You Can See Everything Kalahkan Clayface di Box Office, Pertahankan Posisi Puncak

-
You Can See Everything Kalahkan Clayface di Box Office, Pertahankan Posisi Puncak

Film dokumenter You Can See Everything produksi A24 berhasil mempertahankan posisi puncak box office Amerika Utara pada Jumat pekan ketiganya. Film yang mengangkat kisah pendiri Theranos, Elizabeth Holmes, tersebut mengungguli film horor superhero DC, Clayface, dengan perolehan pendapatan sebesar US$3,56 juta.

Persaingan box office Amerika Utara pada akhir pekan ini berlangsung cukup ketat. Sejumlah film baru dan rilisan lanjutan bersaing menarik perhatian penonton, termasuk Clayface, Wildwood, dan Wicker.

Meski menghadapi persaingan dari film-film bergenre horor dan animasi, You Can See Everything masih menunjukkan performa yang kuat di bioskop.

You Can See Everything Pertahankan Dominasi Box Office

Pada Jumat pekan ketiganya, You Can See Everything meraup US$3,56 juta dari 3.243 bioskop di Amerika Utara. Film tersebut diperkirakan mampu mengumpulkan tambahan US$10,65 juta hingga Minggu.

Dengan pencapaian tersebut, total pendapatan domestiknya telah mencapai US$56,85 juta sejak pertama kali dirilis pada 16 Oktober 2026.

Film dokumenter ini digarap oleh komedian Nathan Fielder bersama sutradara Lance Oppenheim. Keduanya menghabiskan lebih dari tiga tahun untuk mengerjakan proyek yang menyoroti kehidupan Elizabeth Holmes, pendiri perusahaan teknologi kesehatan Theranos.

Cerita film mengambil sudut pandang yang tidak biasa dengan mengikuti Holmes sekitar satu bulan sebelum dirinya mulai menjalani hukuman penjara selama 11 tahun akibat kasus penipuan terhadap investor.

Selain berpotensi masuk nominasi kategori Best Documentary Feature di Academy Awards ke-99, A24 juga mengajukan film ini untuk sejumlah kategori lain, termasuk Best Picture, Best Director, sinematografi, penyuntingan, tata suara, hingga musik orisinal.

Clayface Berada di Posisi Kedua

Sementara itu, Clayface harus puas menempati posisi kedua dengan pendapatan US$3,3 juta pada Jumat pekan keduanya. Film produksi Warner Bros. dan DC tersebut memperoleh angka itu dari 3.478 bioskop.

Hingga saat ini, total pendapatan domestik Clayface telah mencapai US$36,9 juta. Film tersebut diperkirakan menambah sekitar US$10,25 juta hingga akhir pekan.

Disutradarai James Watkins, Clayface mengikuti kisah Matt Hagen (Tom Rhys Harries), seorang aktor yang mengalami kerusakan wajah parah. Demi memulihkan penampilannya, ia bersedia menjalani prosedur medis eksperimental yang kemudian membawa konsekuensi mengerikan.

Film ini juga dibintangi Naomi Ackie, David Dencik, Max Minghella, dan Eddie Marsan.

Wildwood dan Wicker Lengkapi Persaingan

Di posisi ketiga, film animasi stop-motion Wildwood dari Laika meraih US$2,39 juta dari 3.100 bioskop. Film garapan Travis Knight ini diperkirakan memperoleh tambahan US$7 juta hingga US$8 juta sepanjang akhir pekan.

Wildwood mengisahkan seorang remaja perempuan yang memasuki hutan ajaib bersama teman sekolahnya untuk mencari sang adik yang diculik. Film ini menampilkan pengisi suara Carey Mulligan dan Jacob Tremblay.

Sementara itu, Wicker mengumpulkan US$1,43 juta pada Jumat keduanya. Film yang dibintangi Olivia Colman, Alexander Skarsgård, dan Peter Dinklage tersebut diperkirakan menambah US$4,1 juta hingga Minggu.

Menariknya, posisi keempat ditempati film konser BTS World Tour ARIRANG in South America dengan pendapatan US$2 juta dari 1.010 bioskop.

Persaingan ini menunjukkan bahwa You Can See Everything masih menjadi daya tarik utama penonton Amerika Utara, bahkan ketika harus berhadapan dengan film-film besar dari genre berbeda.