Film Crawl 2 Siap Diproduksi, Mason Gooding dan Emily Rudd Hadapi Teror Buaya di New York
Kai Renata -
Setelah cukup lama berada dalam tahap pengembangan, Crawl 2 akhirnya mulai menunjukkan perkembangan. Sekuel film horor survival Crawl (2019) ini akan kembali digarap Alexandre Aja, tetapi dengan wajah baru di jajaran pemerannya.
Mason Gooding dan Emily Rudd disebut menjadi pemeran utama dalam film tersebut. Keduanya akan membawa penonton ke cerita baru yang masih berkutat pada ancaman buaya, tetapi kali ini dengan latar yang jauh lebih besar.
Jika Crawl membuat sebuah rumah di Florida menjadi perangkap mematikan, Crawl 2 akan membawa teror buaya ke jalanan New York.
Mason Gooding dan Emily Rudd Jadi Pemeran Utama
Mason Gooding bukan nama baru dalam genre horor. Aktor yang dikenal lewat waralaba Scream itu sebelumnya tampil dalam Scream VI, Scream 7, dan Heart Eyes.
Sementara Emily Rudd dikenal luas setelah memerankan Nami dalam serial live-action One Piece. Kehadiran keduanya menandai dimulainya cerita baru dalam waralaba Crawl.
Belum ada informasi detail mengenai karakter yang akan mereka perankan. Yang sudah diketahui, cerita sekuel ini tidak lagi berpusat pada Haley, karakter yang dimainkan Kaya Scodelario di film pertama.
Dengan begitu, Crawl 2 tampaknya akan menggunakan karakter baru untuk menghadapi situasi yang sama-sama mematikan.
Alexandre Aja Kembali
Salah satu alasan Crawl 2 menarik perhatian adalah kembalinya Alexandre Aja sebagai sutradara. Aja sebelumnya berhasil membuat film pertama terasa menegangkan meski sebagian besar ceritanya berlangsung di satu lokasi.
Ia kembali menggarap sekuel bersama Gregory Levasseur. Sementara skenario ditulis oleh Jason Harry Pagan dan Andrew Deutschman, dengan Aja dan Levasseur turut terlibat dalam pengembangannya.
Untuk produksi, Aja akan bekerja bersama Craig Flores dan Sam Raimi sebagai produser.
Produksi Crawl 2 sendiri dijadwalkan berlangsung di Hungaria. Namun, Paramount belum mengumumkan kapan film tersebut akan tayang di bioskop.
Teror Buaya Pindah ke New York
Perubahan lokasi menjadi salah satu hal yang paling menarik dari Crawl 2.
Film pertama mengambil latar Florida ketika badai Kategori 5 menerjang sebuah wilayah. Haley kembali ke rumah untuk mencari ayahnya meski sudah ada perintah evakuasi.
Bukannya menemukan tempat aman, Haley justru mendapati ayahnya terluka di ruang bawah rumah. Keadaan semakin buruk ketika air banjir mulai memenuhi bangunan tersebut.
Di tengah situasi itu, mereka harus menghadapi kawanan buaya besar yang ikut masuk akibat banjir.
Crawl 2 akan memperluas konsep tersebut. Kali ini, sebuah badai besar menghantam New York dan membuat buaya-buaya berkeliaran di jalanan serta sistem saluran air kota.
Artinya, ancaman tidak lagi terbatas pada satu rumah. Jalan, gedung, dan berbagai sudut kota bisa berubah menjadi tempat persembunyian predator.
Konsep ini juga membuka peluang bagi Crawl 2 untuk menghadirkan adegan aksi yang lebih besar. Jika film pertama mengandalkan ruang sempit untuk membuat penonton merasa terjebak, sekuelnya bisa memanfaatkan kepadatan kota New York untuk menciptakan ketegangan dengan cara berbeda.
Crawl Sukses di Box Office
Crawl dirilis pada 2019 dan menjadi salah satu kejutan di genre horor pada tahun tersebut. Dibuat dengan bujet sekitar US$15 juta, film ini mampu meraih lebih dari US$91 juta secara global.
Film tersebut dibintangi Kaya Scodelario sebagai Haley dan Barry Pepper sebagai ayahnya. Keduanya harus berjuang keluar dari rumah yang terendam banjir sambil menghindari serangan buaya.
Kesuksesan tersebut sebenarnya sudah membuka peluang untuk dibuatkan sekuel. Alexandre Aja bahkan pernah membicarakan kemungkinan Crawl 2 beberapa tahun lalu.
Namun, Aja tidak ingin sekadar mengulang cerita film pertama. Ia pernah mengungkapkan keinginannya untuk menghadirkan kisah baru yang tetap mempertahankan gagasan utama Crawl: manusia yang berhadapan dengan alam dan berusaha bertahan ketika situasi sudah tidak bisa dikendalikan.
Kapan Crawl 2 Tayang?
Untuk saat ini, Crawl 2 belum memiliki tanggal rilis resmi. Detail mengenai cerita dan karakter yang dimainkan Mason Gooding serta Emily Rudd juga masih dirahasiakan.
Meski begitu, arah sekuelnya sudah cukup jelas. Alexandre Aja kembali di belakang kamera, dua bintang baru menjadi pusat cerita, dan teror buaya akan berpindah dari rumah yang terendam banjir ke tengah kota New York.
Jika Crawl membuat penonton berpikir dua kali untuk mendekati ruang bawah rumah saat badai, sekuelnya punya tantangan yang lebih besar. Kali ini, hampir seluruh kota bisa menjadi medan berburu.
Pertanyaannya tinggal satu: apakah Crawl 2 mampu menghadirkan ketegangan yang sama kuatnya seperti film pertama, atau justru membutuhkan cara baru untuk membuat penonton takut pada buaya?