Joe Taslim dan Yayan Ruhian Reuni di The Furious, Film Aksi Hong Kong yang Penuh Adegan Brutal

Tim Teaterdotco - Kamis, 26 Maret 2026 10:39 WIB
Joe Taslim dan Yayan Ruhian Reuni di The Furious, Film Aksi Hong Kong yang Penuh Adegan Brutal

Film aksi internasional The Furious langsung mencuri perhatian sejak merilis trailer perdananya. Dibintangi oleh Joe Taslim dan Yayan Ruhian, film ini menghadirkan kembali chemistry dua aktor laga Indonesia yang sebelumnya sukses lewat film The Raid. Kehadiran mereka dalam satu proyek berskala global menjadi daya tarik utama yang membuat film ini viral di kalangan pecinta genre action.

Disutradarai oleh Kenji Tanigaki, The Furious mengusung gaya khas sinema aksi Asia yang intens, cepat, dan brutal. Trailer berdurasi lebih dari dua menit itu menampilkan rangkaian adegan pertarungan yang padat, dengan koreografi yang memadukan teknik bela diri modern dan penggunaan senjata.

Reuni Joe Taslim dan Yayan Ruhian Jadi Sorotan

Salah satu momen paling dinantikan dalam The Furious adalah pertemuan kembali Joe Taslim dan Yayan Ruhian. Keduanya dikenal sebagai ikon film laga Indonesia yang berhasil menembus pasar internasional.

Dalam trailer, Joe Taslim berperan sebagai Navin, seorang jurnalis yang terlibat dalam misi berbahaya. Sementara Yayan Ruhian tampil sebagai karakter antagonis dengan gaya bertarung yang lebih variatif, termasuk penggunaan senjata seperti panah sesuatu yang jarang terlihat dari perannya sebelumnya.

Reuni ini memunculkan ekspektasi tinggi, terutama karena banyak penonton berharap film ini mampu menghadirkan intensitas aksi setara dengan The Raid.

Sinopsis The Furious: Misi Penyelamatan Penuh Bahaya

The Furious mengisahkan tentang Wang Wei, seorang ayah yang putrinya diculik oleh organisasi kriminal internasional. Dalam upayanya menyelamatkan sang anak, ia bekerja sama dengan Navin (Joe Taslim), yang juga memiliki misi pribadi.

Keduanya harus menembus dunia bawah tanah yang penuh kekerasan dan menghadapi puluhan hingga ratusan musuh. Sepanjang perjalanan, mereka tidak hanya bertarung melawan musuh, tetapi juga menghadapi konflik internal yang membuat cerita semakin kompleks.

Aksi Brutal dan Koreografi Intens

Trailer The Furious menonjolkan adegan-adegan brutal yang ditampilkan tanpa sensor berlebihan. Mulai dari pertarungan tangan kosong, penggunaan senjata berat seperti palu, hingga aksi cepat tanpa jeda, semuanya dirancang untuk memberikan pengalaman visual yang memacu adrenalin.

Perbedaan gaya bertarung antara Joe Taslim dan Mo Tse (pemeran Wang Wei) juga menjadi daya tarik tersendiri. Joe tampil dengan teknik bela diri cepat dan presisi, sementara Mo Tse lebih mengandalkan kekuatan destruktif dengan senjata.

Pendekatan ini membuat setiap adegan terasa dinamis dan tidak monoton, sekaligus memperkuat karakter masing-masing tokoh.

Tayang Perdana dan Antusiasme Global

Sebelum rilis luas, The Furious telah lebih dulu diputar di Festival Film Toronto 2025 dalam program Midnight Madness. Film ini mendapat respons positif dan bahkan menjadi runner-up dalam People’s Choice Award, menunjukkan tingginya antusiasme penonton internasional.

Rumah produksi Lionsgate kemudian mengakuisisi hak distribusi global (di luar beberapa wilayah Asia), dan menjadwalkan penayangan film ini di bioskop pada 29 Mei 2026, termasuk sebagai pembuka musim blockbuster di Amerika Utara.

Deretan Bintang Aksi Internasional

Selain Joe Taslim dan Yayan Ruhian, The Furious juga dibintangi sejumlah aktor laga ternama seperti Xie Miao, Jeeja Yanin, Brian Le, Joey Iwanaga, dan Yang Enyu. Kombinasi lintas negara ini semakin memperkuat identitas film sebagai proyek aksi internasional.

Dengan perpaduan cerita emosional, aksi brutal, dan deretan bintang laga, The Furious berpotensi menjadi salah satu film action paling dinantikan tahun 2026. Reuni Joe Taslim dan Yayan Ruhian pun menjadi magnet utama yang membuat film ini layak masuk daftar tontonan wajib di bioskop.