Adaptasi Drama Romantis Klasik Bawa Wuthering Heights ke Puncak Box Office
Tim Teaterdotco - 3 jam yang lalu
Persaingan film di box office Amerika Utara akhir pekan ini berlangsung ketat, terutama karena bertepatan dengan libur panjang President’s Day. Tiga film baru langsung mencuri perhatian publik, namun adaptasi drama romantis klasik Wuthering Heights tampil paling dominan di hari pertama penayangannya.
Film ini sukses memimpin perolehan Jumat dengan capaian yang cukup meyakinkan, meninggalkan dua pesaing terdekatnya, animasi keluarga GOAT dan thriller kriminal Crime 101.
Adaptasi Klasik yang Masih Relevan
Versi terbaru Wuthering Heights arahan Emerald Fennell membuka penayangan dengan pendapatan US$11 juta dari 3.682 bioskop di Amerika Utara. Angka ini menempatkannya langsung di posisi puncak box office harian.
Diadaptasi dari novel legendaris karya Emily Brontë, film ini mengangkat kembali kisah cinta penuh gejolak antara Cathy dan Heathcliff. Cerita tentang cinta yang terhalang status sosial ini tetap terasa kuat, bahkan bagi penonton masa kini.
Margot Robbie dipercaya memerankan Cathy, sementara Jacob Elordi tampil sebagai Heathcliff, sosok kompleks yang kembali setelah lama menghilang demi memperjuangkan perasaannya.
Dengan biaya produksi mencapai US$80 juta, film ini diprediksi bisa mengumpulkan sekitar US$40 juta selama akhir pekan panjang. Jika pasar internasional juga memberikan respons serupa, langkah awal film ini tergolong sangat kuat.
GOAT, Hiburan Ringan untuk Keluarga
Di posisi kedua ada GOAT, film animasi produksi Sony yang mengemas cerita olahraga dalam konsep unik. Pada hari Jumat, film ini meraih US$7,1 juta dari 3.863 layar.
Diproduseri oleh bintang NBA Stephen Curry, film ini mengikuti kisah seekor kambing muda yang bercita-cita menjadi atlet profesional di olahraga bernama roarball—versi hewan dari bola basket.
Pengisi suara utamanya adalah Caleb McLaughlin, yang sebelumnya dikenal luas lewat serial Stranger Things. Dengan cerita yang ringan dan penuh pesan tentang keberanian mengejar mimpi, GOAT diperkirakan mampu meraup sekitar US$25 juta sepanjang libur panjang.
Film ini menjadi alternatif tontonan keluarga yang aman dan menghibur di tengah dominasi film bertema dewasa.
Crime 101 Andalkan Ketegangan dan Nama Besar
Sementara itu, Crime 101 harus puas berada di peringkat ketiga dengan pendapatan US$3,9 juta pada hari pembukaannya dari 3.161 bioskop.
Disutradarai Bart Layton, film ini mengandalkan jajaran aktor papan atas seperti Chris Hemsworth, Mark Ruffalo, Barry Keoghan, dan Halle Berry.
Ceritanya berfokus pada upaya seorang detektif menghentikan aksi terakhir seorang kriminal berpengalaman yang berencana melakukan perampokan besar. Meski tidak meledak di hari pertama, film ini masih berpeluang stabil berkat daya tarik para pemainnya.
Film Lama Masih Bertahan
Di luar tiga besar, film bertema survival Send Help karya Sam Raimi masih bertahan di lima besar. Memasuki akhir pekan ketiga, film tersebut menambah sekitar US$1,8 juta dan diperkirakan segera menembus total US$48 juta di pasar domestik.
Posisi kelima ditempati Solo Mio yang terus menunjukkan performa konsisten pada pekan keduanya.
Tren Positif di Awal Tahun
Persaingan akhir pekan ini memperlihatkan satu hal yang jelas: selera penonton sangat beragam. Drama romantis klasik, animasi keluarga, hingga thriller kriminal semuanya mendapat tempat.
Pembukaan kuat Wuthering Heights menunjukkan bahwa kisah lama yang dikemas ulang dengan pendekatan segar tetap mampu menarik minat. Sementara itu, GOAT dan Crime 101 membuktikan bahwa segmentasi pasar yang jelas masih menjadi kunci penting dalam persaingan box office.