Setelah Raih 9 Nominasi Oscar, Marty Supreme Bakal Tayang di HBO Max

-
Setelah Raih 9 Nominasi Oscar, Marty Supreme Bakal Tayang di HBO Max

Film drama-komedi olahraga Marty Supreme akhirnya dijadwalkan tayang secara streaming mulai 24 April di platform HBO Max. Kehadirannya di layanan digital ini menjadi momen yang dinanti, terutama setelah film produksi A24 tersebut sukses menarik perhatian sejak perilisan di bioskop dan meraih sembilan nominasi Academy Awards.

Sukses Besar Sejak Rilis Perdana

Marty Supreme pertama kali dirilis di bioskop pada 25 Desember dan langsung mencatat pencapaian impresif. Dalam empat hari pertama selama libur Natal, film ini berhasil mengumpulkan pendapatan sebesar 27,1 juta dolar AS. Angka tersebut menjadikannya sebagai salah satu pembukaan terbesar dalam sejarah A24.

Kesuksesan itu berlanjut hingga skala global. Secara keseluruhan, Marty Supreme berhasil meraup sekitar 147 juta dolar AS, menjadikannya film dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa bagi rumah produksi tersebut.

Sebelum dirilis luas, film ini juga sempat tayang terbatas di New York dan Los Angeles. Meski hanya diputar di enam layar, performanya sangat kuat dengan rata-rata pendapatan per layar yang tinggi, menandakan minat besar dari penonton sejak awal.

Cerita Ambisi di Dunia Tenis Meja

Film ini berfokus pada karakter Marty Mauser, seorang pemain tenis meja ambisius di New York pada era 1950-an. Diperankan oleh Timothée Chalamet, Marty digambarkan sebagai sosok penuh percaya diri, cepat berbicara, dan tidak kenal lelah dalam mengejar mimpinya menjadi pemain terbaik di dunia.

Dalam perjalanannya, Marty tidak hanya berkompetisi di Amerika Serikat. Ia juga menjelajahi berbagai kota dunia seperti London, Paris, Sarajevo, Tangier, Kairo, hingga Tokyo. Meski demikian, New York tetap menjadi pusat cerita, menghadirkan latar yang kuat dan autentik bagi perkembangan karakter.

Deretan Aktor dan Produksi Ambisius

Selain Chalamet, film ini turut dibintangi sejumlah nama besar seperti Gwyneth Paltrow, Odessa A’zion, Tyler Okonma, Kevin O’Leary, Abel Ferrara, dan Fran Drescher. Kombinasi para aktor ini menghadirkan dinamika yang menarik dalam cerita yang memadukan humor dan drama.

Film ini disutradarai oleh Josh Safdie, yang untuk pertama kalinya menggarap proyek tanpa kolaborasi dengan saudaranya, Benny Safdie. Sebelumnya, keduanya dikenal lewat film Uncut Gems dan Good Time. Marty Supreme menjadi langkah penting dalam perjalanan karier Safdie sebagai sutradara solo.

Proses produksi juga melibatkan sejumlah nama besar, termasuk Timothée Chalamet yang turut berperan sebagai produser bersama Eli Bush dan Ronald Bronstein.

Raih Banyak Nominasi Bergengsi

Tak hanya sukses secara komersial, Marty Supreme juga mendapat pengakuan luas dari industri film. Film ini masuk nominasi Golden Globe untuk kategori film musikal atau komedi terbaik, skenario terbaik, serta aktor terbaik untuk Chalamet.

Di ajang Academy Awards, film ini berhasil mengumpulkan sembilan nominasi, termasuk film terbaik, sutradara terbaik, dan aktor terbaik. Meski demikian, film ini belum berhasil membawa pulang piala Oscar.

Perpaduan Komedi, Drama, dan Olahraga

Marty Supreme menawarkan sesuatu yang berbeda dari film olahraga pada umumnya. Selain menampilkan dunia tenis meja, film ini juga menghadirkan studi karakter yang kuat serta gambaran kehidupan New York pada era 1950-an.

Dengan gaya penceritaan yang energik dan pendekatan visual yang khas, film ini berhasil menggabungkan unsur komedi, drama, dan olahraga menjadi satu kesatuan yang menarik.

Bagi penonton yang belum sempat menyaksikan di bioskop, kehadiran Marty Supreme di HBO Max menjadi kesempatan untuk menikmati salah satu film paling banyak dibicarakan tahun ini langsung dari rumah.