Film Horor Taiwan Mudborn Hadirkan Teror Boneka Tanah Liat yang Mengusik Psikologis
Tim Teaterdotco - 2 jam yang lalu
Film horor Taiwan berjudul Mudborn siap menguji nyali penonton Indonesia pada akhir Januari 2026. Mengusung kisah boneka bayi dari tanah liat yang dihuni roh jahat, film ini tidak hanya menawarkan teror supranatural, tetapi juga drama psikologis yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dikenal pula dengan judul Ni Wa Wa, Mudborn disutradarai oleh Shieh Meng-ju, editor film senior yang akhirnya melakukan debut penyutradaraan layar lebar. Film berdurasi 111 menit ini menggabungkan unsur horor tradisional Taiwan dengan sentuhan modern melalui teknologi virtual reality (VR), menjadikannya terasa relevan sekaligus mencekam.
Teror Dimulai dari Rumah Tangga yang Terlihat Bahagia
Cerita Mudborn berpusat pada pasangan suami istri Hsu-Chuan (Yo Yang) dan Mu-hua (Cecilia Choi). Keduanya tengah menikmati fase bahagia dalam hidup, menanti kelahiran anak pertama mereka. Hsu-Chuan bekerja sebagai desainer game VR, sementara Mu-hua adalah seorang konservator artefak budaya.
Masalah mulai muncul ketika Hsu-Chuan tanpa sengaja membawa pulang sebuah boneka bayi berbahan tanah liat dari rumah kosong yang dijadikan lokasi riset proyek game horor. Boneka itu terlihat rusak dan tak istimewa, namun justru menarik perhatian Mu-hua.
Alih-alih merasa takut, Mu-hua malah terdorong untuk memperbaiki boneka tersebut. Dari sinilah teror perlahan dimulai. Kejadian-kejadian aneh muncul di rumah mereka, mulai dari lampu yang berkedip tanpa sebab, bayangan misterius yang muncul sekilas, hingga perasaan seolah ada sesuatu yang terus mengawasi.
Obsesi yang Berujung Petaka
Seiring waktu, obsesi Mu-hua terhadap boneka tanah liat itu semakin dalam. Kondisi mental dan fisiknya pun perlahan menurun, terlebih ia sedang dalam masa kehamilan. Bisikan halus, mimpi buruk, hingga perubahan sikap membuat Hsu-Chuan sadar bahwa ada kekuatan jahat yang ikut masuk ke dalam kehidupan mereka.
Dalam keputusasaan, Hsu-Chuan meminta bantuan Ah-Sheng (Derek Chang), seorang dukun spiritual yang memahami ritual tradisional Taoist. Dari sinilah terkuak sejarah kelam boneka tersebut, termasuk kutukan lama dan tragedi masa lalu yang menyisakan dendam tak terselesaikan.
Perpaduan Horor Tradisional dan Teknologi Modern
Salah satu daya tarik utama Mudborn terletak pada caranya memadukan unsur tradisional dan modern. Ritual pengusiran roh, jimat Taoist, serta kepercayaan tentang arwah yang mendiami benda mati berpadu dengan dunia game VR yang menjadi latar profesi tokoh utama.
Judul Ni Wa Wa sendiri terinspirasi dari lagu anak-anak Mandarin tradisional yang terdengar ceria, namun menyimpan makna gelap jika ditelaah lebih dalam. Pendekatan ini memperkuat kesan bahwa sesuatu yang tampak akrab dan polos bisa menjadi sumber ancaman yang mengerikan.
Sukses di Taiwan, Siap Tayang di Indonesia
Sejak dirilis di Taiwan pada Oktober 2025, Mudborn mencatat kesuksesan besar secara komersial. Film ini masuk jajaran film lokal terlaris tahun 2025 dan juga meraih sambutan positif saat diputar di Malaysia. Banyak penonton memuji atmosfer horornya yang menekan dan fokus pada konflik psikologis, bukan sekadar jump scare.
Kini, Mudborn dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 30 Januari 2026, dan akan hadir di jaringan CGV, Cinema XXI, serta bioskop lainnya. Dengan cerita yang kuat, nuansa horor yang perlahan namun menusuk, dan sentuhan budaya Asia Timur yang kental, Mudborn berpotensi menjadi salah satu film horor Asia yang paling dibicarakan di awal tahun 2026.