Wuthering Heights Tembus US$150 Juta, Pimpin Box Office Global 2026

Tim Teaterdotco - 2 jam yang lalu
Wuthering Heights Tembus US$150 Juta, Pimpin Box Office Global 2026

Persaingan box office global pekan ini menghadirkan dua cerita berbeda. Adaptasi klasik Wuthering Heights melaju kencang dan resmi menembus US$150 juta secara global. Di sisi lain, film animasi keluarga GOAT juga mencetak pencapaian penting dengan melampaui US$100 juta di seluruh dunia.

Sementara itu, thriller perampokan Crime 101 justru belum mampu memenuhi ekspektasi, dan dari Asia, komedi Tiongkok Pegasus 3 tampil dominan selama periode Tahun Baru Imlek.

Wuthering Heights Kokoh di Puncak

Disutradarai oleh Emerald Fennell, Wuthering Heights menjadi pemuncak box office internasional dengan tambahan US$26 jutaan dari lebih 70 pasar. Secara total, film ini telah meraup sekitar US$152 juta secara global.

Di Amerika Utara, drama romantis gotik yang dibintangi Margot Robbie dan Jacob Elordi mengumpulkan hampir US$60 juta. Meski mengalami penurunan lebih dari 50 persen pada pekan keduanya, performanya masih tergolong solid untuk film berating dewasa (R-rated).

Menariknya, pasar internasional justru menjadi penopang utama. Inggris tercatat sebagai wilayah dengan pendapatan terbesar, disusul Italia dan Australia. Total pemasukan luar negeri sudah menembus lebih dari US$90 juta.

Dengan bujet produksi sekitar US$80 juta, capaian ini membuat Wuthering Heights sudah melewati titik impas dan kini menguntungkan. Bahkan, film ini disebut-sebut berpeluang melampaui total pendapatan The Accountant (US$155,6 juta) dan Final Destination 5 (US$157,9 juta) dalam waktu dekat. Selisihnya kini hanya beberapa juta dolar saja.

Secara cerita, film ini mengadaptasi novel klasik karya Emily Bronte, mengisahkan hubungan penuh gairah sekaligus konflik antara Heathcliff dan Catherine Earnshaw yang dibayangi kecemburuan, gengsi, serta batasan sosial.

GOAT Tembus US$100 Juta, Kuat di Pasar Keluarga

Berbeda dengan nuansa kelam Wuthering Heights, GOAT hadir sebagai tontonan keluarga yang ringan dan penuh semangat. Film animasi produksi Sony Pictures ini mengangkat kisah seekor kambing yang bercita-cita menjadi juara basket.

GOAT meraup sekitar US$17 juta dari pasar internasional pada akhir pekan terbaru, sehingga total globalnya kini mencapai lebih dari US$102 juta. Amerika Utara masih menjadi kontributor besar dengan US$58 juta, sementara Inggris, Meksiko, dan Prancis memimpin di pasar luar negeri.

Dengan biaya produksi yang juga berada di kisaran US$80 juta, film ini berada di jalur aman untuk menghasilkan keuntungan, apalagi momentum libur panjang dan dukungan penonton keluarga masih cukup kuat.

Crime 101 Tersendat, Pegasus 3 Menggila di China

Nasib kurang menggembirakan dialami Crime 101. Film yang dibintangi Chris Hemsworth dan Mark Ruffalo itu baru mengumpulkan sekitar US$46 juta secara global, jauh dari bujet produksinya yang mencapai US$90 juta. Penurunan tajam di pekan kedua membuat performanya dinilai di bawah harapan.

Sebaliknya, Pegasus 3 justru menjadi fenomena di pasar domestik Tiongkok. Film komedi tersebut diperkirakan meraih lebih dari US$200 juta selama periode Tahun Baru Imlek. Format IMAX menyumbang lebih dari US$21 juta, menjadikannya salah satu hit berbahasa Mandarin terbesar setelah kesuksesan Ne Zha 2 tahun lalu.

Peta Persaingan Masih Dinamis

Dengan tren saat ini, Wuthering Heights berpotensi mempertahankan momentum dan menambah rekor baru dalam beberapa hari ke depan. GOAT tetap stabil di jalur komersial, sementara pasar Asia kembali menunjukkan kekuatannya lewat dominasi Pegasus 3.

Box office global 2026 pun semakin menarik untuk diikuti, terutama melihat bagaimana film-film lintas genre dan negara saling bersaing merebut perhatian penonton dunia.