Practical Magic: The Book of Magic Kuasai Box Office, Raih US$30 Juta di Pekan Perdana
Arga Pratama -
Practical Magic 2 berhasil memuncaki box office Amerika Utara pada pekan perdana. Namun, film yang kembali mempertemukan Sandra Bullock dan Nicole Kidman itu hanya meraih US$30 juta dari 4.146 bioskop.
Perolehan tersebut berada di bawah ekspektasi awal untuk film fantasi Warner Bros. itu. Dari pasar internasional, Practical Magic 2 menambahkan US$16 juta dari 77 negara. Dengan demikian, film tersebut mengumpulkan US$46 juta secara global pada akhir pekan pertamanya.
Angka tersebut menjadi perhatian karena biaya produksi Practical Magic 2 mencapai sekitar US$75 juta, belum termasuk biaya pemasaran global. Warner Bros. kini mengandalkan kekuatan nostalgia serta popularitas Sandra Bullock dan Nicole Kidman untuk meningkatkan pendapatan film dalam beberapa pekan mendatang.
Debutnya Hampir Menyamai Film Pertama
Jika disesuaikan dengan inflasi, debut Practical Magic 2 di Amerika Utara tidak jauh berbeda dari film pertamanya yang dirilis pada 1998.
Practical Magic saat itu hanya menghasilkan US$13 juta pada pekan pembuka, atau sekitar US$27 juta jika dihitung dengan nilai uang saat ini. Film tersebut awalnya dianggap gagal secara komersial, tetapi kemudian berkembang menjadi film kultus yang memiliki basis penggemar kuat.
Sekuelnya mencoba memanfaatkan popularitas tersebut dengan menghadirkan kembali karakter Sally dan Gillian Owens yang diperankan Sandra Bullock dan Nicole Kidman.
Dalam cerita terbaru, kisah berlangsung sekitar 25 tahun setelah film pertama. Anak-anak Sally dan Gillian menemukan rahasia keluarga yang selama ini tersembunyi dan berusaha mematahkan kutukan yang telah menghantui garis keturunan mereka.
Respons Penonton Lebih Baik daripada Kritikus
Practical Magic 2 mendapat respons kurang positif dari kritikus. Film ini hanya memperoleh skor 36 persen di Rotten Tomatoes.
Namun, penonton memberikan respons yang lebih baik dengan nilai B+ berdasarkan CinemaScore. Mayoritas penonton awal juga berasal dari kelompok perempuan berusia lebih dewasa, yang menunjukkan bahwa film ini masih mampu menarik penggemar lama.
Tantangannya adalah memperluas daya tarik ke penonton yang lebih muda. Warner Bros. membutuhkan performa yang lebih kuat dalam beberapa minggu ke depan agar film ini dapat mendekati titik impas.
Spider-Man: Brand New Day Turun ke Posisi Kedua
Keberhasilan Practical Magic 2 menduduki posisi pertama sekaligus mengakhiri dominasi Spider-Man: Brand New Day selama enam pekan.
Film Marvel tersebut berada di posisi kedua dengan tambahan US$8,6 juta pada pekan ketujuh. Secara domestik, Spider-Man: Brand New Day telah mengumpulkan US$935 juta dan mencapai US$2,4 miliar secara global.
Sementara itu, The Odyssey menempati posisi ketiga dengan US$8,1 juta. Film arahan Christopher Nolan tersebut kini telah meraih US$601 juta di Amerika Utara dan US$1,68 miliar secara global.
Di posisi berikutnya, Coyote vs. Acme memperoleh US$6,3 juta, sedangkan film aksi Runner menutup lima besar dengan US$6 juta.
Secara keseluruhan, pasar box office akhir pekan tersebut turun sekitar 43 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Saat itu, Demon Slayer: Infinity Castle mencetak debut mengejutkan dengan US$70,6 juta.
Meski Practical Magic 2 berhasil menjadi film nomor satu, debut tersebut menunjukkan bahwa nostalgia belum tentu cukup untuk menjamin kesuksesan komersial sebuah sekuel.