Film Horor Salmokji: Whispering Water Tembus 3 Juta Penonton, Pecahkan Rekor 23 Tahun

Tim Teaterdotco - 17 jam yang lalu
Film Horor Salmokji: Whispering Water Tembus 3 Juta Penonton, Pecahkan Rekor 23 Tahun

Industri film Korea Selatan kembali mencatat sejarah baru lewat film horor Salmokji: Whispering Water. Film bergenre horor supranatural tersebut sukses menembus lebih dari 3 juta penonton hanya dalam waktu kurang dari 33 hari sejak penayangan perdana pada 8 April 2026.

Berdasarkan data resmi Korean Film Council per 10 Mei 2026, pencapaian ini menjadikan Salmokji: Whispering Water sebagai film horor Korea pertama dalam 23 tahun terakhir yang berhasil mencapai angka 3 juta penonton di box office Korea Selatan.

Keberhasilan tersebut langsung menarik perhatian publik dan pencinta film horor, tidak hanya di Korea Selatan tetapi juga di berbagai negara Asia, termasuk Indonesia. Film ini bahkan disebut sebagai salah satu film horor Korea paling sukses dalam satu dekade terakhir.

Geser “Gonjiam: Haunted Asylum”

Sebelum menembus angka 3 juta penonton, Salmokji: Whispering Water lebih dulu melampaui rekor film horor populer Gonjiam: Haunted Asylum yang dirilis pada 2018 dengan total 2,68 juta penonton.

Kini, Gonjiam: Haunted Asylum turun ke posisi kedua dalam daftar film horor Korea terlaris sepanjang masa. Sementara itu, posisi puncak masih ditempati film legendaris A Tale of Two Sisters yang dirilis pada 2003 dengan raihan sekitar 3,14 juta penonton selama masa tayangnya.

Meski begitu, tren penonton Salmokji: Whispering Water masih terus meningkat. Banyak pengamat perfilman memprediksi film ini berpotensi melampaui rekor A Tale of Two Sisters dalam waktu dekat.

Cerita Misterius di Waduk Terpencil

Kesuksesan film ini tidak lepas dari alur cerita yang penuh misteri dan atmosfer mencekam. Salmokji: Whispering Water mengisahkan tentang sebuah tim produksi yang kembali ke Waduk Salmokji di Yesan, Korea Selatan, setelah menemukan sosok misterius dalam hasil rekaman mereka.

Tokoh utama Soo In, yang diperankan Kim Hye Yoon, memimpin kru produksi untuk melakukan pengambilan gambar ulang di lokasi tersebut. Namun, perjalanan mereka berubah menjadi mimpi buruk ketika berbagai kejadian aneh mulai terjadi.

Suara misterius terdengar dari tengah waduk, bayangan gelap muncul pada malam hari, hingga satu per satu anggota tim mengalami teror yang sulit dijelaskan secara logika.

Semakin dalam mereka menyelidiki rahasia Waduk Salmokji, semakin banyak fakta kelam yang terungkap. Waduk tersebut ternyata menyimpan sejarah tragis dan misteri lama yang belum pernah benar-benar selesai.

Nuansa psikologis yang kuat dipadukan dengan elemen supranatural membuat film ini tampil berbeda dibanding film horor Korea lainnya.

Banyak Dipuji Penonton

Sejak tayang perdana, Salmokji: Whispering Water mendapat respons positif dari penonton. Di media sosial, banyak warganet memuji suasana mencekam film tersebut, termasuk alur cerita yang penuh plot twist dan ending yang sulit ditebak.

Tidak sedikit penonton yang mengaku merasa tegang sepanjang film berlangsung. Beberapa bahkan menyebut pengalaman menonton film ini terasa lebih intens dibandingkan film horor Korea populer lainnya.

Selain cerita yang kuat, akting para pemain juga menjadi sorotan. Kim Hye Yoon dinilai berhasil membawakan karakter Soo In dengan emosi yang mendalam. Film ini juga dibintangi Lee Jong Won dan Kim Jun Han yang turut memperkuat atmosfer misterius dalam cerita.

Tayang di Indonesia

Popularitas Salmokji: Whispering Water kini juga merambah pasar internasional. Film tersebut sedang tayang di sejumlah bioskop Indonesia dan mendapat antusias tinggi dari penggemar film horor Asia.

Banyak pencinta film penasaran dengan misteri Waduk Salmokji yang menjadi pusat cerita. Dengan kombinasi teror psikologis, misteri paranormal, dan visual yang gelap serta menegangkan, film ini dianggap berhasil menghadirkan pengalaman horor yang berbeda.

Jika tren penonton terus bertambah, bukan tidak mungkin Salmokji: Whispering Water akan menjadi film horor Korea terlaris sepanjang sejarah dan memecahkan rekor yang bertahan selama lebih dari dua dekade.