Toy Story 5 Cetak Rekor Baru, Pendapatan Global Lampaui US$800 Juta
Arin Mahesa -
Kesuksesan Toy Story 5 di box office global belum menunjukkan tanda-tanda melambat. Setelah tiga akhir pekan tayang di bioskop, film animasi produksi Disney dan Pixar tersebut telah mengumpulkan pendapatan sebesar US$808,6 juta atau sekitar Rp13,1 triliun (kurs sekitar Rp16.250 per dolar AS).
Perolehan tersebut berasal dari US$381,3 juta di Amerika Utara dan US$427,3 juta dari pasar internasional. Angka itu menjadikan Toy Story 5 sebagai salah satu film Hollywood paling sukses sepanjang 2026 sekaligus mempertegas bahwa waralaba ini masih memiliki daya tarik luar biasa meski telah memasuki film kelima.
Dengan tren penjualan tiket yang masih stabil, banyak analis industri memprediksi Toy Story 5 akan segera menembus US$1 miliar dalam beberapa pekan mendatang.
Berpeluang Lewati Toy Story 4
Jika prediksi tersebut terwujud, Toy Story 5 diperkirakan akan melampaui pencapaian Toy Story 4 yang meraup US$1,073 miliar pada 2019 dan menjadi film dengan pendapatan terbesar sepanjang sejarah franchise tersebut.
Saat ini, film tersebut juga berada di posisi ketiga film Hollywood terlaris tahun 2026, hanya kalah dari The Super Mario Galaxy Movie yang telah mengumpulkan sekitar US$1,009 miliar serta film biografi Michael dengan pendapatan sekitar US$991 juta.
Karena dua film tersebut sudah mendekati akhir masa tayangnya di bioskop, Toy Story 5 diprediksi berpeluang mengambil alih posisi puncak dalam daftar box office Hollywood tahun ini.
Awal Penayangan Langsung Pecahkan Rekor Franchise
Kesuksesan Toy Story 5 sebenarnya sudah terlihat sejak hari pertama penayangan. Film yang dirilis pada pertengahan Juni itu langsung mencatat US$160 juta saat akhir pekan pembukaannya.
Pencapaian tersebut menjadi rekor baru bagi franchise Toy Story, mengalahkan Toy Story 4 yang sebelumnya memegang rekor pembukaan terbesar dengan pendapatan US$120 juta.
Tak hanya itu, film ini juga menjadi film animasi dengan pembukaan terbesar kedua sepanjang sejarah, hanya berada di belakang Incredibles 2 yang mencetak US$182,7 juta pada akhir pekan pertamanya.
Meski harus bersaing dengan film keluarga lain seperti Minions & Monsters, minat penonton terhadap Toy Story 5 tetap tinggi berkat ulasan positif dari kritikus maupun respons hangat para penonton.
Masuk Daftar Film Pixar Terlaris
Keberhasilan ini juga mengubah daftar film Pixar dengan pendapatan terbesar sepanjang masa.
Dengan total US$808,6 juta, Toy Story 5 kini menempati posisi film Pixar terlaris kesembilan. Film tersebut berhasil melewati pencapaian sejumlah judul populer seperti Monsters University, Up, dan The Incredibles.
Selanjutnya, Toy Story 5 tinggal sedikit lagi mengejar Coco yang mengakhiri penayangannya dengan pendapatan sekitar US$814,6 juta.
Di pasar Amerika Utara, film ini juga berhasil melampaui Finding Nemo sehingga kini menjadi film Pixar terlaris keenam sepanjang sejarah domestik.
Sementara itu, beberapa negara masih belum memulai penayangan. Salah satunya adalah Jerman, yang baru akan merilis Toy Story 5 pada 23 Juli, sehingga peluang penambahan pendapatan masih terbuka lebar.
Meksiko Jadi Pasar Internasional Terbesar
Di luar Amerika Utara, Meksiko menjadi penyumbang pendapatan terbesar dengan total sekitar US$61,8 juta.
Posisi berikutnya ditempati Inggris dengan US$52,5 juta, disusul China sebesar US$38,3 juta, Prancis sekitar US$23 juta, dan Australia yang menyumbang US$22,4 juta.
Disney diketahui sengaja menjadwalkan penayangan di Jerman lebih belakangan agar tidak berbenturan langsung dengan Minions & Monsters, yang memiliki basis penggemar sangat besar di negara tersebut.
Kisah Baru Woody dan Buzz Relevan dengan Generasi Digital
Disutradarai oleh Andrew Stanton, sineas di balik Finding Nemo dan WALL-E, Toy Story 5 kembali menghadirkan Woody, Buzz Lightyear, Jessie, dan para mainan lainnya dalam petualangan baru.
Kali ini mereka menghadapi tantangan berbeda ketika Bonnie mulai lebih tertarik pada perangkat digital berupa tablet pintar anak bernama Lilypad dibandingkan bermain dengan mainan tradisional. Tema tersebut menjadi sorotan karena dinilai dekat dengan kehidupan anak-anak masa kini yang semakin akrab dengan teknologi.
Di balik kesuksesan box office, Toy Story juga tetap menjadi salah satu aset terbesar Disney. Waralaba ini disebut mampu menghasilkan lebih dari US$1 miliar setiap tahun melalui penjualan merchandise, permainan, dan berbagai produk turunannya, bahkan ketika tidak ada film baru yang dirilis.
Dengan performa yang masih kuat di berbagai negara dan beberapa pasar utama yang belum membuka penayangan, Toy Story 5 kini berada di jalur yang sangat menjanjikan untuk bergabung dengan klub film berpendapatan US$1 miliar sekaligus memperpanjang dominasi salah satu franchise animasi paling ikonik sepanjang masa.