Film Berbagi Suami 2.0 Rampung Syuting, Nia Dinata Kembali Soroti Dampak Poligami
Arga Pratama -
Berbagi Suami 2.0 resmi menyelesaikan proses syuting. Dua dekade setelah film pertamanya mendapat apresiasi luas dari publik dan kritikus, sutradara Nia Dinata kembali mengangkat isu poligami melalui sudut pandang yang lebih relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.
Film produksi Kalyana Shira Films tersebut tidak hanya berbicara soal praktik poligami, tetapi juga menyoroti luka emosional yang kerap dialami perempuan dan anak-anak yang hidup di dalamnya. Saat ini, Berbagi Suami 2.0 tengah memasuki tahap pascaproduksi dan dijadwalkan tayang di bioskop pada kuartal pertama 2027.
Angkat Dampak Poligami yang Sering Terabaikan
Lewat Berbagi Suami 2.0, Nia Dinata kembali mengajak penonton melihat sisi lain dari poligami. Jika selama ini perbincangan publik lebih banyak berpusat pada polemik atau perdebatan moral, film ini justru menyoroti konsekuensi psikologis yang harus ditanggung para perempuan dan anak.
Cerita berpusat pada tiga perempuan yang kehidupannya saling terhubung melalui praktik poligami. Perselingkuhan menjadi titik awal berbagai konflik yang kemudian berkembang menjadi persoalan keluarga dengan dampak yang berlangsung hingga bertahun-tahun.
Anak-anak yang lahir dan tumbuh dalam situasi tersebut juga menjadi bagian penting dalam cerita. Mereka digambarkan harus menghadapi proses panjang untuk memahami masa lalu keluarganya sekaligus membangun kehidupan setelah orang tua mereka tiada.
Alih-alih menghakimi pilihan hidup para tokohnya, Berbagi Suami 2.0 hadir sebagai ruang refleksi yang mengajak penonton memahami sisi kemanusiaan dari setiap karakter.
Syuting Dilakukan di Yogyakarta, Solo, dan Jakarta
Proses produksi Berbagi Suami 2.0 dimulai pada 21 Mei 2026 di Yogyakarta sebelum berlanjut ke Solo dan ditutup di Jakarta.
Pemilihan tiga kota tersebut bukan sekadar menjadi latar cerita. Nia Dinata ingin memperlihatkan bagaimana dinamika keluarga, posisi perempuan, dan relasi dalam rumah tangga berkembang di tengah perubahan sosial serta kehidupan masyarakat di era digital.
Latar yang beragam juga memperkuat nuansa realistis yang selama ini menjadi ciri khas karya-karya Nia Dinata.
Nia Dinata Ingin Membuka Ruang Diskusi
Menurut Nia Dinata, sinema memiliki kekuatan untuk menghadirkan percakapan mengenai isu-isu yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Melalui Berbagi Suami 2.0, ia ingin mengajak publik kembali mempertanyakan relasi kuasa yang tidak seimbang dalam sebuah pernikahan. Baginya, persoalan poligami bukan hanya menyangkut hubungan suami dan istri, tetapi juga menyisakan dampak mendalam bagi anak-anak yang menjadi bagian dari keluarga tersebut.
Karena itu, film ini dibangun bukan untuk memberikan vonis, melainkan menghadirkan empati terhadap mereka yang selama ini sering kali tidak mendapat ruang untuk didengar.
Melissa Karim Kembali Bergabung sebagai Produser
Film ini juga menjadi momen spesial bagi Melissa Karim. Setelah tampil sebagai salah satu pemeran di film Berbagi Suami sekitar 20 tahun lalu, kini ia kembali bergabung sebagai produser.
Melissa mengaku kolaborasi ini terasa seperti reuni bersama tim lama yang memiliki visi serupa dalam menghadirkan film-film yang relevan sekaligus mampu memantik diskusi di tengah masyarakat.
Di bawah naungan Kalyana Shira Films, proyek ini juga kembali melibatkan sejumlah nama yang pernah bekerja sama dengan Nia Dinata, seperti penata sinematografi Ipung Rachmat Syaiful, penata busana Tania Soeprapto, serta dua penata musik Aghi Narottama dan Ramondo Gascaro.
Dibintangi Deretan Aktor dan Aktris Ternama
Selain menghadirkan cerita yang kuat, Berbagi Suami 2.0 juga diperkuat oleh jajaran pemain lintas generasi. Film ini dibintangi Morgan Oey, Tara Basro, Atiqah Hasiholan, Jihane Almira, Rory Asyari, Aming, Didik Nini Thowok, Ferry Salim, Leony V.H., Ayushita, Melissa Karim, Ersa Mayori, Olga, hingga Lydia.
Kehadiran para aktor dan aktris tersebut diharapkan mampu menghadirkan emosi yang kuat dalam menghidupkan kisah tentang keluarga, relasi, dan konsekuensi dari pilihan hidup setiap tokohnya.
Siap Tayang pada Awal 2027
Usai menyelesaikan seluruh proses syuting, tim produksi kini fokus pada tahap editing, penyusunan musik, pembuatan lagu tema, sound mixing, hingga penyempurnaan pascaproduksi lainnya. Seluruh proses tersebut dijadwalkan berlangsung hingga November 2026.
Apabila berjalan sesuai rencana, Berbagi Suami 2.0 akan tayang di bioskop pada kuartal pertama 2027. Dengan membawa isu yang masih relevan hingga saat ini, film terbaru Nia Dinata tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga membuka ruang dialog mengenai dampak poligami terhadap perempuan, anak, dan dinamika keluarga Indonesia.