Sinopsis Film Undertone, Angkat Kisah Podcast Paranormal yang Berujung Teror
Tim Teaterdotco - 10 jam yang lalu
Studio A24 kembali menunjukkan konsistensinya dalam menghadirkan film horor dengan pendekatan tak biasa. Kali ini, rumah produksi tersebut memperkenalkan Undertone, film horor terbaru yang langsung menyita perhatian sejak trailer perdananya dirilis. Bukan karena visual berdarah atau penampakan berlebihan, melainkan karena permainan suara yang terasa intim, sunyi, dan perlahan menekan psikologis penonton.
Cuplikan Undertone yang beredar luas di media sosial sukses memancing rasa penasaran. Banyak warganet mengaku merinding hanya dengan mendengar potongan audionya, bahkan tanpa perlu melihat adegan apa pun. Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa Undertone menawarkan pengalaman horor yang berbeda dari kebanyakan film sejenis.
Cerita Podcast yang Berubah Menjadi Mimpi Buruk
Undertone mengisahkan Evy, seorang pembawa acara podcast bertema paranormal. Bersama rekannya, Justin, ia rutin membahas kisah-kisah misterius dari berbagai sumber. Menariknya, Evy justru dikenal sebagai sosok skeptis yang kerap meragukan cerita supranatural, berbanding terbalik dengan Justin yang lebih terbuka pada hal-hal gaib.
Konflik mulai muncul ketika Evy pulang ke kampung halamannya untuk merawat sang ibu yang tengah berada di ujung hidup. Di tengah kondisi emosional yang rapuh, Evy menerima serangkaian rekaman suara anonim dari sepasang suami istri yang mengaku diteror oleh suara aneh di rumah mereka. Awalnya, rekaman tersebut dianggap sebagai bahan menarik untuk konten podcast. Namun, seiring waktu, suara-suara itu justru menyeret Evy ke dalam ketakutan yang semakin dalam.
Rasa penasaran membuat Evy dan timnya mencoba menganalisis rekaman tersebut, termasuk dengan memutarnya secara terbalik. Dari sinilah situasi berubah drastis. Audio yang semula terdengar samar mulai menampakkan pesan tersembunyi yang terasa semakin personal, seolah berhubungan langsung dengan kehidupan Evy sendiri.
Kekuatan Suara sebagai Sumber Ketegangan
Salah satu keunggulan Undertone terletak pada keberaniannya menjadikan audio sebagai pusat teror. Trailer film ini dipenuhi dengan suara-suara yang mengganggu, mulai dari bisikan lirih, jeritan tertahan, napas terengah-engah, hingga suara anak kecil yang terdengar polos namun menyeramkan. Beberapa dialog singkat yang muncul justru terasa lebih menakutkan karena disampaikan dalam keheningan.
Pendekatan ini membuat Undertone terasa seperti horor psikologis yang merayap perlahan. Ketakutan tidak datang secara mendadak, melainkan tumbuh sedikit demi sedikit, menciptakan rasa tidak nyaman yang bertahan lama. Tak heran jika banyak pihak menyebut film ini sebagai mimpi buruk berbasis audio yang menguras saraf.
Debut Sutradara dan Jajaran Pemain
Undertone menandai debut penyutradaraan Ian Tuason dalam film panjang. Sebelumnya, sineas asal Toronto ini dikenal lewat karya horor virtual reality yang mengandalkan atmosfer dan pengalaman imersif. Gaya tersebut kini dibawanya ke layar lebar dengan sentuhan yang lebih personal dan sunyi.
Film ini dibintangi Nina Kiri sebagai Evy, didukung oleh Kris Holden Ried, Michèle Duquet, Keana Lyn Bastidas, Sarah Beaudin, hingga Jeff Yung. A24 sendiri disebut mengamankan hak distribusi global film ini setelah penayangannya di Fantasia Film Festival, menandakan kepercayaan besar terhadap potensi Undertone.
Jadwal Rilis dan Antisipasi Penonton
Undertone dijadwalkan tayang di bioskop Amerika Serikat pada 13 Maret 2026. Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai penayangan di Indonesia. Meski begitu, antusiasme penonton sudah terasa kuat sejak awal, terutama dari penggemar horor A24 yang menantikan sajian segar dan berani.
Dengan konsep podcast paranormal, teror berbasis suara, serta alur yang menekan psikologis, Undertone berpotensi menjadi salah satu film horor paling dibicarakan tahun depan. Film ini seolah mengingatkan bahwa terkadang, suara yang nyaris tak terdengar justru bisa menjadi sumber ketakutan paling nyata.