Merger Rampung, Nama Skydance Muncul di Menara Air Warner Bros.
Arin Mahesa -
Warner Bros. resmi memasuki era baru setelah merger dengan Paramount rampung. Tak lama setelah transaksi ditutup, nama Skydance langsung terpampang di menara air ikonik Warner Bros. di Burbank.
Nama Skydance Muncul di Menara Warner Bros.
Perubahan identitas Warner Bros. terlihat hanya beberapa jam setelah merger dengan Paramount resmi selesai.
Tulisan A Skydance Corporation kini terpasang di menara air yang berada di kompleks studio Warner Bros. di Burbank, California. Menara tersebut selama ini menjadi salah satu landmark yang paling dikenal dari studio Warner Bros.
Tak hanya menara air. Sejumlah gedung Warner Bros. juga mulai mendapatkan identitas baru. Logo Skydance dan Paramount terlihat pada beberapa jendela kantor, sementara situs perusahaan ikut diperbarui setelah merger resmi ditutup.
Langkah tersebut menunjukkan betapa cepat Skydance mulai mengintegrasikan Warner Bros. ke dalam perusahaan barunya.
Merger Paramount dan Warner Bros. Discovery sendiri bernilai sekitar US$110 miliar. Kesepakatan ini melahirkan perusahaan hiburan raksasa yang kini berada di bawah kendali Skydance.
Satukan Dua Raksasa Hollywood
Dengan merger tersebut, Skydance kini memiliki aset hiburan yang sangat besar.
Sejumlah waralaba populer seperti Harry Potter, DC Universe, Game of Thrones dan SpongeBob SquarePants berada dalam katalog perusahaan baru tersebut.
Di bidang streaming, Skydance mengelola Paramount+ dan HBO Max. Sementara untuk jaringan televisi, perusahaan gabungan ini menaungi nama-nama besar seperti CBS, CNN, Comedy Central, MTV, HBO dan TNT.
Perusahaan memperkirakan pendapatan tahunan dari bisnis gabungan tersebut akan mendekati US$70 miliar.
Namun, besarnya skala bisnis juga diikuti tantangan finansial. Skydance harus mengelola utang bersih yang diperkirakan mencapai sekitar US$80 miliar.
Bukan Pertama Kali
Pemasangan nama Skydance di menara Warner Bros. sebenarnya bukan langkah yang benar-benar baru bagi David Ellison.
Hal serupa pernah dilakukan setelah Skydance mengambil alih Paramount Global pada 2025. Menara ikonik Paramount Pictures Studios di Hollywood juga diberi tambahan tulisan A Skydance Corporation.
Karena itu, perubahan pada menara Warner Bros. kali ini sekaligus mempertegas bahwa nama Skydance memang sudah dipersiapkan sebagai identitas perusahaan gabungan.
David Ellison, pendiri Skydance, kini menjabat sebagai chairman sekaligus CEO perusahaan baru tersebut. Sementara Ynon Kreiz, mantan CEO Mattel, dipercaya sebagai co-CEO.
Integrasi Perusahaan Jadi Tantangan Berikutnya
Setelah merger resmi selesai, pekerjaan besar justru baru dimulai. Skydance harus menggabungkan dua perusahaan besar dengan struktur, tim dan operasional yang berbeda.
Ellison dan Kreiz telah menyampaikan kepada karyawan bahwa proses integrasi akan membawa sejumlah perubahan. Mereka juga mengakui akan ada keputusan sulit yang berdampak terhadap tenaga kerja.
Potensi PHK menjadi salah satu persoalan yang harus dihadapi perusahaan baru tersebut. Manajemen mengatakan prosesnya akan dilakukan secara hati-hati dan menghormati karyawan yang terdampak.
Bagi Hollywood, munculnya tulisan A Skydance Corporation di menara Warner Bros. menjadi penanda berakhirnya satu era sekaligus dimulainya era baru.
Warner Bros. kini berada di bawah payung Skydance. Tantangan berikutnya adalah membuktikan apakah penggabungan dua raksasa hiburan tersebut mampu menghasilkan kekuatan baru di industri film dan streaming global.