Penjualan Tiket Pre Sale The Hunger Games: Sunrise on the Reaping Lampaui Wicked

-
Penjualan Tiket Pre Sale The Hunger Games: Sunrise on the Reaping Lampaui Wicked

Penjualan tiket awal The Hunger Games: Sunrise on the Reaping mencatat rekor baru bagi Lionsgate sejak pandemi. Film prekuel ini diprediksi meraih pendapatan pembukaan minimal US$80 juta di Amerika Utara.

Penjualan Tiket Awal Lampaui Wicked dan Michael

Antusiasme penonton terhadap The Hunger Games: Sunrise on the Reaping mulai terlihat dari penjualan tiket pratayang. Berdasarkan laporan Deadline, presales film arahan Francis Lawrence tersebut bahkan melampaui Wicked dan Michael pada periode penjualan yang sama.

Pencapaian ini menjadi penjualan tiket awal terbaik Lionsgate sejak pandemi COVID-19. Hasil tersebut juga mendorong proyeksi pendapatan pembukaan film meningkat menjadi US$80 juta hingga US$100 juta. Angka ini naik cukup signifikan dibandingkan perkiraan pekan sebelumnya yang berada di kisaran US$60 juta hingga US$70 juta.

Platform prediksi Polymarket bahkan memperkirakan peluang film ini menghasilkan lebih dari US$100 juta pada akhir pekan pembukaannya mencapai 75 persen.

Meski begitu, penjualan tiket awal belum tentu menggambarkan hasil akhir di box office. Film dengan basis penonton perempuan yang kuat terkadang mengalami lonjakan penjualan pada masa pratayang, tetapi tidak selalu mempertahankan momentum setelah pemutaran reguler dimulai.

Wicked sempat menghadapi kekhawatiran serupa pada 2024. Namun, film tersebut berhasil membuktikan bahwa tingginya presales dapat berlanjut menjadi pendapatan besar dengan mencatatkan US$112,5 juta pada debutnya di Amerika Utara.

Berpeluang Bangkitkan Kembali Box Office The Hunger Games

Optimisme terhadap Sunrise on the Reaping juga tidak lepas dari performa materi sumbernya. Novel karya Suzanne Collins yang terbit pada 2025 tersebut terjual sebanyak 1,5 juta eksemplar di seluruh dunia pada pekan pertama. Pencapaian itu menjadi debut penjualan terbesar dari seluruh novel The Hunger Games.

Trailer perdananya juga menarik perhatian dengan mengumpulkan 109 juta penayangan dalam 24 jam pertama.

Film ini mengikuti kisah Haymitch Abernathy muda yang berusia 16 tahun saat mengikuti Hunger Games ke-50, yang dikenal sebagai Second Quarter Quell. Joseph Zada dipercaya memerankan karakter tersebut, didampingi sejumlah pemain seperti Mckenna Grace, Elle Fanning, Ralph Fiennes, Jesse Plemons, Kieran Culkin, dan Whitney Peak.

Jennifer Lawrence dan Josh Hutcherson juga dilaporkan akan kembali sebagai Katniss Everdeen dan Peeta Mellark.

Francis Lawrence kembali duduk di kursi sutradara setelah menangani hampir seluruh film dalam waralaba ini.

Tantangan Menuju Pendapatan Lebih dari US$100 Juta

Sunrise on the Reaping memiliki peluang besar untuk mendominasi box office Thanksgiving karena tidak banyak film blockbuster sekelas Wicked, Moana 2, atau Zootopia 2 yang bersaing pada periode tersebut.

Situasi ini berbeda dengan The Hunger Games: The Ballad of Songbirds & Snakes yang hanya menghasilkan US$44,6 juta pada pekan pembukaan di Amerika Utara. Film sebelumnya juga menghadapi persaingan layar premium dengan Trolls Band Together.

Sebagai perbandingan, empat film utama The Hunger Games sebelumnya selalu mencatatkan debut di atas US$100 juta. Catching Fire bahkan masih memegang rekor pembukaan terbesar waralaba dengan sekitar US$158 juta.

Dengan anggaran produksi yang dilaporkan mencapai US$170 juta hingga US$200 juta, Sunrise on the Reaping memiliki ekspektasi cukup tinggi. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 20 November 2026.

Jika momentum penjualan tiket awal terus berlanjut, prekuel ini berpeluang membawa The Hunger Games kembali menjadi salah satu kekuatan besar di box office.