Review Film The Tao Exorcist: Horor Ritual Sesat Taiwan yang Penuh Misteri dan Teror Psikologis

-
Review Film The Tao Exorcist: Horor Ritual Sesat Taiwan yang Penuh Misteri dan Teror Psikologis

Film horor Taiwan The Tao Exorcist resmi tayang di bioskop Indonesia mulai 5 Agustus 2026. Disutradarai oleh Chiou Hau-jou, film berdurasi 109 menit ini menghadirkan kombinasi horor supranatural, ritual sesat, misteri keluarga, hingga pengusiran setan yang dibalut dalam nuansa budaya Taoisme yang kental.

Dibintangi Tsao Yu-ning sebagai Xiao Tuo, Chloe Xiang sebagai Nianqi, serta Kaiser Chuang sebagai Zhen-Kai, The Tao Exorcist menawarkan pengalaman horor yang tidak hanya mengandalkan kemunculan makhluk menyeramkan, tetapi juga membangun ketegangan melalui konflik keluarga dan konsekuensi dari keserakahan manusia.

Sinopsis The Tao Exorcist

Cerita dimulai dengan salah satu adegan paling mengejutkan dalam film. Di tengah malam, seorang ayah melempar anak-anaknya ke dalam tungku pembakaran sambil mengucapkan kalimat dingin yang langsung meninggalkan kesan mendalam. Adegan pembuka ini menjadi fondasi dari misteri besar yang akan terungkap sepanjang film.

Kisah kemudian berfokus pada Xiao Tuo, seorang mahasiswa muda yang memiliki kemampuan sebagai pengusir setan. Ia mulai mencurigai teman sekelasnya, Nianqi, yang menunjukkan tanda-tanda keterlibatan dengan kekuatan supranatural.

Penyelidikan Xiao Tuo membawanya pada rahasia kelam keluarga Nianqi. Ayah tirinya, Zhen-Kai, diketahui pernah menjalankan ritual terlarang demi mendapatkan kekayaan instan. Namun, ritual tersebut ternyata menuntut pengorbanan yang sangat mahal dan membuka pintu bagi roh jahat yang terus menghantui keluarganya.

Situasi semakin mengerikan ketika saudara-saudara Nianqi mulai menunjukkan perilaku tidak wajar. Roh jahat tersebut bahkan mampu berpindah dari satu anggota keluarga ke anggota lainnya, menciptakan ancaman yang semakin sulit dihentikan.

Kekuatan Cerita Berada pada Misteri dan Drama Keluarga

Berbeda dengan banyak film horor modern yang bergantung pada jump scare, The Tao Exorcist lebih mengutamakan pembangunan atmosfer dan misteri. Film ini perlahan mengungkap hubungan antara ritual sesat, kutukan keluarga, dan kasus orang hilang yang terjadi 15 tahun sebelumnya.

Penonton diajak mengikuti perjalanan Xiao Tuo dan Nianqi dalam mengurai satu demi satu potongan teka-teki yang menghubungkan masa lalu dengan teror masa kini. Pendekatan ini membuat film terasa lebih seperti perpaduan horor, thriller investigasi, dan drama keluarga.

Tema tentang keserakahan menjadi inti cerita. Film ini menunjukkan bagaimana keputusan seseorang untuk mengejar kekayaan secara instan dapat menghancurkan keluarga dan meninggalkan luka yang berlangsung selama bertahun-tahun.

Akting Para Pemain Tampil Meyakinkan

Tsao Yu-ning berhasil membawakan karakter Xiao Tuo sebagai pengusir setan muda yang berani namun tetap manusiawi. Karakternya menjadi pusat cerita yang menghubungkan berbagai misteri dalam film.

Sementara itu, Chloe Xiang tampil cukup kuat sebagai Nianqi yang hidup dalam bayang-bayang kutukan keluarganya. Penampilannya mampu menghadirkan sisi emosional yang membuat penonton ikut merasakan ketakutan dan tekanan yang dialami karakternya.

Kaiser Chuang juga layak mendapat perhatian berkat perannya sebagai Zhen-Kai. Sosok ayah yang terjebak dalam keputusasaan dan keserakahan berhasil ia tampilkan dengan intensitas yang membuat karakternya terasa mengancam sekaligus tragis.

Atmosfer Horor yang Mencekam

Salah satu nilai plus terbesar film ini adalah atmosfernya. Rumah keluarga Nianqi yang suram, perilaku aneh para anggota keluarga, hingga pengungkapan rahasia masa lalu menciptakan rasa tidak nyaman yang terus meningkat sepanjang film.

Beberapa adegan kerasukan juga berhasil menghadirkan ketegangan psikologis yang efektif. Perubahan ekspresi wajah, gerakan tubuh yang tidak wajar, dan suasana sunyi yang tiba-tiba berubah menjadi kacau membuat sejumlah momen terasa cukup mengganggu.

Namun bagi penggemar film eksorsisme tradisional, The Tao Exorcist mungkin tidak sepenuhnya memenuhi ekspektasi. Meski mengusung tema Taoist Exorcism, penggunaan ritual Tao seperti jimat, pedang kayu persik, dan upacara pengusiran setan tidak menjadi fokus utama cerita.

Kekurangan yang Terasa di Babak Akhir

Meski memiliki premis menarik, film ini tidak lepas dari beberapa kelemahan. Memasuki babak akhir, alur cerita menjadi cukup kompleks dengan berbagai pengungkapan yang terkadang terasa terlalu padat.

Beberapa bagian juga meninggalkan pertanyaan yang tidak dijawab secara tuntas. Selain itu, unsur melodrama keluarga sesekali mengambil porsi yang cukup besar sehingga mengurangi intensitas horor yang sebelumnya berhasil dibangun.

Musik latar juga belum sepenuhnya mampu memaksimalkan suasana mencekam dalam beberapa adegan penting.

Layak Ditonton untuk Pecinta Horor Misteri

Secara keseluruhan, The Tao Exorcist merupakan film horor Taiwan yang menawarkan lebih dari sekadar teriakan dan kemunculan hantu. Film ini menghadirkan kisah tentang ritual sesat, kutukan keluarga, pengorbanan, serta dampak destruktif dari keserakahan manusia.

Bagi penonton yang menyukai horor dengan unsur misteri, drama keluarga, dan investigasi supranatural, The Tao Exorcist layak masuk daftar tontonan di bioskop. Meskipun memiliki beberapa kekurangan pada bagian akhir cerita, atmosfer mencekam dan misteri yang terus berkembang membuat film ini tetap mampu memberikan pengalaman horor yang menarik hingga akhir.