Project Hail Mary Sukses Kuasai Box Office China dan Amerika, Berhasil Tembus Rp 2,8 Triliun

Tim Teaterdotco - Selasa, 31 Maret 2026 09:46 WIB
Project Hail Mary Sukses Kuasai Box Office China dan Amerika, Berhasil Tembus Rp 2,8 Triliun

Film fiksi ilmiah epik Project Hail Mary tengah menunjukkan dominasinya di pasar box office global. Dalam pekan kedua penayangannya, film garapan Amazon MGM ini berhasil menduduki puncak tangga box office baik di Amerika Utara maupun China, menegaskan statusnya sebagai blockbuster pertama yang benar-benar fenomenal di tahun 2026.

Raih Posisi Puncak di China dan Amerika

Berdasarkan data dari Artisan Gateway, Project Hail Mary berhasil menempati posisi pertama di box office China pada akhir pekan 27–29 Maret 2026. Film ini mengoleksi pendapatan sebesar RMB53,3 juta atau sekitar $7,5 juta pada pekan keduanya. Secara kumulatif, film ini telah meraup $18,3 juta di pasar China.

Keberhasilan ini sekaligus menggeser film animasi Disney, Hoppers, yang harus puas berada di posisi kedua dengan tambahan pendapatan $5 juta dan total akumulasi $16,3 juta di Negeri Tirai Bambu.

Sementara itu di pasar domestik Amerika Utara, Project Hail Mary juga terbang tinggi. Film ini berhasil mengoleksi $54,5 juta pada akhir pekan kedua, hanya mengalami penurunan tipis sebesar 32% dari pekan perdana. Angka ini merupakan indikasi kuat bahwa film ini memiliki daya tahan luar biasa di bioskop. Secara keseluruhan, Project Hail Mary telah mengantongi pendapatan kumulatif sebesar $164,3 juta di Amerika Utara.

Buktikan Kekuatan Ryan Gosling dan Duo Sutradara Andal

Keberhasilan Project Hail Mary tidak lepas dari daya tarut bintang utamanya, Ryan Gosling. Aktor nominasi Oscar yang dikenal melalui film Barbie dan La La Land ini tampil penuh sebagai seorang guru sekolah yang menjalankan misi putus asa untuk menyelamatkan planet Bumi. Kinerja Gosling yang kuat menjadi tulang punggung film ini, sekaligus membuktikan kapasitasnya sebagai aktor laris yang mampu mengangkat box office.

Tak hanya itu, film ini juga menjadi bukti kembalinya kepercayaan diri bagi sutradara Phil Lord dan Christopher Miller. Setelah sempat dipecat dari proyek Solo: A Star Wars Story, keduanya sukses menghadirkan tontonan epik luar angkasa yang disukai banyak kalangan. Keberhasilan ini juga menambah deretan prestasi bagi penulis Andy Weir, yang bukunya (juga berjudul Project Hail Mary) telah melahirkan dua adaptasi box office, setelah sebelumnya The Martian.

Sisa Kompetisi dan Prospek ke Depan

Kesuksesan Project Hail Mary ini menjadi kabar baik bagi Amazon MGM yang tengah serius menggarap film-film berorientasi bioskop. Sebaliknya, akhir pekan ini menjadi momen kurang menggembirakan bagi Warner Bros. Film horor They Will Kill You yang dibintangi Zazie Beetz hanya meraup $5 juta dari 2.778 lokasi, menempati posisi ketiga dengan hasil yang terbilang lesu.

Di posisi kedua Amerika Utara, Hoppers dari Disney dan Pixar masih solid dengan tambahan $12,2 juta. Film animasi ini kini mengantongi total pendapatan global mencapai $297,6 juta.

Film lain yang turut meramaikan adalah Dhurandhar 2: The Revenge yang menempati posisi keempat, serta Reminders of Him di posisi kelima.

Dengan capaian impresif di pekan kedua, Project Hail Mary diprediksi akan terus mendominasi sebelum kedatangan pesaing berat pekan depan, yaitu The Super Mario Galaxy Movie garapan Universal dan Illumination. Para analis memperkirakan musim box office tahun ini akan semakin panas, dengan total penjualan tiket yang tercatat naik 23% secara year-to-date.

Secara keseluruhan, pendapatan box office akhir pekan di China mencapai $25,3 juta, sementara pendapatan tahun berjalan (year-to-date) Amerika Serikat menunjukkan tren positif dengan selisih kenaikan yang signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Project Hail Mary menjadi bukti bahwa film fiksi ilmiah berkualitas dengan bintang papan atas masih menjadi primadona penonton global.