Sinopsis The Death of Robin Hood: Transformasi Gelap Hugh Jackman Jadi Legenda Sherwood yang Menua
Arga Pratama -
Legenda Robin Hood kembali hadir ke layar lebar, tetapi kali ini dengan nuansa yang jauh berbeda dari versi-versi sebelumnya. Lewat film terbaru produksi A24 berjudul The Death of Robin Hood, penonton akan diajak melihat sisi paling kelam dari sang pemanah legendaris yang selama ini dikenal sebagai pahlawan rakyat.
Film yang dibintangi Hugh Jackman ini tidak lagi menampilkan Robin Hood sebagai sosok ceria yang mencuri dari orang kaya untuk membantu kaum miskin. Sebaliknya, film garapan sutradara Michael Sarnoski menghadirkan Robin Hood sebagai pria tua yang lelah, penuh luka, dan dihantui masa lalu berdarahnya sendiri.
Robin Hood yang Tua, Terluka, dan Nyaris Kehilangan Harapan
Dalam The Death of Robin Hood, cerita berfokus pada masa akhir kehidupan Robin Hood setelah bertahun-tahun hidup sebagai buronan dan petarung. Ia digambarkan mengalami luka parah usai sebuah pertempuran brutal yang membuat kondisinya semakin memburuk.
Di tengah rasa sakit dan ancaman kematian, Robin Hood bertemu seorang wanita misterius yang diperankan Jodie Comer. Pertemuan tersebut menjadi titik penting dalam perjalanan hidupnya karena sang wanita memberinya kesempatan terakhir untuk mencari penebusan dosa dan kedamaian sebelum ajal menjemput.
Berbeda dari adaptasi Robin Hood yang biasanya dipenuhi aksi heroik dan petualangan ringan, film ini lebih menekankan konflik psikologis serta pergulatan batin seorang legenda yang mulai kehilangan arah hidupnya.
Nuansa gelap juga diperkuat lewat slogan filmnya, “He was no hero”, yang menegaskan bahwa Robin Hood kali ini bukanlah sosok pahlawan sempurna.
Transformasi Drastis Hugh Jackman Jadi Sorotan
Salah satu daya tarik terbesar film ini adalah transformasi total Hugh Jackman. Aktor yang identik dengan karakter Wolverine tersebut tampil hampir tidak dikenali.
Dalam beberapa cuplikan dan preview screening yang digelar di Jakarta pada 29 Juni 2026, Jackman tampil dengan rambut panjang berwarna perak, janggut tebal berantakan, serta wajah kasar yang memperlihatkan usia dan penderitaan karakternya.
Penampilan tersebut langsung menjadi perbincangan penggemar film karena sangat berbeda dibanding citra Hugh Jackman yang biasanya tampil rapi dan karismatik.
Transformasi itu ternyata menjadi bagian penting dari visi sutradara Michael Sarnoski yang ingin menghadirkan Robin Hood lebih realistis, brutal, dan manusiawi. Bahkan, Jackman disebut melakukan sebagian besar adegan laganya sendiri meski harus menjalani proses syuting di cuaca ekstrem Irlandia Utara.
Deretan Aktor Hollywood Perkuat Film
Selain Hugh Jackman dan Jodie Comer, film ini juga diperkuat sederet nama besar Hollywood lainnya.
Bill Skarsgård dipercaya memerankan Little John dengan karakter yang lebih gelap dan intimidatif dibanding versi klasiknya. Sementara itu, Murray Bartlett dan Noah Jupe juga ikut bergabung dalam proyek ini dengan peran penting yang masih dirahasiakan.
Kombinasi para pemain tersebut membuat The Death of Robin Hood disebut sebagai salah satu film paling ambisius dari A24 untuk tahun 2026.
Disutradarai Michael Sarnoski dengan Nuansa Sinematik Kelam
Nama Michael Sarnoski menjadi alasan lain mengapa film ini begitu dinantikan. Sutradara yang sebelumnya sukses lewat Pig dan A Quiet Place: Day One dikenal piawai mengolah drama karakter dengan emosi mendalam.
Di film ini, Sarnoski menggunakan pendekatan visual gritty khas A24 dengan teknik sinematografi 35mm yang memberikan kesan realistis dan suram. Lanskap alam liar yang dingin dipadukan dengan kostum berat rancangan Lorna Mugan semakin memperkuat atmosfer kesepian yang dirasakan karakter Robin Hood.
Alih-alih mengandalkan aksi berlebihan, film ini lebih fokus pada drama psikologis tentang warisan, rasa bersalah, dan makna kehidupan di ambang kematian.
Jadwal Tayang The Death of Robin Hood
Meski proses syuting telah rampung sejak Maret 2025, pihak A24 baru menjadwalkan perilisan film ini pada tahun 2026.
Untuk penonton Indonesia, The Death of Robin Hood dijadwalkan mulai tayang di bioskop pada 3 Juli 2026. Film ini diprediksi akan menjadi salah satu tontonan paling menarik tahun ini, terutama bagi penggemar drama gelap dan reinterpretasi legenda klasik dengan pendekatan berbeda.
Dengan kombinasi cerita emosional, visual sinematik, dan transformasi luar biasa Hugh Jackman, The Death of Robin Hood tampaknya siap menghadirkan versi Robin Hood paling kelam sepanjang sejarah perfilman.