Sinopsis Sumpah Darah, Teror Mencekam Menghantui Kehidupan Baru Asmara Abigail

-
Sinopsis Sumpah Darah, Teror Mencekam Menghantui Kehidupan Baru Asmara Abigail

Film horor-thriller Indonesia Sumpah Darah menghadirkan kisah tentang perempuan yang ingin meninggalkan kehidupan kelam, tetapi justru terjebak dalam teror mematikan. Dibintangi Asmara Abigail dan Dwi Sasono, film garapan Cornelio Sunny ini dijadwalkan tayang pada 26 November 2026.

Kisah Mara, LC yang Ingin Memulai Hidup Baru

Sumpah Darah berpusat pada kehidupan Mara (Asmara Abigail), seorang perempuan yang bekerja sebagai Lady Companion (LC) di tempat hiburan malam. Di balik profesinya, Mara memiliki persoalan hidup dan dilema yang membuatnya harus berjuang untuk bertahan.

Suatu hari, Mara terlibat insiden tragis ketika berusaha menyelamatkan sahabatnya, Dini (Sara Zany), dari percobaan pemerkosaan oleh seorang klien. Dalam kejadian tersebut, Mara tanpa sengaja membunuh pria itu.

Peristiwa tersebut membuat hidupnya berubah. Di tengah situasi yang semakin sulit, Mara bertemu dengan Thomas (Dwi Sasono), seorang pria misterius yang menawarkan pernikahan dan kehidupan baru yang lebih tenang.

Awalnya, Mara sempat menolak tawaran tersebut. Namun, keinginannya untuk meninggalkan dunia malam dan memulai lembaran baru akhirnya membuatnya menerima ajakan Thomas.

Mara kemudian meninggalkan kota dan tinggal bersama Thomas di sebuah vila terpencil. Di tempat itu, Thomas juga tinggal bersama ibunya yang diperankan Ully Triani.

Namun, kehidupan yang semula terlihat menjanjikan perlahan berubah menjadi mimpi buruk. Mara mulai menemukan berbagai kejanggalan di lingkungan barunya. Kehadiran ibu Thomas yang misterius turut memperbesar ancaman, sementara rahasia kelam di balik vila tersebut perlahan terungkap.

Mengangkat Sisi Humanis Kehidupan LC

Melalui Sumpah Darah, sutradara Cornelio Sunny tidak sekadar menghadirkan teror dan adegan menegangkan. Film ini juga mencoba memperlihatkan sisi kemanusiaan perempuan yang bekerja sebagai LC, termasuk pilihan hidup, tekanan sosial, dan perjuangan mereka untuk bertahan.

Cornelio memilih tidak mengeksploitasi sensualitas yang kerap dilekatkan pada profesi tersebut. Sebaliknya, cerita berusaha menggali latar belakang dan alasan yang membuat seseorang menjalani pekerjaan sebagai pemandu lagu.

Asmara Abigail mengaku mendapatkan tantangan tersendiri ketika memerankan Mara. Ia berusaha membangun karakter LC yang terasa nyata dan meyakinkan di layar lebar.

Sementara itu, Dwi Sasono menggambarkan Thomas sebagai pria yang memiliki pembawaan tenang dan mampu membuat perempuan merasa aman serta nyaman. Karakter tersebut menyimpan sisi misterius yang menjadi bagian penting dari konflik cerita.

Sosok Ibu Thomas Jadi Sumber Teror

Ketegangan Sumpah Darah juga diperkuat melalui kehadiran ibu Thomas. Dalam trailer resminya, karakter yang diperankan Ully Triani ditampilkan dengan penampilan menyeramkan dan menjadi salah satu sumber ancaman bagi Mara.

Menariknya, film ini tidak hanya mengandalkan suasana gelap untuk membangun ketakutan. Salah satu adegan justru memperlihatkan kemunculan sosok misterius tersebut di tengah suasana siang hari.

Selain Asmara Abigail, Dwi Sasono, Ully Triani, dan Sara Zany, film produksi Bushi Bros Films bersama Endorphins Entertainment ini juga menghadirkan Ruth Marini.

Sumpah Darah dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 26 November 2026.