Skydance Jadi Nama Baru Perusahaan Gabungan Paramount dan Warner Bros.
Arga Pratama -
Paramount dan Warner Bros. Discovery akan bergabung dalam satu perusahaan besar bernama Skydance. Nama tersebut diambil dari studio yang didirikan David Ellison pada 2006 dan akan menjadi identitas korporasi baru setelah merger rampung.
Skydance Jadi Payung Paramount dan Warner Bros.
David Ellison yang kini menjabat CEO Paramount Skydance mengumumkan nama tersebut melalui unggahan di X pada Jumat. Ia menjelaskan, Skydance dipilih sebagai nama perusahaan gabungan agar memiliki identitas baru tanpa mengubah posisi Paramount dan Warner Bros. sebagai dua merek besar Hollywood.
Dengan struktur tersebut, Skydance akan menjadi perusahaan induk, sementara Paramount dan Warner Bros. tetap berjalan sebagai sub-brand. Identitas masing-masing studio juga akan dipertahankan.
Ellison menyebut Paramount dan Warner Bros. memiliki sejarah serta karakter yang berbeda. Karena itu, nama baru perusahaan tidak dimaksudkan untuk menggantikan keduanya, melainkan menjadi payung yang memungkinkan kedua studio berkembang dengan dukungan bisnis yang lebih besar.
Skydance sendiri memiliki hubungan erat dengan perjalanan bisnis Ellison. Ia mendirikan perusahaan produksi tersebut pada 2006. Skydance kemudian menjadi bagian penting dalam langkah Ellison mengambil alih Paramount sebelum rencana merger dengan Warner Bros. Discovery berkembang.
Gabungkan Studio, Streaming hingga Waralaba Besar
Merger ini akan menyatukan sejumlah aset hiburan besar di bawah satu perusahaan. Paramount dan Warner Bros. tetap menjadi dua studio film utama, sementara layanan streaming Paramount+ dan HBO Max juga masuk dalam kelompok yang sama.
Portofolio tersebut mencakup sejumlah waralaba populer, mulai dari Harry Potter, The Lord of the Rings dan Game of Thrones hingga DC, Yellowstone, Mission: Impossible dan Top Gun.
Bisnis televisinya juga sangat luas. CBS, CNN, MTV, Nickelodeon, TBS, Comedy Central dan Food Network termasuk di antara berbagai merek yang akan berada di bawah Skydance.
Meski berada dalam satu perusahaan, merek-merek tersebut tidak akan dilebur menjadi satu identitas. Logo dan karakter masing-masing brand tetap menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjangkau segmen penonton yang berbeda.
Merger Dijadwalkan Rampung 6 Oktober
Kesepakatan merger Paramount dan Warner Bros. Discovery bernilai sekitar 111 miliar dolar AS. Proses penggabungan perusahaan dijadwalkan selesai pada 6 Oktober 2026.
Setelah merger, David Ellison akan memimpin Skydance sebagai chairman dan CEO. Ia akan didampingi Ynon Kreiz sebagai co-CEO. Kreiz sebelumnya menjabat sebagai CEO Mattel.
Perubahan juga akan terjadi di pasar saham. Skydance berencana memindahkan saham kelas B dari Nasdaq ke New York Stock Exchange. Simbol saham PSKY juga akan diganti menjadi SKYD, seiring perubahan nama perusahaan menjadi Skydance Corporation.
Di sisi lain, perusahaan baru tersebut akan menghadapi struktur keuangan yang besar, termasuk beban utang yang diperkirakan lebih dari 80 miliar dolar AS.
Bagi industri film, merger ini menyatukan katalog dan jaringan distribusi dari dua nama terbesar Hollywood. Namun bagi penonton, Paramount dan Warner Bros. masih akan menjadi nama yang muncul di berbagai film, serial, layanan streaming dan waralaba yang mereka kenal.