The Kings Warden Tembus 16 Juta Penonton, Jadi Film Terlaris Kedua Korea
Tim Teaterdotco - 7 jam yang lalu
The King's Warden kembali mencatat sejarah besar di industri perfilman Korea Selatan. Film drama sejarah ini sukses menembus angka 16,28 juta penonton dan resmi menjadi film terlaris kedua sepanjang masa, menggeser posisi Extreme Job (2019) yang sebelumnya bertahan dengan 16,26 juta penonton.
Pencapaian ini diumumkan oleh distributor Showbox pada 11 April 2026, sekaligus menegaskan dominasi The King's Warden di box office sejak awal perilisannya.
Tembus 16 Juta Penonton, Rekor Baru Tercipta
Berdasarkan data yang dihimpun hingga pertengahan April 2026, jumlah penonton The King's Warden mencapai lebih dari 16,28 juta. Angka ini cukup untuk melampaui rekor Extreme Job dan mengamankan posisi kedua dalam daftar film Korea terlaris sepanjang masa.
Saat ini, hanya film epik perang The Admiral: Roaring Currents (2014) yang masih berada di puncak dengan total sekitar 17,6 juta penonton. Meski demikian, peluang The King's Warden untuk mengejar rekor tersebut masih terbuka, walaupun persaingan di box office semakin ketat.
Menariknya, walau sempat turun ke posisi ketiga box office harian dan dikalahkan oleh film lain seperti Salmokji dan Project Hail Mary, film ini tetap menunjukkan performa kuat secara keseluruhan.
Pendapatan Tertinggi Sepanjang Masa
Tak hanya unggul dari sisi jumlah penonton, The King's Warden juga mencatatkan rekor sebagai film Korea dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa.
Film ini berhasil meraup sekitar 156,9 miliar won atau setara lebih dari 100 juta dolar AS. Angka tersebut bahkan melampaui pendapatan The Admiral: Roaring Currents yang sebelumnya memegang rekor.
Hal ini membuktikan bahwa The King's Warden tidak hanya menarik banyak penonton, tetapi juga memiliki daya jual yang sangat kuat di pasar domestik.
Kisah Emosional di Balik Layar Sejarah
Disutradarai oleh Jang Hang-jun, The King's Warden mengangkat kisah sejarah dengan sentuhan fiksi yang emosional.
Cerita berfokus pada Raja Danjong, seorang raja muda dari Dinasti Joseon yang digulingkan dan diasingkan pada abad ke-15. Dalam masa pengasingannya, ia bertemu dengan kepala desa sederhana bernama Eom Heung-do.
Tokoh Eom Heung-do diperankan oleh Yoo Hae-jin, sementara peran Raja Danjong dimainkan oleh Park Ji-hoon. Keduanya berhasil membangun chemistry kuat yang menjadi inti emosional film ini.
Hubungan tak terduga antara raja yang kehilangan tahta dan warga desa biasa berkembang menjadi persahabatan yang menyentuh, di tengah ancaman politik dan intrik kerajaan.
Akting Kuat dan Visual Memikat
Salah satu kekuatan utama The King's Warden terletak pada kualitas akting para pemainnya. Penampilan Park Ji-hoon dinilai mampu menghadirkan emosi mendalam, sementara Yoo Hae-jin kembali menunjukkan kualitas aktingnya yang solid dan konsisten.
Selain itu, penggambaran latar desa pengasingan yang realistis turut memperkuat suasana cerita. Detail visual yang kuat membuat penonton semakin terhubung dengan penderitaan karakter serta kondisi sosial pada masa itu.
Dominasi Box Office dan Respons Positif
Sejak dirilis pada Februari 2026, The King's Warden langsung mendominasi box office Korea Selatan. Film ini bahkan mencatat rekor jumlah penonton harian tertinggi sejak 2020.
Respons positif juga datang dari kritikus dan penonton yang memuji alur cerita, sinematografi, serta kedalaman emosional film.
Kini, dengan berbagai pencapaian yang telah diraih, The King's Warden tidak hanya menjadi fenomena box office, tetapi juga salah satu karya penting dalam sejarah perfilman Korea modern.
Jika tren positif ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin film ini akan semakin mendekati atau bahkan melampaui rekor tertinggi yang saat ini masih dipegang oleh The Admiral: Roaring Currents.