Usai The Beekeeper 2, Timo Tjahjanto Garap The Burnout
Arin Mahesa -
Sutradara Timo Tjahjanto dipercaya mengarahkan The Burnout, film komedi aksi terbaru produksi Miramax yang mengisahkan mantan agen CIA yang terpaksa kembali menghadapi dunia berbahaya setelah menikmati masa pensiun di Ibiza, Spanyol.
Kabar ini muncul setelah Timo menyelesaikan pekerjaannya sebagai sutradara The Beekeeper 2. Proyek The Burnout semakin memperkuat kiprah sineas Indonesia tersebut di industri perfilman Hollywood, khususnya dalam genre aksi.
The Burnout Padukan Komedi dan Aksi Spionase
Menurut laporan Deadline, The Burnout digambarkan sebagai perpaduan antara The Big Lebowski dan Jason Bourne. Film pertama dikenal lewat humor absurd dan karakter eksentrik, sedangkan Jason Bourne menawarkan aksi spionase, pengejaran intens, serta ketegangan khas dunia intelijen.
Cerita The Burnout berpusat pada mantan agen CIA yang kariernya telah meredup. Setelah meninggalkan pekerjaannya, ia menjalani kehidupan santai di Ibiza dan berusaha menikmati hari-hari tanpa tekanan.
Namun, kenyamanan tersebut tidak berlangsung lama. Ia harus kembali terjun ke dunia aksi meskipun sebenarnya enggan meninggalkan kehidupan barunya.
Premis ini juga mengingatkan pada waralaba Nobody yang dibintangi Bob Odenkirk. Dalam film tersebut, seorang pria yang tampak menjalani kehidupan biasa kembali terlibat dalam situasi penuh kekerasan. Timo sebelumnya menyutradarai Nobody 2, sehingga pengalamannya dalam menggabungkan aksi intens dan karakter yang tidak terduga menjadi modal menarik untuk proyek terbarunya.
Skenario The Burnout ditulis oleh Tom O’Connor, dengan revisi terbaru dari Hunter Toro. Proyek ini dibawa ke Miramax oleh Arianna D’Andrea, Wakil Presiden Produksi dan Pengembangan Film studio tersebut.
Hingga kini, detail cerita, daftar pemeran, dan jadwal produksi The Burnout belum diumumkan secara resmi.
Rekam Jejak Timo Tjahjanto di Hollywood
Nama Timo dikenal luas melalui film-film Indonesia yang menonjolkan aksi brutal dan pendekatan visual yang intens. Ia menarik perhatian internasional setelah bekerja sama dengan Gareth Evans untuk menyutradarai segmen Safe Haven dalam film antologi horor V/H/S/2.
Ia kemudian menggarap The Night Comes for Us, film aksi yang terinspirasi dari sinema Hong Kong era 1980-an dan menjadi film orisinal Indonesia pertama Netflix. Sejumlah karya lainnya meliputi May the Devil Take You, The Big 4, The Shadow Strays, Macabre, Killers, dan Headshot.
Dalam beberapa tahun terakhir, Timo semakin aktif menggarap produksi Hollywood. Selain Nobody 2, ia menyutradarai The Beekeeper 2, sekuel film aksi Jason Statham yang sebelumnya meraih pendapatan lebih dari US$162 juta di seluruh dunia. Film tersebut dijadwalkan tayang pada 15 Januari 2027 melalui Amazon MGM Studios.
Saat ini, Timo juga tengah mengerjakan film thriller Indonesia tanpa judul untuk Netflix.
Miramax Siapkan Sejumlah Proyek Baru
The Burnout menjadi bagian dari langkah Miramax untuk mengembangkan film dan serial orisinal sekaligus memanfaatkan katalog kekayaan intelektual miliknya.
Studio tersebut juga menyiapkan Supermax yang dibintangi Will Smith, versi baru Serendipity, serta 4 Kids Walk Into a Bank garapan Frankie Shaw. Proyek lainnya mencakup Ruins yang dibintangi Vanessa Kirby dan Sebastian Stan, film aksi John Doe bersama Jason Statham, serta thriller Vigilant garapan James DeMonaco.
Dengan perpaduan komedi dan aksi spionase, The Burnout berpotensi menjadi proyek menarik berikutnya bagi Timo Tjahjanto di Hollywood. Film ini sekaligus membuka peluang bagi sutradara Indonesia tersebut untuk menunjukkan kemampuannya di luar aksi brutal yang selama ini menjadi ciri khasnya.