Film Para Perasuk Resmi Rilis Trailer Usai Mendapat Standing Ovation di Sundance 2026
Tim Teaterdotco - 1 jam yang lalu
Film terbaru karya sutradara visioner Wregas Bhanuteja, Para Perasuk, sukses mencuri perhatian dunia setelah tayang perdana (world premiere) di Sundance Film Festival 2026, Utah, Amerika Serikat.
Tidak tanggung-tanggung, film ini mendapatkan standing ovation atau tepuk tangan meriah yang panjang dari para penonton festival. Pencapaian ini kian spesial karena Para Perasuk berhasil menembus kategori World Cinema Dramatic Competition, menjadikannya film Indonesia pertama yang masuk program bergengsi tersebut dalam 13 tahun terakhir.
Sinopsis: Ritual Kerasukan di Desa Latas
Berbeda dengan karya-karya sebelumnya seperti Penyalin Cahaya dan Budi Pekerti, kali ini Wregas mengeksplorasi genre drama supernatural. Para Perasuk membawa penonton ke Desa Latas, sebuah pemukiman di pinggiran kota yang memiliki tradisi unik sekaligus mistis bernama "Pesta Sambetan".
Dalam ritual ini, warga desa melakukan kerasukan massal di tanah lapang sebagai bentuk pencarian kesenangan bersama. Mereka yang kerasukan, disebut sebagai Pelamun, diyakini masuk ke "Alam Sambetan" sebuah kondisi halusinasi di mana mereka merasakan pengalaman yang melampaui dunia nyata.
Cerita berpusat pada Guru Asri (diperankan oleh Anggun C. Sasmi), seorang perasuk senior yang disegani. Ia mengadakan sayembara untuk mencari penerus yang mampu menyalurkan roh binatang kepada para penari. Persaingan sengit pun terjadi antara Bayu (Angga Yunanda), pemuda ambisius yang mendambakan kesempurnaan, dan Ananto (Bryan Domani), yang didampingi sahabatnya, Pawit (Chicco Kurniawan).
Konflik Sosial dan Ancaman Penggusuran
Meski kental dengan unsur klenik, Para Perasuk tidak hanya bicara soal roh. Trailer resmi yang baru saja dirilis mengungkap konflik sosial yang tajam. Keberlangsungan ritual dan hidup warga Desa Latas terancam ketika mata air keramat, tempat para perasuk mencari kekuatan spiritual, terancam digusur oleh pihak luar.
Wregas Bhanuteja menjelaskan bahwa film ini merupakan refleksi dari pengalaman komunal masyarakat Indonesia.
"Pesta sambetan dan kerasukan di sini merefleksikan pengalaman komunal yang kita temui sehari-hari. Mereka melepaskan tekanan dan saling terkoneksi. Di sisi lain, ada ketegangan dari luar yang berusaha merebut ruang hidup mereka," ujar Wregas.
Transformasi Mengejutkan Para Pemain
Daya tarik utama film ini juga terletak pada jajaran pemain A-list yang tampil di luar zona nyaman. Angga Yunanda mengaku perannya sebagai Bayu sangat kompleks dan menantang imajinasinya. Selain itu, kehadiran sang diva internasional, Anggun C. Sasmi, sebagai tokoh sentral Guru Asri memberikan warna baru yang sangat dinantikan penggemar.
Film ini juga diperkuat oleh penampilan Maudy Ayunda sebagai Laksmi, seorang pelamun yang kecanduan ritual, serta didukung oleh aktor kawakan seperti Ganindra Bimo dan Indra Birowo.
Jadwal Tayang Para Perasuk
Para Perasuk merupakan proyek ambisius hasil kolaborasi lintas negara antara Indonesia, Singapura, Prancis, dan Taiwan. Diproduseri oleh Siera Tamihardja, Iman Usman, dan Amalia Rusdi di bawah bendera Rekata Studio, film ini telah memenangkan berbagai penghargaan internasional bahkan sebelum dirilis, termasuk CJ ENM Award di Busan International Film Festival 2024.
Bagi pencinta film tanah air yang sudah tidak sabar melihat akting memukau Angga Yunanda dkk dalam balutan misteri Desa Latas, catat tanggalnya! Para Perasuk dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 23 April 2026.