Piye To Kih? Angkat Kisah Cinta Beda Alam dengan Komedi Khas Jawa

-
Piye To Kih? Angkat Kisah Cinta Beda Alam dengan Komedi Khas Jawa

Film Indonesia Piye To Kih? memadukan kisah cinta beda alam, humor khas Jawa, dan unsur supranatural melalui cerita Mukidi dan Sukma. Film produksi Miracle Pictures bersama Woko Channel ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 19 November 2026.

Kisah Cinta Mukidi dan Perempuan dari Alam Berbeda

Piye To Kih? mengikuti perjalanan Mukidi (Heri Chandra), pria sederhana yang berusaha membuktikan keseriusannya dalam menjalin hubungan. Demi mempersiapkan kehidupan rumah tangga, ia berupaya memperbaiki kondisi ekonomi hingga membeli rumah sendiri.

Namun, rumah murah yang dibelinya justru menjadi awal dari berbagai kejadian misterius. Mukidi bertemu Sukma (Dara Sarasvati), perempuan yang ternyata berasal dari alam berbeda. Pertemuan tersebut membawa keduanya ke dalam hubungan yang penuh tantangan, terutama karena perbedaan dunia dan agama yang menghalangi kisah cinta mereka.

Mukidi menghadapi situasi tersebut bersama dua sahabatnya, Gendut (Sutrisno Agung) dan Penyok (Eko Dunung). Kehadiran mereka menghadirkan berbagai kejadian kocak yang memperkuat unsur komedi dalam cerita.

Disutradarai sekaligus diproduseri Ito Mavin, film berdurasi 108 menit ini menggabungkan drama romantis, misteri, dan komedi absurd. Naskahnya ditulis oleh Ito bersama Endik Koeswoyo dengan mengangkat persoalan kehidupan sehari-hari yang dekat dengan masyarakat.

Bukan Sekadar Komedi, Ada Pesan tentang Menghargai Diri

Ito Mavin menjelaskan bahwa Piye To Kih? tidak hanya dibuat untuk menghibur penonton. Film ini juga membawa pesan tentang pentingnya mengenali potensi diri dan memperbaiki kualitas pribadi tanpa harus berpura-pura menjadi orang lain demi mendapatkan sesuatu.

Menurut Ito, keinginan untuk membuktikan diri sering kali membuat seseorang melupakan nilai yang sebenarnya sudah dimiliki. Padahal, proses memantaskan diri bukan sekadar mengejar kemapanan materi, melainkan juga membangun sikap, tanggung jawab, dan kejujuran.

Pendekatan komedi absurd dipilih agar pesan tersebut dapat tersampaikan secara ringan tanpa menghilangkan sisi emosional cerita.

Kolaborasi dengan Woko Channel, kelompok kreator konten komedi asal Kediri, Jawa Timur, turut memperkuat nuansa lokal film ini. Humor khas Jawa dan karakter yang dekat dengan kehidupan sehari-hari menjadi salah satu daya tarik yang diharapkan dapat menjangkau penonton dari berbagai kalangan.

Dibintangi Dara Sarasvati dan Sejumlah Aktor Indonesia

Dara Sarasvati mengaku mendapat tantangan tersendiri saat memerankan Sukma. Ia harus menjaga gestur dan ekspresi agar karakternya sebagai perempuan dari alam berbeda terasa meyakinkan. Pergantian antara adegan komedi dan drama emosional juga menuntutnya menjaga konsistensi akting.

Selain Heri Chandra dan Dara Sarasvati, film ini dibintangi Sutrisno Agung, Eko Dunung, Gabriella Desta, TJ Ruth, Devina Aureel, Lorenzo Gibbs, Ivone Dahler, dan Marwoto. Film ini juga menghadirkan empat lagu original soundtrack (OST) yang dibuat khusus oleh Lek Dahlan.

Menjelang penayangan nasional, tim produksi menggelar roadshow di 17 kota untuk memperkenalkan film tersebut kepada masyarakat. Rangkaian promosi ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan penonton sekaligus memperkenalkan kolaborasi kreator lokal ke layar lebar.

Dengan perpaduan romansa lintas alam, humor khas Jawa, dan pesan tentang penerimaan diri, Piye To Kih? menawarkan tontonan yang menghibur sekaligus mengajak penonton memahami arti cinta dan menghargai diri sendiri.

Film produksi Miracle Pictures bersama Woko Channel ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 19 November 2026.