Setan Alas! Pemenang Best Film JAFF 2023 Siap Tayang di Bioskop 5 Maret 2026
Tim Teaterdotco - 1 jam yang lalu
Kabar gembira bagi pencinta film horor Indonesia. Setan Alas!, film peraih penghargaan Best Film di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2023, akhirnya resmi mengumumkan jadwal tayang di bioskop Tanah Air pada 5 Maret 2026. Film yang dikenal dengan judul internasional The Draft! ini sebelumnya telah mencuri perhatian publik festival lewat pendekatan horor yang tidak biasa.
Saat pertama kali diputar dalam ajang JAFF Indonesian Screen Awards 2023, Setan Alas! langsung mencatatkan prestasi gemilang dengan memborong tiga penghargaan sekaligus, yakni Best Film, Best Storytelling, dan Best Editing. Capaian tersebut membuat film garapan Yusron Fuadi ini menjadi salah satu karya yang paling dinantikan penayangannya secara luas.
Horor Satire dengan Pendekatan Meta
Berbeda dari film horor arus utama yang mengandalkan jumpscare semata, Setan Alas! menawarkan konsep horor-satire dan meta-horor. Sutradara Yusron Fuadi menghadirkan teror yang tidak hanya menakutkan, tetapi juga mengajak penonton berpikir dan bahkan tertawa di momen tertentu.
Pendekatan ini membuat Setan Alas! tampil segar di tengah dominasi film horor konvensional. Film berdurasi 84 menit tersebut memadukan unsur misteri, fantasi, hingga sentuhan ilmiah yang jarang ditemui dalam genre serupa. Tak heran jika dalam trailernya muncul kalimat provokatif: “Lupakan semua yang kau tahu tentang film horor.”
Sinopsis Setan Alas!: Teror di Vila Tua Tengah Hutan
Cerita berpusat pada lima mahasiswa dengan latar belakang berbeda yang memutuskan menghabiskan akhir pekan di sebuah vila tua milik keluarga Ani. Mereka adalah Budi (Haydar Salishz), Ani (Putri Anggie), Iwan (Adhin Abdul Hakim), Wati (Anastasia Herzigova), dan Amir (Winner Wijaya).
Liburan yang awalnya santai berubah menjadi mimpi buruk ketika Budi ditemukan tewas secara misterius akibat ditikam. Situasi semakin mencekam saat mereka mencoba mencari pertolongan, namun gagal keluar dari hutan seolah ada kekuatan tak kasatmata yang menutup semua akses.
Ketegangan meningkat ketika mereka kembali ke vila dan mendapati sesuatu yang mustahil: Budi hidup kembali. Sejak saat itu, teror demi teror muncul, mulai dari jurang misterius yang tiba-tiba menganga hingga kemunculan mayat hidup yang menyerang mereka.
Namun, film ini bukan sekadar kisah zombie atau rumah berhantu biasa. Yusron Fuadi menegaskan bahwa elemen tersebut bukan fokus utama, melainkan bagian dari permainan naratif yang menguji persepsi penonton tentang horor itu sendiri.
Produksi Kampus dengan Gaung Internasional
Menariknya, Setan Alas! merupakan produksi Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Yusron Fuadi sendiri diketahui merupakan dosen di Departemen Teknik Elektro dan Informatika UGM. Proses produksinya melibatkan mahasiswa UGM, ISI, Akademi Film Yogyakarta, hingga siswa SMK di Yogyakarta.
Sebelum tayang di Indonesia, film ini telah lebih dulu diputar di berbagai kota internasional seperti Texas (Amerika Serikat), London (Inggris), dan Toronto (Kanada). Hal ini membuktikan bahwa kualitasnya mampu bersaing di panggung global.
Deretan pemain yang terlibat antara lain Adhin Abdul Hakim, Anastasia Herzigova (Kyku), Haydar Salishz, Winner Wijaya, Ibrahim Alhami, Putri Anggie, serta almarhum Ernanto Kusumo. Film ini juga menghadirkan penampilan tak terduga dari Hanung Bramantyo sebagai karakter “Hanung muda”.
Catat Jadwal Tayangnya
Dengan prestasi festival, konsep horor yang unik, serta latar produksi yang menarik, Setan Alas! menjadi salah satu film Indonesia yang patut dinantikan pada awal 2026. Bagi penonton yang ingin merasakan pengalaman horor berbeda dari biasanya, tandai kalender Anda pada 5 Maret 2026.