Sinopsis dan Jadwal Tayang Urang Bunian, Teror Makhluk Gaib dari Tanah Minang
Kai Renata -
Film horor Indonesia Urang Bunian membawa salah satu legenda masyarakat Minangkabau ke layar lebar. Film produksi DHF Entertainment bersama RH Entertainment ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 17 September 2026.
Disutradarai Rendy Herpy, Urang Bunian dibintangi Dimas Aditya, Adinda Thomas, Fauzan Nasrul, Naura Hakim, Ruth Marini, Anton Permana, dan Pinto Janir. Film berdurasi 88 menit ini mendapat klasifikasi penonton usia 13 tahun ke atas dari Lembaga Sensor Film (LSF).
Mengangkat Legenda Urang Bunian
Urang Bunian mengangkat kepercayaan masyarakat Minangkabau tentang sosok gaib yang dipercaya mendiami kawasan tertentu, terutama hutan dan wilayah yang dianggap memiliki hubungan dengan dunia tak kasatmata.
Cerita film berpusat pada Teddy, seorang prajurit yang diperankan Dimas Aditya. Ia bersama sahabatnya, Kevin (Fauzan Nasrul), melakukan perjalanan menuju kampung halaman istrinya di pedalaman Sumatera Barat.
Perjalanan tersebut berubah menjadi petaka ketika keduanya memilih melanjutkan perjalanan pada malam hari. Padahal, Teddy sebelumnya telah mendapat peringatan agar tidak melewati kawasan hutan setelah hari gelap.
Peringatan dari Annisa (Adinda Thomas), istri Teddy, serta Datuak Hitam (Anton Permana), tokoh adat sekaligus paman Annisa, akhirnya terbukti bukan sekadar larangan biasa.
Teddy dan Kevin tersesat dan masuk ke wilayah yang dipercaya sebagai tempat Urang Bunian. Hutan yang mereka masuki perlahan berubah menjadi ruang penuh kejadian misterius. Keduanya harus mencari jalan pulang sambil menghadapi teror yang sulit dijelaskan secara logika.
Riset untuk Mendalami Mitos Minangkabau
Rendy Herpy melakukan riset sebelum mengembangkan legenda tersebut menjadi cerita film. Sebagai sineas berdarah Minang, ia menggali cerita Urang Bunian dari berbagai wilayah dan menemukan bahwa masyarakat memiliki gambaran berbeda mengenai sosok tersebut.
Perbedaan cerita itu kemudian menjadi tantangan tersendiri dalam menentukan bentuk dan visual Urang Bunian di film. Rendy memilih merangkum berbagai persepsi yang berkembang di masyarakat untuk membangun versi sinematiknya.
Anton Permana juga terlibat sebagai konsultan adat sekaligus pemeran Datuak Hitam. Keterlibatan tersebut membantu film mempertahankan unsur budaya Minangkabau di tengah cerita horor modern.
Tampilkan Alam Sumatera Barat
Selain menghadirkan teror, Urang Bunian menjadikan alam Sumatera Barat sebagai bagian penting dari cerita. Sebagian proses syuting dilakukan di kawasan hutan dengan kondisi yang cukup menantang bagi para pemain.
Dimas Aditya mengungkapkan proses syuting berlangsung hingga sulit membedakan waktu pagi dan malam. Namun, pengalaman tersebut dianggap sepadan dengan hasil akhir film.
Rendy juga ingin Urang Bunian memperkenalkan sisi lain Sumatera Barat kepada penonton Indonesia. Panorama alam dan budaya Minang tidak hanya menjadi latar, tetapi ikut membangun atmosfer film.
Urang Bunian menjadi debut Rendy Herpy sebagai sutradara film layar lebar. Setelah menjalani rangkaian promosi dan gala premiere pada 10 September 2026, film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 17 September 2026.