Pendapatan Tembus USD 56 Juta, Film The Kings Warden Tembus 9 Juta Penonton

Tim Teaterdotco - 2 jam yang lalu
Pendapatan Tembus USD 56 Juta, Film The Kings Warden Tembus 9 Juta Penonton

Film drama sejarah The King’s Warden tampil dominan di box office dan mencatatkan pencapaian luar biasa dengan menguasai 82% pangsa pasar akhir pekan 27 Februari–1 Maret 2026.

Berdasarkan data resmi dari Korean Film Council (KOFIC), film ini meraup pendapatan sebesar USD 11,8 juta hanya dalam tiga hari dengan total 1.750.991 penonton. Secara keseluruhan, film garapan Jang Hang-jun tersebut telah mengumpulkan USD 56 juta dari 8,48 juta tiket terjual, dan kini resmi melampaui 9 juta penonton dalam 27 hari penayangan.

Rekor Baru dan Menuju 10 Juta Penonton

Pencapaian 9 juta penonton diraih lebih cepat dibanding film-film epik sebelumnya seperti The King and the Clown dan Masquerade. Bahkan, dalam satu hari pada 1 Maret—bertepatan dengan hari libur nasional Korea film ini mencetak rekor 817 ribu penonton dalam sehari, angka tertinggi untuk film lokal tahun ini.

Melihat tren penonton yang masih stabil, The King’s Warden diprediksi segera menembus 10 juta penonton, sebuah tonggak prestisius yang terakhir kali dicapai film Korea pada 2024.

Film ini dibintangi Park Ji-hoon sebagai Raja Danjong, penguasa muda Dinasti Joseon yang naik takhta pada usia 12 tahun sebelum akhirnya digulingkan. Sementara Yoo Hae-jin memerankan kepala desa yang secara sukarela melindungi sang raja dalam pengasingan. Chemistry keduanya menjadi salah satu kekuatan utama film ini.

Cerita Sejarah yang Menggugah Emosi

Berlatar tahun 1457, film ini mengangkat kisah pengasingan Raja Danjong ke Cheongnyeongpo, Yeongwol, Provinsi Gangwon. Tak hanya sukses secara komersial, film ini juga memicu lonjakan wisata sejarah ke lokasi asli pengasingan tersebut. Kunjungan ke Cheongnyeongpo dilaporkan meningkat hingga lima kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

Respons publik pun sangat positif. Banyak penonton mengaku terdorong untuk kembali mempelajari sejarah Dinasti Joseon setelah menyaksikan film ini. Performa emosional Park Ji-hoon dipuji karena mampu menghadirkan sosok raja muda dengan kedalaman psikologis yang kuat.

Film Lain di Tangga Box Office

Di posisi kedua box office akhir pekan, film thriller mata-mata Humint meraih USD 895 ribu dengan total kumulatif USD 12,6 juta sejak dirilis 11 Februari.

Sementara itu, adaptasi live-action anime Jepang 5 Centimeters per Second debut di posisi ketiga dengan pendapatan USD 217 ribu. Film ini merupakan versi panjang dari karya klasik Makoto Shinkai yang pertama kali dirilis pada 2007.

Beberapa judul lain yang masuk 10 besar antara lain animasi China Ne Zha 2, sekuel horor 28 Years Later: The Bone Temple, serta film drama musikal Choir of God.

Total pendapatan box office Korea akhir pekan tersebut mencapai USD 14,4 juta, meningkat dibanding pekan sebelumnya yang berada di angka USD 13 juta.

Sinyal Kebangkitan Industri Film Korea

Kesuksesan The King’s Warden menjadi angin segar bagi industri film Korea yang sempat lesu akibat pandemi dan dominasi platform streaming. Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah film lokal dengan bujet besar terus menurun.

Menariknya, keberhasilan film ini dan drama romantis Once We Were Us membuktikan bahwa kualitas cerita tetap menjadi faktor utama penarik penonton, bukan semata-mata skala produksi besar ala Hollywood.

Dengan momentum yang terus menguat, The King’s Warden bukan hanya sukses secara komersial, tetapi juga memberi harapan baru bagi kebangkitan perfilman Korea Selatan di 2026.