Netflix Bakal Garap Film Live-Action Gundam, Dibintangi Sydney Sweeney dan Noah Centineo
Tim Teaterdotco - 5 jam yang lalu
Netflix kembali melanjutkan ambisinya mengadaptasi anime legendaris Jepang ke format live-action. Setelah sukses besar lewat One Piece, platform streaming tersebut kini resmi menggarap film live-action Gundam, salah satu waralaba mecha paling berpengaruh sepanjang masa. Proyek ini menandai kebangkitan kembali adaptasi Gundam yang sempat terkatung-katung selama bertahun-tahun.
Berdasarkan laporan Deadline dan sejumlah media internasional, Netflix kini menjadi distributor utama film live-action Gundam yang dikembangkan bersama Legendary Pictures dan Bandai Namco Filmworks. Dua nama besar Hollywood, Sydney Sweeney dan Noah Centineo, dipastikan menjadi bintang utama dalam proyek ambisius ini.
Proyek Lama yang Akhirnya Bangkit Kembali
Film live-action Gundam sejatinya sudah diumumkan sejak Juli 2018. Netflix kala itu menggandeng Legendary Pictures untuk mengembangkan adaptasi layar lebar dari Mobile Suit Gundam. Pada April 2021, proyek ini semakin konkret setelah Jordan Vogt-Roberts (Kong: Skull Island) diumumkan sebagai sutradara, lengkap dengan perilisan concept art yang memicu antusiasme penggemar.
Namun, rencana produksi yang dijadwalkan berjalan pada 2023 terus mengalami penundaan. Pada Oktober 2024, proyek ini bahkan sempat dilaporkan batal, seiring mundurnya Vogt-Roberts dari kursi sutradara dan keputusan Netflix yang disebut menarik diri sementara dari pengembangan film.
Situasi berubah drastis sepanjang 2025. Keterlibatan Sydney Sweeney dilaporkan menjadi salah satu faktor kunci yang mendorong Netflix kembali mengambil peran sebagai distributor. Tak lama kemudian, Noah Centineo juga dikonfirmasi bergabung, sekaligus memperkuat daya tarik film ini di pasar global.
Jim Mickle Pimpin Arah Kreatif Gundam Live-Action
Posisi sutradara kini dipegang oleh Jim Mickle, kreator sekaligus showrunner serial Sweet Tooth yang sukses besar di Netflix. Mickle tak hanya menyutradarai, tetapi juga menulis naskah dan bertindak sebagai produser bersama Linda Moran melalui rumah produksi Nightshade.
Rekam jejak Mickle lintas genre dinilai menjadi modal penting dalam mengadaptasi Gundam. Ia dikenal lewat film horor Stake Land, thriller Cold in July, hingga Sweet Tooth yang meraih rating 97 persen di Rotten Tomatoes dan mengoleksi empat Emmy Award. Pendekatan emosional dan visual kuat yang menjadi ciri khasnya dinilai sejalan dengan kompleksitas tema Gundam.
Daya Tarik Bintang Utama dan Jadwal Produksi
Sydney Sweeney saat ini tengah berada di puncak popularitas. Film The Housemaid yang dirilis pada Desember 2025 mencatat pendapatan global lebih dari 305 juta dolar AS dan menjadi film terlaris dalam kariernya. Kesuksesan ini turut memperkuat posisinya sebagai salah satu aktris paling menjanjikan di Hollywood.
Sementara itu, Noah Centineo juga aktif di berbagai proyek besar, termasuk film Street Fighter, prekuel Rambo, dan Iconoclast. Kolaborasi Sweeney dan Centineo diprediksi akan menarik perhatian penonton muda, khususnya pengguna Netflix.
Dari sisi produksi, film live-action Gundam dijadwalkan mulai syuting pada Maret hingga Juni 2026, dengan Australia dan Inggris disebut sebagai lokasi utama. Meski demikian, detail cerita dan karakter masih dirahasiakan.
Gundam dan Ambisi Live-Action Skala Internasional
Diciptakan oleh Yoshiyuki Tomino pada 1979, Gundam telah berkembang menjadi waralaba raksasa dengan lebih dari 80 serial dan film animasi. Berlatar era Universal Century, Gundam dikenal lewat narasi perang antariksa yang kompleks dan pertarungan mobile suit berskala besar.
Film ini akan menjadi adaptasi live-action layar lebar Gundam berskala internasional pertama, setelah sebelumnya sempat hadir lewat film televisi G-Saviour pada 1999. Dengan dukungan Netflix, Legendary, serta Bandai Namco, proyek ini digadang-gadang menjadi tonggak penting baru dalam sejarah panjang Gundam di layar lebar.