Harusnya Horror Tembus 179 Ribu Penonton dalam Dua Hari

-
Harusnya Horror Tembus 179 Ribu Penonton dalam Dua Hari

Film Harusnya Horror mencatatkan awal penayangan yang positif di bioskop Indonesia. Film komedi horor yang menjadi debut Reza Arap Oktovian sebagai sutradara itu berhasil mengumpulkan 179.067 penonton dalam dua hari pertama sejak tayang pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Capaian tersebut melanjutkan performa kuat Harusnya Horror pada hari pertama penayangan. Film produksi Ess Jay Pictures ini sebelumnya meraih 129.175 penonton dan berhasil menduduki posisi teratas berdasarkan jumlah penonton di bioskop Indonesia.

Reza Arap membagikan kabar tersebut melalui unggahan di media sosial pada Sabtu (22/8/2026). Ia mengungkapkan bahwa film garapannya masih mampu unggul dalam persaingan jumlah penonton hingga hari kedua penayangan.

Raih 129 Ribu Penonton di Hari Pertama

Pada hari perdana penayangannya, Harusnya Horror mencatatkan 129.175 penonton. Reza Arap mengungkapkan capaian tersebut dalam sebuah video bersama sejumlah anggota AAA Clan dan Marapthon.

Menurutnya, posisi puncak yang diraih film tersebut menjadi pencapaian penting bagi seluruh tim yang terlibat. Antusiasme penonton juga terlihat dari bertambahnya jumlah jadwal tayang di berbagai bioskop.

Jumlah penayangan Harusnya Horror meningkat dari 2.003 menjadi 2.320 show. Sebelum film resmi dirilis, penjualan tiket presale juga telah mencapai 60.183 tiket.

Reza pun menyampaikan terima kasih kepada berbagai komunitas dan penggemarnya yang memberikan dukungan terhadap film debut penyutradaraannya. Ia menyebut perjalanan dari dunia digital dan musik menuju industri perfilman menjadi tantangan baru yang tidak bisa dilaluinya seorang diri.

Cerita Arwah Wibu yang Harus Menakuti 100 Ribu Orang

Harusnya Horror hadir dengan perpaduan unsur horor dan komedi. Film ini mengisahkan seorang arwah wibu cupu yang terpaksa membuat perjanjian dengan Raja Setan.

Sebagai syarat dari perjanjian tersebut, ia harus berhasil membuat 100.000 orang ketakutan. Namun, misi itu tidak mudah karena penampilannya justru dianggap kurang menyeramkan untuk menakut-nakuti manusia.

Untuk menyelesaikan tugasnya, arwah tersebut kemudian bekerja sama dengan sekelompok YouTuber horor yang gemar membuat konten viral dan melakukan siaran langsung penelusuran. Di balik aktivitas mereka, kelompok pembuat konten itu juga menyimpan persoalan sendiri dan tengah menghadapi masalah keuangan.

Perjalanan mereka kemudian membawa cerita ke berbagai situasi horor yang dibalut komedi, sekaligus menghadirkan pilihan sulit antara ambisi pribadi dan orang-orang terdekat.

Dengan raihan 179.067 penonton dalam dua hari, Harusnya Horror mengawali perjalanan di bioskop dengan hasil yang cukup menjanjikan. Kini, film debut Reza Arap sebagai sutradara itu akan menghadapi persaingan pada hari-hari berikutnya untuk mempertahankan antusiasme penonton di layar lebar.