MD Pictures Rilis Film Gak Ada Matinya, Mikha Tambayong Jadi Adik Oki Rengga
Tim Teaterdotco - 2 jam yang lalu
Rumah produksi MD Pictures resmi memperkenalkan film komedi terbarunya, Gak Ada Matinya, lewat peluncuran teaser poster dan first look di MD Place, Jakarta, pada 18 Februari 2026. Momen ini sekaligus menjadi penanda dimulainya perjalanan salah satu proyek komedi yang digadang-gadang tampil beda dari biasanya.
Kisah Mati Suri yang Berujung Kekacauan Keluarga
Disutradarai Etienne Caesar dan diproduseri Muhadkly Acho, Gak Ada Matinya berfokus pada karakter Binsar yang diperankan Oki Rengga. Binsar diceritakan sedang terhimpit masalah keuangan. Utang KPR menumpuk, pekerjaan hilang, dan hubungannya dengan sang ayah pun tidak harmonis.
Di tengah situasi sulit itu, kabar duka datang. Ayahnya, Luhut Siregar yang diperankan Mathias Muchus, dinyatakan meninggal dunia. Namun, keadaan justru makin rumit ketika Binsar mengetahui sang ayah memiliki asuransi jiwa dengan nilai besar yang bisa menutup seluruh utangnya.
Alih-alih berakhir haru, suasana berubah jadi kacau. Saat perjalanan menuju rumah duka, Luhut yang sudah terbaring di mobil jenazah tiba-tiba hidup kembali karena ternyata hanya mengalami mati suri. Momen inilah yang menjadi titik awal kekacauan sekaligus sumber tawa dalam film ini.
Premis yang terdengar tidak masuk akal itu justru terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ada soal hubungan ayah dan anak yang renggang, masalah finansial, hingga dilema moral yang dibalut dengan humor gelap.
Mikha Tambayong Jajal Dark Comedy
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah kehadiran Mikha Tambayong. Ia mengaku antusias terlibat dalam proyek ini karena jarang mendapatkan peran komedi, apalagi dengan nuansa dark comedy.
Dalam film ini, Mikha berperan sebagai adik Binsar. Chemistry kakak-adik antara dirinya dan Oki Rengga disebut akan menjadi salah satu kekuatan cerita. Dari sesi reading saja, para pemain sudah dibuat tertawa oleh dialog dan situasi yang ditulis dalam naskah.
Selain mereka, film ini juga dibintangi Fedi Nuril, Lolox, Yoshi Sudarso, Benedictus Siregar, Aci Resti, hingga Arief Didu. Kehadiran pemain lintas generasi ini membuat warna komedinya semakin beragam.
Menariknya, Fedi Nuril kali ini tampil di luar peran-peran serius yang selama ini melekat padanya. Ia ikut masuk dalam pusaran kekacauan keluarga yang penuh situasi canggung dan tak terduga.
Ambisi Hadirkan Komedi yang Lebih Dewasa
CEO MD Entertainment, Manoj Punjabi, menyebut proyek ini sebagai langkah untuk menghadirkan warna baru dalam lini produksi mereka. Ia ingin komedi yang dihadirkan tidak sekadar lucu, tetapi juga punya konsep kuat dan relevan dengan kehidupan penonton.
Sementara itu, bagi Muhadkly Acho, film ini terasa spesial karena menjadi debutnya sebagai produser layar lebar. Ia mendapatkan kebebasan penuh untuk mengeksplorasi ide, termasuk memasukkan kritik sosial dan lapisan emosi dalam cerita.
Menurut Acho, komedi bisa lahir dari situasi paling tak terduga, bahkan dari tragedi sekalipun. Itulah yang coba diangkat dalam Gak Ada Matinya.
Siap Tayang 2026
Saat ini proses syuting masih berlangsung dan film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 2026. Dengan cerita yang unik, jajaran pemain kuat, serta pendekatan komedi yang berbeda, Gak Ada Matinya diprediksi menjadi salah satu film komedi Indonesia yang paling dinantikan tahun depan.
Menggabungkan humor gelap, drama keluarga, dan kritik sosial yang dekat dengan realita, film ini berpotensi menghadirkan tawa sekaligus bahan renungan. Jika sesuai rencana, Gak Ada Matinya bisa jadi tontonan yang benar-benar membekas di hati penonton.