Film Hajatan Setan Rilis Teaser Trailer, Adegan Kesurupan Ari Irham Jadi Sorotan

Tim Teaterdotco - 27 menit yang lalu
Film Hajatan Setan Rilis Teaser Trailer, Adegan Kesurupan Ari Irham Jadi Sorotan

Film Hajatan Setan resmi merilis teaser trailer berdurasi 70 detik yang langsung ramai dibicarakan publik. Diproduksi oleh MBK Productions bersama Drias Film Production, film ini menawarkan teror yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari, namun perlahan berubah menjadi pengalaman mencekam.

Teaser tersebut menampilkan nuansa ritual misterius dengan atmosfer yang tidak nyaman sejak awal. Salah satu adegan paling mencolok adalah penampilan Ari Irham yang memerankan karakter kesurupan dengan sangat intens. Ekspresi dan gerakan tubuh yang tidak wajar membuat adegan tersebut terasa hidup dan memicu rasa merinding.

Adegan Kesurupan Ari Irham Jadi Daya Tarik Utama

Ari Irham mengungkapkan bahwa adegan kesurupan menjadi salah satu tantangan terbesar selama proses syuting. Ia harus mengeksplorasi gerakan tubuh yang tidak biasa demi menghadirkan kesan realistis.

“Itu salah satu adegan yang menguras energi, karena harus banyak eksplorasi gerak tubuh yang tidak wajar. Tapi seru juga karena bisa mencoba hal baru,” ujarnya.

Pengalaman tersebut justru menjadi hal menarik bagi Ari, karena memberinya ruang untuk keluar dari zona nyaman dalam berakting. Adegan ini pun diprediksi menjadi salah satu momen ikonik dalam film.

Pendekatan Horor yang Lebih Atmosferik

Disutradarai oleh Drias bersama Eko Kristanto, Hajatan Setan tidak hanya mengandalkan kejutan semata. Film ini mengusung pendekatan horor atmosferik, di mana ketegangan dibangun secara perlahan.

Menurut Drias, penonton akan diajak merasakan ada sesuatu yang tidak beres sejak awal, tanpa langsung diperlihatkan sumber terornya. Pendekatan ini membuat rasa takut terasa lebih dekat dan relevan.

“Teror tidak datang tiba-tiba, tapi dibangun dari hal-hal yang terasa dekat di kehidupan masyarakat,” jelasnya.

Cerita film ini sendiri terinspirasi dari tradisi mistik di pedesaan, yang menjadi kekuatan utama dalam membangun nuansa horor lokal.

Tayang di Bioskop dan Jadi Pembuka Film Lain

Strategi distribusi film ini juga cukup menarik. Selain dirilis di platform digital, teaser Hajatan Setan akan diputar di bioskop sebagai pembuka film The Bell: Panggilan untuk Mati yang tayang mulai Mei 2026.

Langkah ini diharapkan bisa memberi pengalaman awal bagi penonton untuk merasakan atmosfer horor sebelum film utamanya dirilis.

Siap Ekspansi ke Asia Tenggara

Tidak hanya menyasar pasar domestik, Hajatan Setan juga dipersiapkan untuk tayang serentak di berbagai negara Asia Tenggara. Negara seperti Malaysia, Singapura, Vietnam, Laos, Kamboja, hingga Myanmar telah masuk dalam daftar distribusi.

Produser Eksekutif Budi Yulianto menilai cerita film ini memiliki potensi besar untuk diterima di kawasan tersebut. Hal ini karena adanya kesamaan budaya dan tradisi di Asia Tenggara.

“Kami melihat cerita ini punya kedekatan dengan budaya di kawasan, sehingga berpeluang diterima secara luas,” ujarnya.

Didukung Deretan Aktor dan Teknologi Modern

Film ini dibintangi oleh sejumlah nama besar seperti Luna Maya, Gisellma Firmansyah, Karina Suwandi, hingga Indra Birowo. Skenario ditulis oleh Andhy Pulung, BW Purba Negara, Vidya T. Ariestya, dan Novia Anggi untuk memastikan cerita yang kuat.

Menariknya, Hajatan Setan juga akan menggunakan teknologi Dolby Atmos, yang memberikan pengalaman audio lebih imersif. Efek suara yang detail diharapkan mampu memperkuat ketegangan sepanjang film.

Dengan kombinasi cerita berbasis tradisi, pendekatan visual yang realistis, serta ambisi ekspansi internasional, Hajatan Setan menjadi salah satu film horor Indonesia yang patut dinantikan pada 2026.