Jake Sully dan Neytiri Hadapi Babak Akhir di Avatar: Fire and Ash
Tim Teaterdotco - 2 jam yang lalu
James Cameron kembali menjadi sorotan setelah mengungkap bahwa Avatar: Fire and Ash mungkin saja menjadi akhir dari kisah panjang dunia Pandora. Meski sejak awal merencanakan hingga lima film, sang sutradara kini lebih realistis melihat situasi industri film yang semakin tidak menentu.
Fire and Ash Bisa Jadi Penutup Perjalanan Jake Sully
Dalam berbagai kesempatan, Cameron menyebut bahwa film ketiga ini dirancang sebagai titik puncak perjalanan keluarga Jake Sully dan Neytiri. Hampir semua konflik utama yang muncul sejak Avatar pertama akan dirampungkan dalam Fire and Ash. Hanya satu alur cerita yang sengaja dibiarkan terbuka dan menurut Cameron, jika perlu, bisa ia lanjutkan melalui media lain seperti buku.
Walaupun demikian, ia sadar bahwa apa yang ia anggap sebagai puncak cerita belum tentu dilihat sama oleh penonton. Cameron juga menyinggung kecenderungan publik yang sering menganggap sebelah mata sekuel, kecuali film yang betul-betul monumental.
Tantangan Industri Film yang Semakin Berat
Cameron tidak menutupi rasa gugupnya menjelang perilisan film ini. Menurutnya, kebiasaan menonton di bioskop sudah tidak lagi sama sejak pandemi. Penurunan jumlah penonton menjadi tantangan besar bagi film dengan skala produksi besar seperti Avatar.
Ia juga menyoroti dominasi layanan streaming, masa promosi yang lebih pendek, serta jeda antarfilm yang hanya tiga tahun setelah The Way of Water. Hal ini membuat Fire and Ash tidak memiliki momentum sebesar film kedua yang sempat ditunggu selama lebih dari satu dekade.
Selain itu, fenomena kejenuhan sekuel turut menjadi faktor. Cameron menyebut bahwa penonton kini jauh lebih selektif ketika menghadapi lanjutan franchise besar.
Biaya Produksi Raksasa dan Nasib Avatar Berikutnya
Cameron enggan membocorkan detail biaya produksi Fire and Ash, tetapi ia mengaku angkanya sangat besar. Ia menggambarkannya sebagai biaya yang membutuhkan pendapatan dua kali lipat agar film ini bisa dianggap untung.
Tekanan juga datang dari Disney yang menaruh harapan besar pada performa film ketiga ini. Hasil penayangan Fire and Ash akan menentukan apakah Avatar 4 dan Avatar 5 layak untuk diteruskan atau tidak. Cameron sendiri menyatakan siap jika Fire and Ash harus menjadi film terakhir. Menurutnya, jika perjalanan Avatar benar-benar berakhir di sini, film ini tetap dapat berfungsi sebagai penutup yang baik.
Cameron juga menegaskan bahwa ia tidak berniat melepas Avatar kepada tangan lain sepenuhnya. Jika waralaba ini berlanjut, ia ingin tetap berada di posisi pengawas kreatif dan memastikan kualitasnya terjaga.
Apa pun hasilnya nanti, Cameron menjamin Fire and Ash dibuat dengan akhir yang jelas dan tidak menggantung. Jika film ini menjadi akhir saga Pandora, penonton tetap akan mendapat penyelesaian yang utuh.
Avatar: Fire and Ash dijadwalkan tayang pada 19 Desember 2025. Tanggal ini berpotensi menjadi momen penting yang menentukan apakah perjalanan Pandora akan terus berlanjut atau menutup kisahnya dengan elegan.