5cm: Revolusi Hati Ungkap Kisah Zafran Muda Sebelum Petualangan Gunung Semeru
Kai Renata -
Film 5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel dari 5cm yang dirilis pada 2012. Film terbaru produksi Soraya Intercine Films ini membawa penonton mengenal sosok Zafran dari sisi yang belum pernah ditampilkan, yakni ketika masih duduk di bangku SMP.
Disutradarai Emil Heradi dan diproduseri Sunil Soraya, 5cm: Revolusi Hati mengambil latar tahun terakhir Zafran di SMP. Ceritanya menyoroti kehidupan remaja, persahabatan, serta berbagai pengalaman yang ikut membentuk karakter Zafran sebelum akhirnya tumbuh menjadi sosok yang dikenal dalam film 5cm.
Kisah Zafran Sebelum Gunung Semeru
Jika film 5cm mengikuti perjalanan lima sahabat, termasuk Zafran, menuju Gunung Semeru, prekuel ini justru mundur ke masa ketika Zafran masih remaja. Penonton akan melihat lingkungan pertemanan Zafran sebelum dirinya bertemu Genta, Riani, Arial, dan Ian.
Roman King dipercaya memerankan Zafran muda, menggantikan Herjunot Ali yang sebelumnya melekat dengan karakter tersebut. Roman mengaku menyadari besarnya tantangan karena Zafran merupakan salah satu karakter ikonik dari film pertama.
Namun, ia tidak diarahkan untuk sekadar meniru penampilan Herjunot Ali. Sunil Soraya memberikan ruang bagi Roman untuk menemukan karakter Zafran versinya sendiri sekaligus membangun hubungan antara sosok remaja tersebut dengan Zafran yang dikenal penonton dalam film pertama.
Selain Roman, film ini dibintangi Rachel Aseelah sebagai Azizah, Wironggo Vercaemer sebagai Rico, Olivia Morrison sebagai Astri, Ali Fikry sebagai Asep, serta Bima Sena sebagai Ariwibowo.
Petualangan Beralih dari Gunung ke Laut
5cm: Revolusi Hati juga menawarkan perubahan besar dari sisi latar petualangan. Jika film sebelumnya identik dengan pendakian Gunung Semeru, prekuel ini mengeksplorasi lautan lepas dan ekosistem bawah air Indonesia.
Pemilihan lokasi tersebut tetap berangkat dari unsur alam dan Indonesia yang menjadi bagian penting dari cerita 5cm. Tim produksi bahkan menyiapkan water tank berukuran besar dengan sistem hidrolik untuk menciptakan ombak dalam adegan tertentu, termasuk situasi badai.
Pendekatan tersebut dilakukan untuk mengurangi ketergantungan pada CGI. Pengambilan gambar menggabungkan lokasi laut, water tank, dan efek visual hanya untuk bagian yang sulit diwujudkan secara langsung.
Para pemain juga menjalani persiapan panjang selama sekitar tujuh hingga delapan bulan melalui reading dan pendalaman karakter. Beberapa pemain turut mendapatkan latihan scuba diving dan free diving untuk mendukung kebutuhan adegan.
Dengan cerita yang mengambil masa remaja Zafran dan petualangan bahari sebagai elemen baru, 5cm: Revolusi Hati mencoba membawa identitas berbeda tanpa meninggalkan tema persahabatan dan kecintaan terhadap alam Indonesia.
Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada akhir 2026, tetapi tanggal perilisan resminya masih belum diumumkan.