Sinopis Pirunduk, Urban Legend Banjar tentang Dendam dan Ilmu Terlarang

-
Sinopis Pirunduk, Urban Legend Banjar tentang Dendam dan Ilmu Terlarang

Film horor Pirunduk mengangkat urban legend masyarakat Banjar, Kalimantan Selatan, ke layar lebar dengan cerita tentang dendam, pengkhianatan, dan ilmu terlarang.

Kisah mistis dari tanah Banua tersebut mulai diperkenalkan melalui teaser trailer yang telah dirilis. Film Pirunduk dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 22 Oktober 2026.

Mengangkat Kisah Urban Legend Banjar

Pirunduk merupakan salah satu cerita yang berkembang secara turun-temurun di tengah masyarakat Banjar. Kisah ini menjadi bagian dari kekayaan budaya tutur Kalimantan Selatan, bersama sejumlah legenda lokal lainnya.

Pengangkatan Pirunduk ke layar lebar menjadi upaya untuk memperkenalkan kembali cerita rakyat tersebut kepada generasi baru. Film tidak hanya menjadi media hiburan, tetapi juga sarana untuk menjaga kisah lokal agar tetap dikenal di tengah perkembangan zaman.

Film ini mengambil latar kehidupan masyarakat Banua pada era 1980-an. Nuansa sungai dan lingkungan pedesaan Kalimantan Selatan turut menjadi bagian penting dalam membangun atmosfer cerita.

Dendam dan Ilmu Terlarang

Cerita Pirunduk berpusat pada seorang perempuan bernama Siti yang menghadapi penderitaan dalam rumah tangganya. Dalam kondisi terdesak, ia memilih jalan terlarang demi membuat suaminya tunduk kepadanya.

Pilihan tersebut kemudian membawa konsekuensi yang tidak terduga. Ilmu yang digunakan untuk mengendalikan orang lain justru menjadi awal dari petaka dan membuka kembali persoalan masa lalu.

Dalam cerita yang berkembang di masyarakat Banjar, pirunduk dikaitkan dengan ilmu untuk menundukkan orang lain. Praktiknya dapat dikaitkan dengan tujuan tertentu, mulai dari pengasihan hingga ilmu hitam.

Unsur tersebut menjadi dasar konflik dalam film, sekaligus menghadirkan pertanyaan tentang batas antara keinginan manusia, harga diri, dan konsekuensi ketika seseorang memilih jalan yang dilarang.

Horor dengan Sentuhan Budaya Lokal

Berbeda dari film horor yang mengandalkan mitos populer, Pirunduk mencoba membawa cerita lokal Kalimantan Selatan sebagai identitas utamanya. Latar sungai dan kehidupan masyarakat Banua menjadi elemen yang memperkuat suasana film.

Cerita tentang dendam juga tidak berhenti pada kematian. Masa lalu yang belum selesai menjadi sumber teror ketika sosok yang telah meninggal kembali menuntut balas dan menagih sesuatu yang belum diselesaikan.

Film ini disutradarai Billy Christian, dengan skenario yang ditulis Tubagus Deddy dan Budi Ismanto. Pemerannya antara lain Aulia Sarah, Bucek Depp, dan Yoriko Angeline.

Dengan menggabungkan horor dan budaya lokal, Pirunduk diharapkan dapat menjadi salah satu film yang memperkenalkan urban legend Banjar kepada penonton yang lebih luas.

Film Pirunduk tayang di bioskop Indonesia mulai 22 Oktober 2026.