Film Mercy Sukses Geser Avatar Fire and Ash dari Puncak Box Office Amerika

Tim Teaterdotco - 2 jam yang lalu
Film Mercy Sukses Geser Avatar Fire and Ash dari Puncak Box Office Amerika

Film thriller fiksi ilmiah Mercy yang dibintangi Chris Pratt berhasil mengakhiri dominasi lima pekan Avatar Fire and Ash di puncak box office Amerika Utara. Pada akhir pekan debutnya, Mercy mengumpulkan pendapatan sebesar US$11,2 juta, cukup untuk merebut posisi nomor satu meski harus tayang di tengah badai musim dingin ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Amerika Serikat.

Cuaca buruk menjadi faktor besar yang memengaruhi performa bioskop pekan ini. Badai salju, suhu ekstrem, hingga pemadaman listrik dilaporkan terjadi di 37 negara bagian, dari Texas hingga Maine. Banyak bioskop terpaksa tutup sementara, membuat akhir pekan ini tercatat sebagai akhir pekan box office terendah tahun ini, dengan total pendapatan semua film sekitar US$60 juta, turun sekitar 9 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Performa Global Mercy Masih Terbatas

Sebelumnya, Mercy diproyeksikan meraih US$12 juta, namun angka tersebut direvisi turun seiring meluasnya dampak badai. Di pasar internasional, film ini juga belum menunjukkan performa maksimal dengan hanya meraih US$11,6 juta dari 80 negara, sehingga total pendapatan globalnya berada di angka US$22,8 juta.

Respons penonton dan kritikus terbilang kurang positif. Mercy hanya mendapatkan nilai B- dari CinemaScore, sementara skor Rotten Tomatoes-nya berada di 20 persen. Hal ini memunculkan kekhawatiran soal daya tahan film tersebut di bioskop, mengingat biaya produksinya mencapai US$60 juta, belum termasuk biaya pemasaran global. Film garapan Timur Bekmambetov ini berlatar masa depan, mengisahkan seorang detektif yang diadili atas tuduhan membunuh istrinya, dengan keputusan akhir ditentukan oleh hakim AI canggih yang diperankan Rebecca Ferguson.

Amazon MGM Tancap Gas di 2026

Mercy menjadi rilisan besar pertama Amazon MGM tahun ini. Studio tersebut berencana lebih agresif sepanjang 11 bulan ke depan dengan sejumlah proyek besar, termasuk Project Hail Mary yang dibintangi Ryan Gosling, Masters of the Universe, serta adaptasi novel Verity karya Colleen Hoover.

Langkah ini disambut positif oleh para pelaku industri bioskop yang sebelumnya mengeluhkan minimnya film baru sejak pandemi dan dua aksi mogok Hollywood. Penurunan jumlah rilis berdampak langsung pada pendapatan domestik 2025 yang gagal mencapai target US$9 miliar.

Avatar Fire and Ash Turun ke Posisi Kedua

Setelah lima pekan berturut-turut memimpin, Avatar Fire and Ash turun ke posisi kedua dengan pendapatan US$7 juta pada akhir pekan ini. Secara keseluruhan, film ketiga Avatar tersebut telah mengantongi US$378 juta di Amerika Utara dan US$1,378 miliar secara global.

Meski tergolong sukses besar, capaian ini masih berada di bawah dua film pendahulunya, Avatar (2009) dan Avatar The Way of Water (2022), yang sama-sama bertahan di puncak box office selama tujuh pekan dan menembus pendapatan global di atas US$2 miliar.

Zootopia 2 Masih Perkasa, Return to Silent Hill Tertahan

Di posisi ketiga, Zootopia 2 terus menunjukkan daya tahan luar biasa. Memasuki pekan kesembilan penayangan, film animasi ini meraih tambahan US$5,7 juta. Total pendapatan globalnya kini mencapai US$1,744 miliar, menjadikannya film animasi Hollywood terlaris sepanjang masa.

Sementara itu, film horor Return to Silent Hill gagal menembus lima besar dan debut di posisi ketujuh dengan pendapatan US$3,2 juta dari 1.850 layar. Meski jauh di bawah performa dua film Silent Hill sebelumnya, pihak distributor menilai film ini tetap menguntungkan karena biaya produksinya yang hanya US$3,5 juta.

Efek Nominasi Oscar Mulai Terasa

Sejumlah film kandidat Oscar mulai merasakan dampak positif setelah pengumuman nominasi. Marty Supreme dari A24 menambah US$3,5 juta, sementara drama Hamnet karya Chloe Zhao mengumpulkan US$2 juta pada debut rilis nasionalnya.

Analis industri menilai film-film yang berada di fase matang penayangan memiliki peluang besar menikmati lonjakan penonton berkat efek nominasi Oscar dalam beberapa pekan ke depan.