Sinopsis Dan Bandung, Kisah Cinta yang Terhalang Perbedaan Status Sosial

-
Sinopsis Dan Bandung, Kisah Cinta yang Terhalang Perbedaan Status Sosial

Drama romansa selalu punya tempat tersendiri di hati penonton Indonesia, apalagi jika dibalut cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Hal itu pula yang coba dihadirkan Verona Films lewat Dan Bandung, film terbaru yang mengadaptasi novel populer karya Pidi Baiq.

Disutradarai Rudi Soedjarwo, Dan Bandung bukan sekadar menghadirkan kisah dua insan yang saling jatuh cinta. Film ini berbicara tentang kenyataan yang kerap ditemui banyak pasangan: perbedaan latar belakang keluarga, tekanan orang tua, hingga pertanyaan apakah cinta saja cukup untuk mempertahankan sebuah hubungan.

Menjelang penayangannya, Verona Films telah merilis official trailer sekaligus final poster yang memberi gambaran lebih jelas mengenai konflik yang akan dihadapi dua karakter utamanya, Basil dan Elma.

Sinopsis Film Dan Bandung

Basil, yang diperankan Samo Rafael, adalah seorang mahasiswa yang tumbuh dalam keluarga sederhana. Kehidupannya jauh dari kata mudah. Ayahnya tengah menjalani hukuman penjara, sementara Basil harus berusaha menyelesaikan persoalan hidupnya sendiri dengan segala keterbatasan yang dimiliki.

Di sisi lain ada Elma, karakter yang dimainkan Shanna Shannon. Berasal dari keluarga terpandang dan hidup berkecukupan, Elma justru tidak memiliki kebebasan menentukan pilihan hidupnya sendiri. Ia dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang penuh aturan dan ekspektasi.

Takdir kemudian mempertemukan Basil dan Elma. Hubungan yang awalnya dipenuhi momen-momen manis perlahan berubah menjadi perjuangan ketika perbedaan status sosial mulai menjadi persoalan.

Hubungan mereka tidak hanya dipertanyakan karena kondisi ekonomi yang berbeda, tetapi juga karena adanya penolakan dari keluarga. Dari situlah Basil dan Elma harus membuktikan apakah perasaan yang mereka miliki cukup kuat untuk melewati berbagai rintangan.

Alih-alih menyajikan kisah cinta yang serba mulus, Dan Bandung memilih memperlihatkan sisi lain sebuah hubungan, ketika cinta harus berhadapan dengan kenyataan yang tidak selalu berpihak.

Trailer Tampilkan Konflik yang Dekat dengan Kehidupan

Trailer berdurasi sekitar dua menit memperlihatkan perjalanan hubungan Basil dan Elma sejak awal saling mengenal hingga menghadapi berbagai persoalan yang menguji komitmen mereka.

Beberapa adegan memperlihatkan bagaimana keduanya menikmati masa-masa jatuh cinta, namun suasana perlahan berubah ketika tekanan dari keluarga mulai muncul.

Konflik yang diangkat terasa cukup dekat dengan kehidupan banyak anak muda. Perbedaan kondisi ekonomi, tuntutan keluarga, hingga sulitnya memperoleh restu menjadi persoalan yang masih sering dijumpai dalam kehidupan nyata.

Rudi Soedjarwo mengatakan dirinya ingin menghadirkan cerita yang mudah dipahami sekaligus mampu membangun kedekatan emosional dengan penonton.

Baginya, perbedaan latar belakang bukan hanya menjadi konflik dalam cerita, tetapi juga menjadi ujian yang menentukan seberapa jauh seseorang bersedia memperjuangkan orang yang dicintai.

Poster Gambarkan Dunia Kecil Milik Basil dan Elma

Selain trailer, Verona Films juga merilis final poster resmi Dan Bandung.

Dalam poster tersebut, Basil dan Elma terlihat memejamkan mata di tengah suasana Kota Bandung. Visual itu menjadi simbol ruang tenang yang mereka ciptakan di tengah berbagai tekanan yang datang dari lingkungan sekitar.

Produser Titin Suryani menjelaskan bahwa konsep tersebut ingin menggambarkan bagaimana cinta sering kali menjadi tempat pulang ketika dunia di luar tidak memberikan dukungan.

Sementara bagi Rudi Soedjarwo, Kota Bandung bukan hanya menjadi latar cerita. Kota itu hadir sebagai bagian dari perjalanan emosional kedua tokoh utama dan ikut membangun atmosfer romantis yang terasa sepanjang film.

Samo Rafael dan Shanna Shannon Bangun Chemistry Lewat Banyak Diskusi

Samo Rafael mengungkapkan proses membangun chemistry dengan Shanna Shannon menjadi salah satu tantangan selama produksi film.

Keduanya sama-sama memiliki karakter yang cenderung pendiam sehingga memilih banyak berdiskusi di luar proses pengambilan gambar agar hubungan Basil dan Elma terasa alami di layar.

Shanna Shannon juga menjelaskan bahwa Elma bukan sekadar gadis kaya. Di balik kehidupannya yang tampak sempurna, Elma menyimpan rasa kesepian karena hubungan yang tidak begitu dekat dengan keluarganya.

Karakter tersebut menjadi kontras dengan Basil yang tumbuh dalam keterbatasan, tetapi memiliki semangat untuk terus bertahan menghadapi hidup.

Menurut Samo, kebebasan yang diberikan Rudi Soedjarwo kepada para pemain menjadi salah satu alasan mengapa proses pendalaman karakter terasa lebih nyaman. Para aktor diberi ruang untuk mengeksplorasi emosi tanpa kehilangan arah cerita yang diinginkan sutradara.

Dibintangi Aktor Muda hingga Senior

Selain Samo Rafael dan Shanna Shannon, Dan Bandung juga diperkuat sejumlah aktor lintas generasi, seperti Keisya Levronka, Razan Zu, Theo Supple, Paul Aro, De Boer William, Raiqa Septia, Arswendy Bening Swara, Donny Damara, Jenny Zhang, Nugie, hingga Tike Priatnakusumah.

Jelang penayangan film, para pemain dijadwalkan menyapa penggemar dalam rangkaian promosi di Pekan Raya Jakarta (PRJ). Pengunjung dapat bertemu langsung dengan para pemeran, mengikuti sesi interaksi, sekaligus mendapatkan berbagai merchandise resmi film.

Dengan mengangkat tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, dipadukan sentuhan drama khas Rudi Soedjarwo dan adaptasi dari novel karya Pidi Baiq, Dan Bandung berusaha menawarkan lebih dari sekadar kisah romansa remaja. Film ini mengajak penonton melihat bagaimana cinta sering kali harus melewati jalan yang panjang sebelum akhirnya menemukan jawabannya.

Dan Bandung dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 20 Agustus 2026.