Street Fighter Raup US$4 Juta dari Pemutaran Pratayang

-
Street Fighter Raup US$4 Juta dari Pemutaran Pratayang

Film Street Fighter mulai menunjukkan pergerakannya di box office Amerika Utara dengan meraup US$4 juta dari penayangan pra-tayang pada Kamis. Adaptasi game pertarungan populer milik Capcom tersebut menjadi salah satu rilisan baru yang mendapat perhatian pada akhir pekan pembukaannya.

Pendapatan pra-tayang ini menjadi modal awal bagi film produksi Paramount Pictures dan Legendary Entertainment sebelum memasuki rangkaian pemutaran reguler. Dengan distribusi yang menjangkau ribuan bioskop, Street Fighter berupaya menarik penonton melalui popularitas waralaba game yang telah dikenal selama puluhan tahun.

Street Fighter Raup US$4 Juta dari Preview

Berdasarkan laporan box office Amerika Utara, Street Fighter mengumpulkan US$4 juta dari pemutaran pra-tayang pada Kamis. Film ini diputar di sekitar 3.575 bioskop, memberikan jangkauan yang luas untuk memulai perjalanan komersialnya.

Angka tersebut menjadi indikator awal minat penonton menjelang akhir pekan pembukaan. Paramount memproyeksikan film ini mampu menghasilkan pendapatan sekitar US$25 juta hingga US$35 juta selama debutnya. Sementara itu, sejumlah perkiraan box office mengarah pada angka sekitar US$30 juta.

Pendapatan pra-tayang merupakan bagian dari perolehan akhir pekan pembukaan, sehingga angka US$4 juta tersebut tidak dihitung sebagai pendapatan tambahan di luar total debutnya. Performa pada Jumat hingga Minggu akan menentukan seberapa dekat film ini mencapai proyeksi awal.

Adaptasi Game dengan Anggaran US$82 Juta

Street Fighter diadaptasi dari seri game pertarungan legendaris besutan Capcom. Film ini disutradarai Kitao Sakurai dengan menghadirkan Noah Centineo, Andrew Koji, Callina Liang, Jason Momoa, dan 50 Cent dalam jajaran pemainnya.

Cerita berpusat pada para petarung yang berhadapan dalam sebuah turnamen dengan taruhan tinggi. Konsep tersebut membawa karakter dan aksi khas game ke layar lebar, sekaligus menyasar penggemar lama maupun penonton yang tertarik pada film laga.

Produksi film ini melibatkan Legendary Entertainment dan Capcom, dengan anggaran bersih yang dilaporkan mencapai US$82 juta. Sementara itu, Paramount menangani distribusi globalnya. Street Fighter juga menjadi film pertama Legendary yang dirilis melalui kesepakatan distribusi global baru dengan Paramount.

Besarnya biaya produksi membuat pencapaian box office akhir menjadi faktor penting untuk menilai kinerja komersial film ini. Namun, pendapatan bioskop bukan satu-satunya sumber pemasukan, karena hasil akhirnya juga dapat dipengaruhi distribusi internasional dan pendapatan dari kanal lainnya.

Dibandingkan dengan Film Street Fighter 1994

Debut film terbaru ini turut mengingatkan pada Street Fighter versi 1994 yang dibintangi Jean-Claude Van Damme. Film terdahulu tersebut mencatat pendapatan pembukaan sekitar US$6,8 juta dan mengakhiri penayangan domestiknya dengan total US$33,4 juta, berdasarkan angka yang dilaporkan saat itu.

Dengan proyeksi pembukaan sekitar US$30 juta, adaptasi terbaru berpeluang mendekati total pendapatan domestik film pertamanya hanya dalam satu akhir pekan. Meski demikian, hasil akhirnya masih bergantung pada perkembangan jumlah penonton setelah masa pra-tayang.

Menjelang akhir pekan pembukaan, Street Fighter juga mencatat jangkauan media sosial sekitar 920,6 juta di TikTok, YouTube, Instagram, Facebook, dan X. Angka tersebut menunjukkan besarnya perhatian digital terhadap film ini, meskipun jangkauan media sosial tidak secara langsung menentukan jumlah tiket yang terjual.

Dengan modal pendapatan pra-tayang US$4 juta, Street Fighter kini memasuki tahap penting untuk membuktikan daya tariknya di bioskop.