Sinopsis Film Toko Perlengkapan Mayat, Saat Ritual Pelaris Berubah Menjadi Kutukan bagi Satu Keluarga
Arga Pratama -
Film horor Toko Perlengkapan Mayat dijadwalkan tayang di bioskop mulai 6 Agustus 2026. Disutradarai sekaligus ditulis oleh Surya Darmawan, film ini mengangkat kisah tentang ambisi mempertahankan usaha keluarga yang justru membawa petaka akibat perjanjian dengan kekuatan gaib.
Mengusung tema pesugihan dan kutukan turun-temurun, film ini memadukan unsur horor supranatural dengan drama keluarga. Bukan sekadar menghadirkan teror melalui penampakan dan adegan mencekam, Toko Perlengkapan Mayat juga menyoroti konsekuensi dari keputusan yang diambil demi meraih keuntungan secara instan.
Perjuangan Mempertahankan Usaha Keluarga
Kisah berfokus pada Daeng Sarro, seorang pria yang berusaha mempertahankan toko perlengkapan jenazah warisan keluarganya. Di tengah kondisi ekonomi yang sulit dan persaingan usaha yang semakin ketat, bisnis tersebut terus mengalami penurunan hingga membuatnya kehilangan harapan.
Berbagai cara telah dilakukan agar usaha kembali berjalan normal. Namun ketika hasilnya tak kunjung terlihat, Daeng Sarro memilih jalan yang seharusnya tidak pernah ia tempuh.
Ia menjalani sebuah ritual pelaris yang diyakini mampu mendatangkan pelanggan dalam jumlah besar. Akan tetapi, ritual itu memiliki syarat yang sangat mengerikan. Sebagai bagian dari perjanjian dengan kekuatan gaib, ia harus memberikan tumbal berupa potongan tubuh manusia.
Kesuksesan yang Dibayar Sangat Mahal
Setelah ritual dilakukan, perubahan mulai terlihat. Toko perlengkapan mayat milik Daeng Sarro perlahan kembali ramai didatangi pelanggan. Pendapatan meningkat dan usaha yang sebelumnya berada di ambang kehancuran berhasil bangkit dalam waktu singkat.
Namun, keberhasilan tersebut ternyata hanya berlangsung di permukaan.
Perjanjian yang telah dibuat tidak pernah benar-benar selesai. Sebaliknya, kekuatan gaib yang membantunya mulai menagih balasan dengan cara yang jauh lebih mengerikan.
Gangguan demi gangguan menghampiri kehidupan Daeng Sarro. Sosok-sosok misterius mulai muncul, berbagai kejadian di luar nalar terus terjadi, dan rumah yang selama ini menjadi tempat berlindung berubah menjadi sumber teror yang tidak pernah berhenti.
Yang paling mengerikan, kutukan tersebut tidak hanya menyasar Daeng Sarro, tetapi juga mengancam anak-anak hingga seluruh garis keturunannya.
Rahasia Masa Lalu Mulai Terungkap
Merasa keluarganya berada dalam bahaya, Daeng Sarro bersama orang-orang terdekatnya berusaha mencari cara untuk mengakhiri perjanjian tersebut.
Namun setiap langkah yang mereka ambil justru membuka rahasia kelam yang selama ini tersembunyi. Masa lalu yang berkaitan dengan ritual itu perlahan terungkap dan membuat mereka menyadari bahwa kutukan tersebut jauh lebih besar dari yang pernah dibayangkan.
Situasi pun semakin sulit ketika mereka harus memilih antara menyelamatkan keluarga atau menghadapi konsekuensi dari perjanjian yang telah dibuat.
Premis inilah yang menjadi kekuatan utama Toko Perlengkapan Mayat. Film ini tidak hanya menawarkan adegan horor yang mengandalkan kejutan, tetapi juga membangun ketegangan melalui konflik batin dan misteri yang berkembang sepanjang cerita.
Daftar Pemain Toko Perlengkapan Mayat
Film ini turut dibintangi sejumlah aktor dan aktris Indonesia, di antaranya:
- Dwiaffor
- Ivana Meylanda Saragih
- Bambang
- Armhada Sijaya
- A. Noufah Patadjangi
- Baba Ong
- Amir Desar
- Muh Arif Budiman
- Siti Sahrani
Selain menjadi salah satu produser, Dwiaffor juga ikut tampil sebagai pemeran dalam film ini. Sementara itu, Surya Darmawan memegang peran sebagai sutradara sekaligus penulis naskah.
Siap Hadirkan Horor Sarat Pesan Moral
Di balik kisah supranatural yang diusung, Toko Perlengkapan Mayat menyampaikan pesan tentang bahaya ambisi yang mengabaikan nilai kemanusiaan. Jalan pintas yang ditempuh demi mempertahankan usaha memang membawa keuntungan sesaat, tetapi juga memunculkan konsekuensi yang harus ditanggung bukan hanya oleh pelakunya, melainkan juga orang-orang yang dicintainya.
Dengan mengangkat tema pesugihan yang lekat dengan cerita rakyat di Indonesia, film ini berupaya menghadirkan pengalaman horor yang terasa dekat dengan kehidupan masyarakat. Perpaduan antara misteri, teror supranatural, dan drama keluarga menjadikan Toko Perlengkapan Mayat sebagai salah satu film horor Indonesia yang patut dinantikan saat tayang di bioskop pada 6 Agustus 2026.