Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu Diadaptasi Jadi Film, Naya Anindita Jadi Sutradara
Kai Renata -
Novel laris Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S. Khairen akan diadaptasi menjadi film layar lebar oleh Starvision. Mengangkat kisah perjuangan keluarga dari Sumatera Barat, film ini dijadwalkan memulai produksi pada November 2026.
Proyek adaptasi ini mempercayakan Naya Anindita sebagai sutradara, dengan Gina S. Noer dan Yayu Yuliani sebagai penulis skenario. Film tersebut akan membawa kisah tentang kemiskinan, pengorbanan orangtua, dan harapan untuk memperbaiki kehidupan ke layar lebar.
Kisah Nyata di Balik Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu
Dompet Ayah Sepatu Ibu merupakan novel karya J.S. Khairen, penulis kelahiran Padang, Sumatera Barat. Ceritanya terinspirasi dari kehidupan ayah dan ibunya, yang kemudian dituangkan melalui perjalanan dua karakter utama, Zenna dan Asrul.
Zenna merupakan anak keenam dari sebelas bersaudara yang tinggal di lereng Gunung Singgalang. Sejak kecil, ia terbiasa bekerja keras untuk membantu keluarganya. Salah satu perjuangannya adalah berjualan jagung rebus sebelum berangkat sekolah demi menambah penghasilan keluarga.
Sementara itu, Asrul bersama adiknya, Irsal, berusaha membantu Umi menghidupi keluarga di kaki Gunung Marapi setelah bapak mereka menikah lagi. Kondisi tersebut membuat Asrul harus menghadapi kesulitan hidup sejak usia muda.
Meski berasal dari keluarga dengan latar belakang berbeda, perjalanan hidup Zenna dan Asrul akhirnya bertemu di bangku kuliah. Pertemuan itu menjadi bagian penting dari kisah tentang perjuangan keluar dari kemiskinan dan membangun masa depan yang lebih baik.
Melalui kedua tokoh tersebut, J.S. Khairen menggambarkan bagaimana keterbatasan ekonomi membentuk kehidupan seseorang sekaligus memperlihatkan besarnya pengorbanan orangtua demi masa depan anak-anak mereka.
Naya Anindita Dipercaya Menjadi Sutradara
Starvision menunjuk Naya Anindita untuk mengarahkan adaptasi novel ini. Ia sebelumnya dikenal melalui sejumlah film, termasuk Komang (2025), Tunggu Aku Sukses Nanti (2026), dan Agensi Rumah Tangga.
Pengalaman Naya dalam menggarap film drama menjadi salah satu aspek yang menarik untuk dinantikan, terutama dalam menerjemahkan perjalanan emosional Zenna dan Asrul ke layar lebar.
Sementara itu, naskah film ditulis oleh Gina S. Noer bersama Yayu Yuliani. Kolaborasi keduanya akan menentukan bagaimana cerita dalam novel dikembangkan menjadi narasi sinematik yang tetap mempertahankan inti kisahnya.
Salah satu ciri khas novel Dompet Ayah Sepatu Ibu adalah puisi-puisi singkat yang hadir pada setiap awal bab. Unsur tersebut turut memperkuat nuansa emosional cerita dan menjadi bagian menarik dari karya aslinya.
Pemain Film Masih Dirahasiakan
Hingga saat ini, Starvision belum mengumumkan daftar pemain yang akan membintangi Dompet Ayah Sepatu Ibu. Sosok pemeran Zenna dan Asrul menjadi salah satu hal yang paling dinantikan, mengingat keduanya memegang peran penting dalam perjalanan cerita.
Dengan rencana produksi mulai November 2026, film ini menjadi salah satu adaptasi karya sastra Indonesia yang patut diperhatikan. Kisahnya tidak hanya menyoroti perjuangan menghadapi kemiskinan, tetapi juga menyampaikan pesan tentang kerja keras, keluarga, dan harapan agar generasi berikutnya dapat menjalani kehidupan yang lebih baik.