentang seorang pemuda dari Busan yang merantau ke Seoul demi mengejar mimpi sebagai aktor, namun harus menghadapi kerasnya kehidupan ibu kota.
Sementara itu, film dokumenter Ran 12.3 menempati posisi keempat dengan pendapatan lebih dari 549 ribu dolar AS. Disutradarai Lee Myung-se, film ini mengangkat kembali peristiwa penting pada Desember 2024 melalui pendekatan visual yang kuat dan penggunaan musik.
Film Lama Masih Bertahan Kuat
Meski turun ke posisi kelima, The King’s Warden tetap menunjukkan performa luar biasa. Film ini kini telah ditonton lebih dari 16,7 juta orang, menjadikannya salah satu film terlaris sepanjang sejarah Korea Selatan. Total pendapatannya juga telah menembus 109 juta dolar AS.
Di posisi keenam, My Name menambah sekitar 176 ribu dolar AS. Film ini mengangkat kisah personal seorang remaja yang berusaha memahami identitas dirinya di tengah bayang-bayang trauma sejarah keluarga.
Persaingan Ketat di Papan Bawah
Beberapa film lain juga meramaikan sepuluh besar. Film horor Lee Cronin’s The Mummy berada di posisi ketujuh, disusul anime Mobile Suit Gundam Hathaway: The Sorcery of Nymph Circe di posisi kedelapan.
Perilisan ulang Kiki’s Delivery Service menempati posisi kesembilan, sementara film animasi Goat berada di posisi kesepuluh.
Pendapatan Box Office Sedikit Turun
Secara keseluruhan, total pendapatan box office Korea Selatan selama akhir pekan ini mencapai 6,2 juta dolar AS. Angka ini sedikit menurun dibandingkan pekan sebelumnya yang berada di kisaran 6,6 juta dolar AS.
Meski begitu, dominasi film seperti “Salmokji: Whispering Water” menunjukkan bahwa pasar domestik korea selatan masih sangat kuat, terutama untuk genre horor yang terus diminati penonton.