Review Henrys First Dates, Remake 50 First Dates yang Manis dan Menghibur

-
Review Henrys First Dates, Remake 50 First Dates yang Manis dan Menghibur

Film Henry’s First Dates menghadirkan kisah cinta unik tentang pria yang kehilangan ingatan setiap hari dan perempuan yang berusaha merebut hatinya berulang kali. Dibintangi Nadech Kugimiya dan Minnie (G)I-DLE, film komedi romantis Thailand ini tayang di bioskop Indonesia mulai 23 Oktober 2026.

Sinopsis Henry’s First Dates

Disutradarai Mez Tharatorn, Henry’s First Dates merupakan remake film Hollywood 50 First Dates (2004) yang dibintangi Adam Sandler dan Drew Barrymore. Namun, film ini menawarkan perubahan menarik dengan membalik kondisi karakter utamanya. Jika versi asli menempatkan perempuan sebagai sosok yang mengalami gangguan ingatan, kali ini Henry yang harus menjalani hari-hari tanpa bisa mengingat kejadian sebelumnya.

Henry (Nadech Kugimiya) adalah pria berhati baik yang menyukai binatang dan tinggal bersama ayah serta adiknya, Kanoon, di Phuket, Thailand. Ia membantu mengelola resor keluarga dan sesekali mengunjungi Sunny Day Cafe milik bibinya, Su.

Kehidupan Henry berubah setelah sebuah kecelakaan membuat ingatannya selalu kembali ke titik yang sama setiap kali bangun tidur. Ia tidak mampu mengingat kejadian sehari sebelumnya, termasuk orang-orang yang baru dikenalnya. Kondisi tersebut membuat keluarganya harus mengulang rutinitas yang sama setiap hari demi menjaga Henry tetap nyaman.

Suatu hari, Henry bertemu Lucy (Minnie), seorang kapten balon udara yang sedang berada di Thailand untuk urusan pekerjaan. Keduanya langsung merasa cocok dan menghabiskan waktu bersama. Namun, keesokan paginya, Henry kembali menganggap Lucy sebagai orang asing.

Lucy tidak ingin menyerah begitu saja. Ia berusaha membuat Henry jatuh cinta kepadanya melalui berbagai pengalaman baru, meskipun semua kenangan itu berpotensi hilang setelah Henry tertidur. Perjuangannya pun menjadi inti kisah romantis yang dibalut komedi dan kehangatan keluarga.

Chemistry Pemain Jadi Daya Tarik

Salah satu kekuatan Henry’s First Dates terletak pada penampilan kedua pemeran utamanya. Nadech Kugimiya mampu membawakan Henry sebagai sosok polos, tulus, dan menggemaskan tanpa membuat karakternya terasa berlebihan.

Sementara itu, Minnie (G)I-DLE tampil meyakinkan sebagai Lucy. Film ini menjadi debut layar lebarnya sebagai pemeran utama, tetapi ia mampu membawakan dialog dan ekspresi dengan cukup natural. Pesona Lucy yang ceria sekaligus gigih membuat perjuangannya mempertahankan hubungan terasa menyentuh.

Interaksi keduanya menghasilkan perpaduan romansa dan komedi yang menyenangkan. Kehadiran ayah serta adik Henry juga memberikan warna tersendiri. Rutinitas keluarga yang terus berulang menghadirkan sejumlah adegan lucu, tetapi sekaligus memperlihatkan kesabaran mereka dalam menghadapi kondisi Henry.

Visual Pantai Thailand Memanjakan Mata

Berlatar di Phuket dan Phang Nga, film ini menawarkan pemandangan pesisir Thailand yang indah. Pantai, suasana resor, dan perjalanan menggunakan balon udara memberikan sentuhan visual yang memperkuat nuansa romantis.

Meski demikian, beberapa pengulangan adegan terasa sedikit berlebihan sehingga membuat durasi film sekitar 1 jam 55 menit terasa panjang. Sejumlah lelucon juga tidak selalu berhasil menyatu dengan alur cerita.

Layak Ditonton Penggemar Romcom

Secara keseluruhan, Henry’s First Dates berhasil mengolah premis 50 First Dates menjadi kisah yang terasa segar melalui perubahan karakter dan sentuhan budaya Thailand. Film ini memadukan humor, romansa, serta drama keluarga tanpa kehilangan daya tarik emosionalnya.

Bagi penonton yang menyukai film komedi romantis dengan cerita ringan tetapi menyentuh, Henry’s First Dates layak masuk daftar tontonan akhir pekan. Kisah Henry dan Lucy mengingatkan bahwa cinta tidak selalu bergantung pada kenangan, tetapi juga pada kesediaan untuk terus berusaha memahami dan menerima seseorang.

Henry’s First Dates tayang di bioskop Indonesia mulai 23 Oktober 2026.