The Odyssey Tembus Rp11 Triliun dalam 12 Hari, Christopher Nolan Kembali Pecahkan Rekor Box Office
Arga Pratama -
The Odyssey kembali membuktikan bahwa nama besar Christopher Nolan masih menjadi jaminan di box office dunia. Film adaptasi epos Yunani karya Homer itu terus mencetak rekor sejak tayang di bioskop pada 17 Juli 2026, bahkan berhasil melampaui sejumlah pencapaian film-film terbesar Marvel hingga Spider-Man.
Hanya dalam waktu 12 hari penayangan, The Odyssey telah mengumpulkan pendapatan global lebih dari US$700 juta atau sekitar Rp11,4 triliun. Angka tersebut menjadikannya salah satu film dengan laju pendapatan tercepat tahun ini sekaligus memperkokoh posisinya sebagai salah satu blockbuster terbesar 2026.
Pencapaian itu terasa semakin istimewa karena film berdurasi hampir tiga jam ini mengusung rating dewasa dan bukan bagian dari waralaba populer. Namun, daya tarik Christopher Nolan rupanya kembali berhasil membawa jutaan penonton datang ke bioskop.
Pekan Kedua Masih Sangat Kuat
Tidak sedikit film blockbuster yang mengalami penurunan tajam setelah akhir pekan pertama. Namun, hal itu tidak terjadi pada The Odyssey.
Di Amerika Utara, film yang dibintangi Matt Damon tersebut hanya mengalami penurunan sekitar 27 persen pada pekan kedua. Angka itu tergolong sangat kecil untuk film dengan skala produksi besar.
Sejauh ini, pasar domestik Amerika Serikat telah menyumbang lebih dari US$320 juta, sementara pasar internasional menghasilkan sekitar US$362 juta. Total pemasukan globalnya pun telah menembus US$700 juta dan masih berpotensi terus bertambah karena beberapa negara besar belum mulai menayangkannya.
Keberhasilan ini sekaligus membuat The Odyssey mencatatkan pembukaan box office terbesar sepanjang karier Christopher Nolan, melewati rekor yang sebelumnya dipegang The Dark Knight Rises.
Lebih Cepat dari Avengers dan Spider-Man
Kecepatan The Odyssey mencapai angka US$700 juta juga menjadi sorotan para pengamat industri film.
Film ini berhasil mencapainya lebih cepat dibandingkan sejumlah blockbuster Hollywood. Star Wars: The Force Awakens membutuhkan sekitar 16 hari untuk mencapai pendapatan serupa, sedangkan Spider-Man: No Way Home memerlukan lebih dari satu bulan.
Bahkan laju pendapatan The Odyssey disebut mampu melampaui beberapa film Marvel, termasuk Avengers: Endgame, dalam periode penayangan yang sama.
Tren positif tersebut menunjukkan bahwa film orisinal dengan visi sutradara yang kuat masih memiliki daya tarik besar di tengah dominasi franchise superhero dan layanan streaming.
IMAX Jadi Kunci Kesuksesan
Salah satu alasan mengapa The Odyssey mampu menarik begitu banyak penonton adalah pengalaman visual yang ditawarkannya.
Film ini menjadi film panjang pertama yang sepenuhnya direkam menggunakan kamera IMAX. Tidak mengherankan jika sebagian besar penonton memilih menyaksikannya di layar premium.
Tiket IMAX bahkan dilaporkan habis terjual selama berminggu-minggu di sejumlah negara. Format premium itu telah menyumbang lebih dari US$50 juta terhadap total pendapatan global film.
CEO IMAX Richard Gelfond bahkan menyebut The Odyssey telah berkembang dari sekadar film laris menjadi fenomena budaya global.
Indonesia Ikut Menjadi Pasar Penting
Kesuksesan The Odyssey juga terasa di kawasan Asia, termasuk Indonesia.
Film tersebut mencatat pembukaan terbesar sepanjang karier Christopher Nolan di Indonesia dengan pendapatan sekitar US$1,6 juta. Capaian itu sekaligus menjadi salah satu pembukaan IMAX terbesar tahun ini di kawasan Asia Tenggara.
Meski demikian, perjalanan box office film ini diperkirakan masih jauh dari selesai. Universal Pictures masih akan merilis The Odyssey di Korea Selatan, China, dan Jepang, tiga pasar yang berpotensi memberikan tambahan pendapatan sangat besar.
Adaptasi Kisah Legendaris Homer
The Odyssey mengangkat kisah perjalanan panjang Odysseus, Raja Ithaca, yang berusaha pulang setelah Perang Troya berakhir. Dalam perjalanannya selama sepuluh tahun, ia harus menghadapi monster, dewa-dewi, hingga berbagai rintangan yang menguji keberanian dan kesetiaannya.
Matt Damon dipercaya memerankan Odysseus, didampingi Anne Hathaway sebagai Penelope dan Tom Holland sebagai Telemachus. Film ini juga menghadirkan jajaran bintang Hollywood lainnya seperti Zendaya, Robert Pattinson, Charlize Theron, Lupita Nyong'o, Jon Bernthal, Mia Goth, Elliot Page, hingga Benny Safdie.
Dengan biaya produksi mencapai sekitar US$250 juta, The Odyssey menjadi proyek paling mahal yang pernah disutradarai Christopher Nolan.
Berpeluang Menjadi Film Terlaris Nolan
Melihat performanya yang masih stabil, banyak analis memperkirakan The Odyssey belum mencapai puncak pendapatannya.
Film ini telah melampaui laju box office Oppenheimer dan berpeluang menjadi film dengan pendapatan terbesar sepanjang karier Christopher Nolan apabila mampu mempertahankan tren positif dalam beberapa pekan ke depan.
Di sisi lain, fenomena The Odyssey juga menunjukkan bahwa bioskop masih memiliki daya tarik yang kuat. Ketika banyak film bersaing di platform streaming, pengalaman menonton di layar IMAX menjadi alasan utama penonton rela datang ke bioskop.
Jika antusiasme ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin The Odyssey akan menutup penayangannya sebagai salah satu film paling sukses dalam sejarah perfilman modern sekaligus menjadi standar baru bagi film epik di era bioskop premium.
Bagi yang penasaran dengan film terbaru Christopher Nolan ini, Anda bisa mengecek jadwal tayang The Odyssey untuk melihat pilihan bioskop, jam pemutaran, dan informasi tiket terbaru.