Tayang 5 Hari di Bioskop, Jangan Buang Ibu Langsung Tembus 1 Juta Penonton Lebih

-
Tayang 5 Hari di Bioskop, Jangan Buang Ibu Langsung Tembus 1 Juta Penonton Lebih

Film Jangan Buang Ibu terus menunjukkan performa luar biasa di bioskop Indonesia. Baru lima hari tayang sejak resmi dirilis pada 25 Juni 2026, film drama keluarga produksi Leo Pictures itu berhasil menembus 1.077.789 penonton.

Pencapaian tersebut membuat Jangan Buang Ibu resmi masuk daftar film Indonesia terlaris tahun ini sekaligus menjadi film Indonesia ke-14 sepanjang 2026 yang berhasil meraih lebih dari satu juta penonton.

Kabar tersebut diumumkan langsung oleh Leo Pictures melalui media sosial resmi mereka. Rumah produksi itu menyampaikan rasa terima kasih kepada para penonton yang sudah ikut meramaikan bioskop dan mendukung perjalanan film tersebut.

“Terima kasih untuk 1.077.789 penonton yang sudah ikut makan bareng bersama keluarga kecil Ibu Ristiana,” tulis akun Instagram resmi Leo Pictures.

Tak sedikit penonton yang mengaku tersentuh dengan cerita yang disajikan film ini. Bahkan, sejak hari pertama tayang, Jangan Buang Ibu sudah ramai diperbincangkan di media sosial karena dinilai dekat dengan kehidupan banyak keluarga Indonesia.

Angka Penonton Melonjak Sejak Hari Pertama

Antusiasme masyarakat sebenarnya sudah terlihat sejak awal penayangan. Film garapan sutradara Hadrah Daeng Ratu ini sukses mencatat opening day tertinggi untuk film Indonesia sepanjang 2026.

Bukan hanya itu, promosi besar-besaran yang dilakukan Leo Pictures juga ikut mendongkrak popularitas film ini. Salah satunya lewat Gala Premiere Keliling Indonesia di 20 kota yang tiketnya dilaporkan habis terjual.

Leo Pictures juga menggelar kegiatan jalan sehat bersama pasangan ibu dan anak yang bahkan berhasil mencatatkan Rekor MURI. Strategi promosi tersebut membuat film ini semakin dekat dengan penonton dan viral di berbagai platform media sosial.

Kini, dengan tren penonton yang masih terus bertambah, Jangan Buang Ibu diprediksi akan melampaui beberapa film Indonesia lain yang lebih dulu meraih jutaan penonton pada tahun ini.

Cerita tentang Ibu yang Relatable untuk Banyak Orang

Jangan Buang Ibu diadaptasi dari novel Jangan Buang Ibu, Nak karya Wahyu Derapriyangga. Film ini mengangkat kisah emosional seorang ibu tunggal bernama Ristiana yang harus membesarkan tiga anaknya seorang diri setelah ditinggal meninggal oleh suaminya.

Selama bertahun-tahun, Ristiana bekerja keras demi masa depan anak-anaknya. Seluruh hidupnya dihabiskan untuk memastikan ketiga anaknya bisa tumbuh dan sukses.

Namun saat anak-anaknya sudah dewasa dan sibuk dengan kehidupan masing-masing, Ristiana justru mulai diabaikan. Situasi semakin menyakitkan ketika ia harus menjalani masa tua di panti jompo.

Konflik keluarga yang dekat dengan realita kehidupan menjadi alasan mengapa film ini begitu mudah menyentuh emosi penonton. Banyak adegan yang membuat suasana bioskop dipenuhi tangis haru, terutama dalam momen-momen hubungan ibu dan anak.

Totalitas Nirina Zubir Jadi Sorotan

Salah satu kekuatan utama film ini datang dari akting Nirina Zubir sebagai Ibu Ristiana. Penampilannya mendapat banyak pujian karena dinilai sangat emosional dan natural.

Demi memerankan karakter ibu berusia sekitar 60 tahun, Nirina harus menjalani proses make up selama tiga hingga empat jam setiap hari sebelum syuting dimulai. Wajahnya dibuat tampak lebih tua dengan detail kerutan dan perubahan warna kulit agar terlihat realistis.

Pengorbanan tersebut ternyata terbayar lewat respons positif dari penonton.

Selain Nirina Zubir, film ini juga dibintangi sederet nama populer seperti Refal Hady, Amanda Manopo, Saputra Kori, Erika Carlina, Basmalah Gralind, Dwi Sasono, Saskia Chadwick, Fadly Faisal, Nunung, hingga Mpok Atiek.

Kolaborasi para pemain lintas generasi membuat film ini terasa kuat secara emosi sekaligus mampu menjangkau penonton dari berbagai kalangan usia.

Leo Pictures Kembali Buktikan Kekuatan Drama Keluarga

Kesuksesan Jangan Buang Ibu semakin mempertegas posisi Leo Pictures sebagai rumah produksi yang konsisten menghadirkan drama keluarga sukses di bioskop Indonesia.

Sebelumnya, mereka juga sukses lewat sejumlah film seperti Bila Esok Ibu Tiada, Sosok Ketiga, dan Jalan Pulang. Kini, Jangan Buang Ibu kembali membuktikan bahwa film dengan cerita sederhana namun emosional masih sangat diminati masyarakat.

Dengan momentum libur sekolah dan promosi dari mulut ke mulut yang terus berjalan, jumlah penonton film ini diperkirakan masih akan terus bertambah dalam beberapa pekan mendatang.

Jika tren positif ini bertahan, Jangan Buang Ibu berpeluang besar masuk jajaran film Indonesia terlaris sepanjang 2026.