Semua Akan Baik-Baik Saja Masuk 8 Nominasi IFFA Awards 2026 di Australia

-
Semua Akan Baik-Baik Saja Masuk 8 Nominasi IFFA Awards 2026 di Australia

Film Semua Akan Baik-Baik Saja membawa kabar baru dari panggung perfilman internasional. Film yang disutradarai Baim Wong itu mendapat kesempatan masuk dalam pertimbangan delapan kategori di International Film Festival of Australia (IFFA) Awards 2026.

Kabar tersebut disampaikan Baim Wong pada Sabtu (19/9/2026). Ia membagikan surat dari pihak IFFA Awards yang menginformasikan keterlibatan filmnya dalam proses nominasi. Malam penghargaan dijadwalkan berlangsung pada 27 Maret 2027 di The Edge, Federation Square, Melbourne, Australia.

Bagi Baim, kesempatan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena film yang dikerjakan bersama timnya mendapat perhatian dari ajang film di Australia.

"Alhamdulillah. Ada rasa bangga ketika karya kita bisa bawa nama Indonesia sampai ke Melbourne," tulis Baim Wong.

Semua Akan Baik-Baik Saja Masuk 8 Kategori

Film Semua Akan Baik-Baik Saja tercatat dalam delapan kategori yang dipertimbangkan IFFA Awards. Salah satunya adalah Best International Film.

Baim Wong juga mendapat tempat dalam kategori Best International Director. Sementara itu, Yudi Datau masuk dalam kategori Best International Cinematography dan Oka Aurora untuk Best International Screenplay Writer.

Dari jajaran pemain, Reza Rahadian mendapat pertimbangan dalam kategori Best International Actor in a Leading Role. Sementara Raihaanun masuk dalam kategori Best International Actress in a Leading Role.

Dua pemain lainnya, Ari Irham dan Christine Hakim, turut tercantum dalam kategori Best International Actor/Actress in a Supporting Role.

Dengan demikian, keterlibatan film ini di IFFA Awards tidak hanya mencakup film dan sutradara, tetapi juga penulis skenario, sinematografer hingga para pemainnya.

Baim Wong Sebut Ini Hasil Kerja Bersama

Meski mendapat kabar positif, Baim memahami bahwa perjalanan Semua Akan Baik-Baik Saja di IFFA Awards masih panjang. Delapan kategori tersebut merupakan bagian dari proses yang harus dilewati sebelum hasil akhir diumumkan.

Baim pun memilih untuk tidak terlalu memikirkan hasil akhirnya. Baginya, kesempatan membawa film tersebut ke ajang internasional sudah menjadi pencapaian yang patut disyukuri.

Ia juga menyebut pencapaian tersebut bukan hanya hasil kerja dirinya sebagai sutradara. Seluruh pemain dan kru yang terlibat dalam produksi film turut menjadi bagian dari perjalanan tersebut.

Baim mengaku sempat terkejut ketika mengetahui namanya masuk dalam daftar pertimbangan. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi tambahan motivasi untuk terus membuat film.

"Malah ini kayak permulaan. Malah mau buat film-film bagus lagi ke depan, insyaallah," ujar Baim.

Malam penghargaan IFFA Awards dijadwalkan digelar pada 27 Maret 2027 di Melbourne. Sementara menunggu proses selanjutnya, Semua Akan Baik-Baik Saja masih memiliki peluang untuk membawa nama Indonesia melalui delapan kategori yang diikutinya.