Ghost in the Cell Raih Best Picture di Fantastic Fest 2026

-
Ghost in the Cell Raih Best Picture di Fantastic Fest 2026

Film horor Indonesia Ghost in the Cell garapan Joko Anwar meraih penghargaan Best Picture dalam kategori Horror Competition di Fantastic Fest 2026, Austin, Texas, Amerika Serikat.

Penghargaan tersebut menjadi pencapaian terbaru Ghost in the Cell setelah film produksi Come and See Pictures itu menjalani perjalanan panjang di berbagai festival film internasional. Kemenangan ini juga diumumkan menjelang penayangan film tersebut di bioskop Amerika Serikat pada 2 Oktober 2026 melalui distributor Well Go USA.

Menang di Kompetisi Horor Fantastic Fest

Fantastic Fest dikenal sebagai salah satu festival film genre terbesar di Amerika Serikat. Ajang yang digelar di Austin ini mempertemukan film-film dari berbagai negara dalam sejumlah program kompetisi dan menghadirkan sineas serta pelaku industri film internasional.

Dalam Horror Competition, Ghost in the Cell berhasil terpilih sebagai film terbaik. Film yang ditulis dan disutradarai Joko Anwar tersebut bersaing dengan berbagai karya horor dari sejumlah negara.

Joko Anwar juga mengumumkan kemenangan tersebut melalui akun Instagram pribadinya pada 23 September 2026.

Sebelumnya, Ghost in the Cell telah melakukan world premiere di Berlin International Film Festival 2026. Film tersebut masuk dalam program Forum, yang dikenal menampilkan karya dengan pendekatan sinematik kuat dan perspektif yang beragam.

Perjalanan internasional Ghost in the Cell berlanjut ke sejumlah festival lain, termasuk Sydney Film Festival dan Bucheon International Fantastic Film Festival. Secara keseluruhan, film ini telah diputar di 22 festival film internasional.

Kisah Horor di Balik Tembok Penjara

Ghost in the Cell mengambil latar di Lapas Labuhan Angsana dan mengikuti Dimas, seorang jurnalis yang dipenjara setelah dijebak dalam kasus pembunuhan atasannya.

Di dalam penjara, Dimas harus menghadapi lingkungan yang penuh kekerasan, ketidakadilan, serta penyalahgunaan kekuasaan oleh para sipir. Situasi berubah menjadi semakin mengerikan setelah satu per satu narapidana tewas secara brutal dan misterius.

Para tahanan kemudian mengetahui bahwa kematian tersebut berkaitan dengan sosok hantu yang memburu manusia dengan aura atau energi paling negatif. Mereka pun berusaha melakukan berbagai kebaikan agar dapat bertahan hidup.

Namun, ancaman tersebut membuat para narapidana menyadari bahwa mereka harus mengesampingkan konflik dan bersatu menghadapi penindasan sekaligus teror makhluk tak kasatmata.

Film ini memadukan horor, aksi, komedi gelap, dan kritik sosial dalam satu cerita. Abimana Aryasatya, Endy Arfian, Bront Palarae, Morgan Oey, dan Lukman Sardi menjadi bagian dari jajaran pemain.

Siap Tayang di Amerika Serikat

Di Indonesia, Ghost in the Cell telah tayang sejak 16 April 2026 dan mencatat lebih dari 3,3 juta penonton. Film ini juga telah mendapatkan hak distribusi di 148 negara.

Setelah meraih Best Picture di Fantastic Fest, Ghost in the Cell akan melanjutkan perjalanannya ke pasar Amerika Serikat. Film tersebut dijadwalkan tayang di jaringan bioskop AS mulai 2 Oktober 2026 melalui Well Go USA.